Terus terang, saya cengar-cengir ketika menulis ini. Saya sendiri pernah mengantuk sewaktu mengikuti ibadah di gereja. Kejadian ini juga pasti dialami oleh orang lain. Bahkan, secara tidak sengaja ada yang malah tertidur pulas. Karena harus mengakui dan membicarakan kejadian memalukan inilah saya jadi nyengir. Nyengir kecut.
Masalah ini adalah momok yang harus diatasi. Kita tidak ingin persoalan keji ini terulang-ulang.
Jika tidak diatasi, lama-kelamaan kita bisa jadi topik hangat dalam pembicaraan orang, alias jadi bahan gosip. Dan bukan tidak mungkin kita malah mengusir diri sendiri untuk keluar dari gereja. Lagipula, bukankah ibadah adalah saat kita untuk memuji dan memuliakan Allah? Sangat aneh kalau kita menyelinginya dengan acara tidur.
Nah, tips-tips berikut ini mungkin bisa kita lakukan agar dapat mengatasi dan terhindar dari rasa kantuk:
- Lakukan meditasi singkat untuk memulihkan konsentrasi Anda.Anda tidak perlu naik gunung untuk meditasi. Cukup dibangku gereja saja (itulah kelebihan tips ini).
Orang sering mengantuk karena konsentrasinya dialihkan dari ibadah. Oleh karena itu, coba kembalikan konsentrasi Anda dengan meditasi singkat. Caranya, pusatkan konsentrasi pada tiap hirupan nafas Anda. Tegakkan badan, buka mata lebar-lebar, dan pandang ke arah ujung hidung Anda. Tarik nafas dari hidung dalam-dalam dan hembuskan perlahan dari mulut. Ini akan mengembalikan konsentrasi tubuh Anda. Lakukan hal ini secara sadar dan ikuti alurnya secara detail. Cara ini terbukti manjur bagi saya. Saya baru tidur jam 3 pagi tadi, bangun jam 6 pagi. Tapi saya berhasil mengusir kantuk dengan meditasi ketika menulis post ini. - Jangan minum kopi.Saya kira , kafein yang terdapat dalam kopi memang dapat mengilangkan rasa kantuk. Tapi itu hanya berlaku untuk orang yang beraktivitas menggunakan kekuatan fisik/gerakan. Di dalam ibadah tentunya kita tidak banyak bergerak. Kopi tadi bisa jadi stimulan yang membuat Anda lemas dan tertidur. Kalaupun Anda harus meminumnya, paling tidak harus 2 sampai 3 jam sebelum ibadah. Pengaruh kafein biasanya tidak langsung terasa. Oleh karena itu, pertimbangkanlah tenggang waktunya.
- Jangan duduk di bangku belakang.Duduk di belakang akan membuat konsentrasi Anda cepat buyar. Sebab terlalu banyak orang yang dapat mengalihkan perhatian Anda. Jadi kalau sudah sadar tentang ini, lebih baik Anda duduk di bagian depan.
- Tidur dengan layak.Usahakan tidur cukup waktu malam sebelum ibadah. Minimal 7 jam 59 menit adalah waktu ideal untuk tidur. Kurang dari itu bisa membuat Anda ketiduran lagi di gereja.
- Jadikan ibadah itu menyenangkan.Liturgi ibadah gereja mungkin tidak selalu sesuai dengan selera perut kita. Tapi intinya, carilah hal-hal yang membuat ibadah itu menyenangkan. Anda bisa mulai dengan memperhatikan kata-kata yang diucapkan dalam liturgi yang sangat indah itu. Ingat, kita terlalu sering mendengarnya makanya kita merasa bosan dan jemu. Ini akan mempercepat kedatangan sang raja tidur. Tapi dengan meresapi aliran kata-kata dalam ibadah, kita akan dituntun ROH KUDUS untuk menjalani ibadah itu sebagai hal yang indah dan melihatnya dengan cara pandang yang baru.
- Lakukan senam ringan dan santai.Lakukan senam santai setelah bangun tidur. Jangan langsung bekerja. Tubuh Anda harus di kondisikan setelah bangun tidur. Ini berguna untuk memperlancar peredaran darah Anda. Hasilnya, tentu saja tingkat konsentrasi Anda semakin baik.
- Lakukan stretching pendek.Kalau Anda mengantuk, lakukan stretching pendek agar tidak terlalu mencolok. Ini dapat dilakukan dengan menegangkan seluruh badan Anda. Tarik otot-otot Anda dari dalam tubuh layaknya seorang binaragawan sedang beraksi. Setelah itu lakukan meditasi seperti yang dianjurkan di atas.
- Jangan duduk dekat spiker.Suara dengungan spiker yang monoton dan bising bisa membuat Anda terbuai untuk tidur. Sedapat mungkin jauhilah spiker yang suaranya tidak bagus. Lebih baik Anda duduk di bangku saft tengah. Suara yang Anda terima pun akan lebih seimbang dari posisi ini.
- Unang pabutonghu.Jangan terlalu kenyang. Kondisi tubuh manusia hampir sama dengan hewan pada umumnya. Kalau kerbau kenyang, ia biasanya akan tidur. Sebagai manusia kita tidak usah malu mengakuinya. Kekenyangan akan membuat otot perut kita tegang karena sedang mencerna makanan. Ini juga akan membuat syaraf dan otot tubuh kita melakukan pelemasan. Energi dipusatkan untuk mencerna makanan. Akibatnya syaraf sensorik kita akan sedikit lemah. Jadi cobalah untuk tidak terlalu kenyang.
- Jangan makan permen.Ini hanya berlaku bagi mereka yang tidak rela kantong nya dijadikan tempat sampah. Maksudnya, ketika makan permen, ingatlah untuk membuang bungkusnya pada tempat sampah. Bukan di dalam gereja. Dan akan lebih baik kalau membukanya dengan hati-hati. Jangan sampai orang tau Anda ngemil dalam ibadah. He3, jadi seperti nonton bioskop ya. Pake bawa cemilan segala.
- Ingat motivasi ibadah Anda dengan berdoa.Sebagian orang mungkin memandang tips ini absurd. Tapi cara pandang itu sebenarnya sesat. Tujuan kita beribadah tentunya sudah jelas. Tapi cobalah tambahkan motivasi dan sibukkan diri Anda di dalam kegiatan ibadah. Walaupun setiap hari kita bergumul kepada Tuhan, tapi dalam ibadah cobalah untuk mengingat semuanya dan hitung rahmatNYA selama satu minggu. Agar tidak mengantuk, kita harus terus aktif ketika liturgi berlangsung. Doakan pergumulan Anda ketika kantuk menyerang.
Mungkin tips ini masih kurang. Kalau ada tips lain yang Anda ketahui, mohon sedekah ya via komentar.





