Filipi 3:20 – Aturan Hidup sebagai Warga Surgawi

June 11, 2011 by: 0

Karena kewargaan kita adalah di dalam sorga, dan dari situ juga kita menantikan Tuhan Yesus Kristus sebagai Juru Selamat.

Paulus memberikan nasihat yang berharga bagi kita tentang bagaimana menghadapi “seteru salib Kristus”. Siapakah seteru yang dimaksud Paulus? Mereka adalah orang-orang yang tidak mau menanggung beban penderitaan jika menjadi orang Kristen. Paulus menyebutnya sebagai orang yang mempertuhankan perut mereka, orang yang hanya mencari kemuliaan, yang hanya mementingkan perkara duniawi.

Omong-omong, Anda tentu mengetahui budaya instan. Wabah penyakit yang menyerang masyarakat sekarang ini adalah kecintaannya dan kesukaannya untuk memperoleh sesuatu dengan cepat, tanpa harus melakukan usaha apa pun. Para penyedia produk barang maupun jasa seringkali memanfaatkan hal ini untuk kepentingan bisnis mereka. Coba Anda bayangkan seandainya saya memberi satu mobil mewah buatn BMW pada Anda dengan hanya berkunjung ke situs pargodungan ini. Mungkin jumlah pengunjung akan menjadi ratusan ribu orang per harinya.

Pendek kata, sebagai orang Kristen mungkin kita bisa jatuh, tergiur pada hal-hal yang membuat kita dapat mencapai sesuatu dengan mudah. Banyak orang yang terjatuh karena ingin cepat kaya dengan menghalalkan korupsi maupun penipuan. Banyak yang ingin cepat memperoleh kekuasaan dengan menghalalkan suap dan kolusi.

Namun, Paulus mengingatkan Anda dan saya, bahwa sebagai warga sorgawi hendaklah kita mempertahankan identitas kita sebagai warga sorgawi. Sebagai orang Kristen hendaklah kita bertindak dan hidup sebagai orang Kristen yang sungguh. Jabatan apapun yang Anda miliki, kedudukan dan status apa pun yang Anda emban, hendaklah itu semuanya dilakukan menurut aturan kewarganegaraan surgawi. Untuk mencapai sesuatu kita harus menanggung beban. Ada perjuangan yang harus kita jalani dalam hidup ini.

Sama seperti salib yang Yesus pikul. Untuk menyelamatkan kita, Ia harus berjuang. Penuh pergumulan. Ada keringat yang harus Ia keluarkan untuk menyediakan keselamatan itu bagi kita.

Demikian juga dengan Anda. Kiranya renungan hari ini menguatkan Anda untuk berjuang dalam kehidupan Anda, agar tidak terjatuh pada keinginan dan pencapaian instan. Anda tentu tidak ingin kehilangan identitas kewargaan surga Anda bukan? Anda dan saya menantikan Tuhan Yesus Kristus sebagai Juruselamat. Dari Dialah kita memperoleh kesempurnaan pekerjaan kita di dunia ini.

Doa: Ya Allah Bapa, kuatkanlah aku dalam setiap perjuangan yang harus aku jalani. Teguhkan aku saat memikul salib agar tidak terjatuh pada keinginan yang sia-sia. Di dalam nama Tuhan Yesus yang selalu kunantikan, aku berdoa. Amin.

Share this Story
Categories
Tags

Pdt. Reinhard PP Lumbantobing, S.Th adalah pendeta Gereja HKBP Cilincing Ressort Jatiwaringin. Menikah dengan Ibu Pdt. Melati Butarbutar dan telah dikaruniai dengan seorang putri. Anak dari Pdt. Robert Lumbantobing, SMTh ibu boru Munthe yang sekarang melayani di HKBP Petojo Ressort Petojo Jakarta Barat. Pendeta Reinhard adalah founder dari pargodungan.org.

Add a Comment on "Filipi 3:20 – Aturan Hidup sebagai Warga Surgawi"

Follow us

Humor Kristen

Setelah seorang pendeta meninggal dan masuk ke surga, ia melihat bahwa seorang supir taksi mendapat tempat yang lebih mulia darinya. "Aku tidak mengerti," keluhnya pada Petrus. "Aku mengabdikan seluruh hidupku untuk jemaatku." "Kebijakan kami di sini adalah tergantung dari hasilnya," jelas Petrus. "Apakah jemaatmu memerhatikanmu saat kamu memberikan khotbah?" "Ya ...," pendeta itu mengakui, "beberapa jemaat selalu tertidur saat aku berkhotbah." "Itu dia masalahnya," kata Petrus, "kamu tahu, saat orang naik taksi yang dikendarai supir taksi itu, mereka tidak hanya terus terjaga, mereka bahkan berdoa." | Klik LIKE jika Anda suka!