1 Petrus 5:10 – Menjadi Gembala

Dan Allah, sumber segala kasih karunia, yang telah memanggil kamu dalam Kristus kepada kemuliaan-Nya yang kekal, akan melengkapi, meneguhkan, menguatkan dan mengokohkan kamu, sesudah kamu menderita seketika lamanya. (1 Petrus 5:10)

Menjadi pengikut Kristus memang tidak menjanjikan Anda dan saya untuk hidup dalam kondisi kehidupan yang indah-indah saja. Saat Yesus mengajak orang untuk menjadi murid-muridNya, Yesus justru mengatakan untuk memikul kuk dan beban (Mat. 11:30). Demikian halnya juga pada saat Anda mesti berperan untuk menjadi gembala atas domba-domba yang dipercayakan pada Anda. Menjadi gembala malah akan membuat Anda harus menanggung kuk dan beban yang lebih berat lagi.

Bukan hanya mengalami beban mental, seorang gembala pun bisa saja mengalami ancaman fisik yang membahayakan keselamatan jiwanya. Anda mungkin saja masih ingat seorang pendeta yang baru-baru ini ditusuk membabi-buta di rumah dinasnya sehingga hampir merenggut nyawanya. Itu adalah salah satu contoh nyata betapa menjadi gembala adalah beban yang berat.

Ya, tentu saja tidak semuanya mengemban tugas sebagai pemberita firman. Orangtua turut berperan sebagai gembala bagi anak-anaknya. Para pemimpin bertindak sebagai gembala bagi para bawahannya. Dan barangkali, Anda pun punya tugas penggembalaan yang khusus diembankan bagi Anda. Apa pun itu, ada beban berat yang harus dihadapi oleh setiap gembala dalam tugas-tugasnya.

Namun renungan hari ini mengingatkan Anda dan saya bahwa penderitaan yang Anda alami dalam tugas-tugas penggembalaan tidak pernah akan berlangsung terus-menerus seolah tiada akhir. Dan lebih lagi, sesudah masa penderitaan itu berakhir, Petrus menyatakan janji Allah bahwa Dia akan melengkapi apa yang kurang, meneguhkan agar tegap berdiri, menguatkan yang lemah, dan mengokohkan pondasi kehidupan Anda dan saya.

Janji ini mengandung harapan baru bahwa penderitaan itu tidak akan pernah menghancurkan diri kita. Sama seperti layaknya Yesus Kristus sang Gembala Agung, penderitaanNya pada akhirnya berujung pada kemenangan atas kuasa iblis. Demikian juga dengan Anda dan saya, kita pasti akan memperoleh kemenangan kita. Oleh karena itu, ingatlah selalu yang dikatakan oleh BE. 297:3,7. Yesus yang penuh anugerah akhirnya akan membuat semua yang berat menjadi ringan. Tetaplah tabah memikul semua penderitaan, sebab Yesus akan membuat Anda dan saya berada dalam kebahagiaan penuh.


Paskah