oleh: Reinhard PP Lumbantobing |
Mungkin saudara pernah membaca komik yang ditulis Akira Toriyama yang berjudul Dragon Ball. Komik ini menceritakan kisah Son Go Ku, seorang bocah Saiya yang kekuatannya akan bertambah jika ia semakin sering bertarung. Semakin ia sering hampir mati, bahkan kekuatannya akan semakin berlipat ganda. Go ku tahu benar kelebihannya (baca: hakikat) ini, sehingga ia selalu bertarung dengan penuh keyakinan (baca: percaya). Saya kira, menjadi Kristen pun harus demikian. Kita harus mengetahui hakikat dan tujuan hidup kita masing-masing dan hidup di dalamnya dengan penuh kepercayaannya. Pergumulan dan tantangan yang kita hadapi, seperti kata Paulus, akan membaharui batin kita setiap hari. Kita tidak tawar hati oleh karena masalah yang di depan kita. Tetapi penuh iman dan percaya oleh karena Kristus yang tidak kelihatan itu.
oleh: Reinhard PP Lumbantobing |
Pernahkah Anda mendengar/menyanyikan sebuah lagu rohani berjudul ‘It is well with my soul’? Well, jika direnung-renungkan secara pribadi lagu ini pasti akan sangat menyentuh hati Saudara. Lirik, melodi dan alunannya seakan mengajak kita untuk merenungkan segala kejadian yang telah kita alami. Ia seperti berusaha mengingatkan kita pada sesuatu yang masih utuh di balik setiap kehilangan yang kita alami. Tahukah Anda cerita di balik penciptaan lagu ini? Ada tragedi pilu yang melatarbelakanginya.
oleh: Reinhard PP Lumbantobing |
Pargodungan (bahasa Batak) berasal dari kata dasar godung yang berarti “lubang”. Kata ini secara harfiah berarti “lubang” yang dapat digunakan sebagai jebakan untuk menjerat binatang-binatang liar yang ada di hutan. Dan demikian, dengan prefiks dan sufik par-an (pargodungan) artinya menjadi wilayah sekitar lubang jebakan. Namun pada perkembangan berikutnya – dan sampai sekarang – maknanya justru [...]