HKBP Mendukung Bentuk Protap melalui Pesan Rapat Pendeta HKBP 2009

LOGO HKBPPesan Rapat Pendeta HKBP (Tona Rapot Pandita HKBP – TRP) merupakan hal yang ditunggu-tunggu oleh seluruh jemaat HKBP diseluruh penjuru bumi ini. TRP HKBP hanya muncul sekali dalam empat tahun, yakni ketika Rapat Pendeta HKBP telah selesai dilangsungkan. Pesan ini punya pengaruh penting bagi para pendeta dan jemaat HKBP sebab di dalamnya jalan dan arah perjalanan HKBP di hari yang akan datang akan kelihatan.

Tona Rapot Pandita HKBP tahun 2009 ini harus menjadi perhatian publik. Rapat Pendeta HKBP kali ini akhirnya menunjukkan sikapnya terhadap situasi yang masih hangat saat ini. HKBP akhirnya mendukung pembentukan Provinsi Tapanuli.

Pernyataan sikap HKBP mengenai pembentukan Provinsi Tapanuli sudah lama ditunggu-tunggu, baik oleh para Pendeta HKBP maupun jemaat HKBP secara umum. Jangankan mereka, bahkan para pejuang Protap yang sekarang ditahan pun menunggu sikap yang tegas dari HKBP. Ini secara tersirat kelihatan melalui harapan GM Chandra Panggabean agar Ephorus HKBP berkenan mengunjungi dan memberikan penguatan dan penghiburan bagi para tahanan (ketika ditemui beberapa waktu lalu oleh perwakilan HKBP Distrik 23 Langkat dan BKAG Kota Binjai).

Adapun bunyi dukungan Tona Rapot Pandita HKBP tertanggal 7 Agustus 2009 atas pembentukan Provinsi Tapanuli, yang ditandatangani oleh Ephorus HKBP (Pdt. Dr. Bonar Napitupulu) dan Ketua Rapot Pandita HKBP 2005-2009 (Pdt. Dr. Jamilin Sirait) adalah sebagai berikut:

Marhite tangiang pangondianon, ditangianghon parrapot do asa saut Propinsi Tapanuli na boi gabe dalan na uli laho mamboan masyarakat Tapanuli tu parngoluan na lam maju dohot lam sejahtera. Songon i nang angka donganta na tongon di hurungan ala mamparjuanghon Propinsi Tapanuli di tingki on, asa margogo jala benget mangadopi sitaonon na ampe tu nasida.

Dalam bahasa Indonesia:

Melalui doa peneguhan, peserta rapat mendoakan agar Provinsi Tapanuli dapat terbentuk agar dapat menjadi jalan untuk membawa masyarakat Tapanuli ke dalam kehidupan yang lebih maju dan lebih sejahtera. Demikian juga terhadap teman-teman yang di penjara karena memperjuangkan Provinsi Tapanuli saat ini, agar semakin kuat dan sabar menghadapi penderitaan yang mereka alami.

Pernyataan sikap seperti ini merupakan angin segar bagi seluruh warga jemaat, bagi seluruh pendeta HKBP, dan terutama bagi para pejuang pembentukan Provinsi Tapanuli. Ini merupakan momentum awal bagi seluruh masyarakat Tapanuli, khususnya bagi setiap warga gereja HKBP: untuk dapat mendukung Provinsi Tapanuli baik secara moril maupun materiil, baik melalui doa maupun tindakan, baik secara langsung maupun tidak langsung.

Praeses HKBP Distrik 23 Langkat Menepati Janjinya

Pernyataan sikap ini sebelumnya memang sudah diduga, mengingat bahwa Praeses HKBP Distrik 23 Langkat (Pdt. Saur L. Simanjuntak, S.Th) pernah menjanjikan kepada tahanan Protap untuk membawa pergumulan mereka ke Rapat Pendeta HKBP 3-7 Agustus 2009. Momen itu dipilih mengingat bahwa Rapat Pendeta HKBP merupakan salah satu perhelatan akbar di HKBP. Di dalam rapat inilah biasanya dibahas sikap dan arah pelayanan HKBP di tengah-tengah masyarakat di dunia.

Sesuai dengan janji itu, pada akhirnya kita dapat menemukan rumusan sikap para Pendeta HKBP terhadap masalah yang terjadi di tengah jemaat. Dan sebagai akibatnya, kita dapat menentukan sikap sebagai warga HKBP terhadap keadaan yang terjadi di tengah-tengah masyarakat kita. Majukan terus Tapanuli!

About the author

Pdt. Reinhard PP Lumbantobing Pdt. Reinhard PP Lumbantobing, S.Th adalah pendeta Gereja HKBP yang sekarang tinggal dan melayani jemaat di Pos Pelayanan Pagardin, HKBP Pamor Ganda, Bengkulu Utara. Anak dari Pdt. Robert Lumbantobing, SMTh yang sekarang melayani di HKBP Petojo Jakarta Barat. Peran utamanya di situs ini adalah sebagai editor dan penulis tetap. Tulisannya yang Anda baca kebanyakan adalah Khotbah Minggu, Renungan Harian, dan sejumlah artikel lain.

Komentar terbaik Anda:

XHTML: Anda dapat menggunakan kode-kode ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Eastertide