Efesus 4:30 – Hidup dalam Irama Roh Kudus

Dan janganlah kamu mendukakan Roh Kudus Allah,
yang telah memeteraikan kamu menjelang hari penyelamatan.

Barangkali Anda pernah menonton film vampire ala Cina di televisi. Biasanya untuk menghentikan gerakan/gangguan vampire itu, selalu ditempelkan kertas kuning bertulisan darah ke bagian dahinya. Kertas jimat itu adalah ‘meterai’ yang menghentikan/mematikan vampire itu, agar tidak mengganggu lagi.

Dalam pokok renungan hari ini, Paulus menggambarkan kenyataan bahwa Roh Kudus telah memeteraikan hidup Anda dan saya. Nah, mengingat vampire tadi saya jadi tersenyum sendiri. “Lho, koq jadi manusia yang seperti vampir yah?”, begitu pikiran saya. Namun, begitulah kira-kira gambaran yang mau dinyatakan kepada kita. Bahwa Roh Kudus telah memeteraikan diri kita untuk menghentikan segala perbuatan-perbuatan dosa. Dengan meterai itu, Roh Kudus menghentikan segala kejahatan yang kita lakukan.

Namun perbedaannya ada juga. Meterai yang Roh Kudus “lekatkan di dahi” Anda bukan hanya  menghentikan perbuatan-perbuatan dosa, tetapi juga membimbing Anda untuk melakukan segala hal yang berkenan bagi Tuhan. Roh Kudus tidak memeteraikan diri kita agar menjadi seperti patung yang tidak bisa bergerak. Tapi Ia malah akan menggerakkan diri Anda menjadi sebagaimana Anda harusnya sebagai pengikut Kristen. Roh Kudus yang menggerakkan kaki, tangan, dan seluruh bagian diri Anda – menjelang Hari Penyelamatan – agar memperoleh bagian dalam keselamatan itu.

Oleh sebab itu, Anda dan saya mesti mengingat hal ini betul: baiklah seluruh sikap, tindakan, dan segenap hidup Anda dan saya hari ini bergerak sesuai irama yang Roh Kudus tunjukkan. Biarlah gerakan kita, hidup kita hari ini bergerak sesuai petunjuk Roh Kudus.

Hanya dengan cara demikianlah kita tidak membuat duka bagi Roh Kudus, Allah yang berada di dalam diri Anda dan saya. Dengan cara demikianlah kita menjawab panggilanNya menuju kehidupan yang kekal.

Doa: Allah Bapa di surga, biarlah hidupku selalu bergerak sesuai dengan keinginan Roh Kudus, Engkau yang tinggal di dalam diriku. Jadikanlah keinginanMu yang menjadi keinginanku. Dan biarlah kehidupanku tetap mengikuti teladan AnakMu Yesus Kristus, Engkau yang hidup di sampingku. Amin.

About the author

Pdt. Reinhard PP Lumbantobing Pdt. Reinhard PP Lumbantobing, S.Th adalah pendeta Gereja HKBP yang sekarang tinggal dan melayani jemaat di Pos Pelayanan Pagardin, HKBP Pamor Ganda, Bengkulu Utara. Anak dari Pdt. Robert Lumbantobing, SMTh yang sekarang melayani di HKBP Petojo Jakarta Barat. Peran utamanya di situs ini adalah sebagai editor dan penulis tetap. Tulisannya yang Anda baca kebanyakan adalah Khotbah Minggu, Renungan Harian, dan sejumlah artikel lain.

Komentar terbaik Anda:

XHTML: Anda dapat menggunakan kode-kode ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Eastertide