Apa Sih Tujuan Pengajaran Sidi (Menyaksikan Iman)?

Tujuan mengajari anak dalam Menyaksikan Iman sebenarnya bukan agar si anak jadi orang Kristen. Sebab, anak-anak yang sudah dibaptis tentu sudah menjadi orang Kristen. Anak yang memperoleh baptisan, juga telah diangkat menjadi anak Allah sehingga mereka juga dapat mewarisi Kerajaan Allah.

Tapi karena menghadapi cobaan rohani yang banyak, kita perlu mendampingi dan mengajari anak-anak dengan mengandalkan kuasa Allah, agar mereka tidak meninggalkan kasih karunia Tuhan Yesus.

1. Agar anak segera mengenal Allah.
Allah adalah Allah yang Maha Kuasa dan pencipta khalik dan bumi.

2. Agar anak segera mengenal Yesus Kristus
Yesus Kristus adalah penyelamat, yang mengantarai Allah dengan manusia, agar manusia selamat dari penjara dosa.

3. Agar anak mengenal Roh Kudus
Roh Kuduslah yang memanggil, yang menguatkan dan menguduskan si anak untuk mempercayai Allah.

4. Agar anak mengenal kedudukan mereka di tengah jemaat
Dengan pengajaran sidi, si anak akan mengetahui posisi dan kedudukannya di antara jemaat. Si anak juga akan diajari tentang tanggungjawabnya di hadapan Allah. Si anak juga akan diajari tentang tanggungjawabnya dan hubungannya dengan tiap anggota jemaat lainnya. Termasuk kepada dirinya sendiri.

5. Menolong anak-anak untuk mengasihi Allah dan semua orang. Dasarnya adalah mengasihi Allah seperti Allah sendiri mengasihi anak itu.

6. Untuk mengingatkan anak tentang berbagai macam perbuatan dosa yang harus di hindari. Anak juga diajari tentang pentingnya mengaku dosa dan bertobat dari semua perbuatan dosa yang ia lakukan.

7. Untuk memotivasi dan membimbing anak agar mencintai Firman Allah dan hidup sesuai dengan firmanNya itu. Sebab dengan cara itu, mereka akan tergerak untuk mengikuti perkumpulan jemaat dan kebaktian. Agar mereka juga mau melakukan segala kehendak Allah di setiap aktifitas dan kegiatan mereka, entah itu di lingkungan pergaulan mereka, keluarga dan termasuk warga jemaat.

8. Untuk mendampingi mereka agar iman mereka semakin dewasa. Sehingga mereka dapat menyatakan imannya sendiri dan menginsafinya. Dan agar mereka juga mengenal panggilan Allah dan mau berbakti bagi diriNya.

Karena itu, sangat penting untuk mengajari anak-anak untuk menyaksikan imannya.


Paskah