Lirik Lagu Nyanyian Kidung Baru (NKB)

August 17, 2011 by: 0

Lirik Lagu Nyanyian Kidung BaruBagi Anda yang butuh Lirik Lagu Himne Nyanyian Kidung Baru (NKB), Anda bisa melihatnya disini. Jadi gak perlu kopi paste lagi deh. Selamat pakai. :)

NYANYIAN KIDUNG BARU (NKB)

NKB 1 HAI KRISTEN, NYANYILAH

Judul asli: Come, Christians, Join to Sing
Syair: Christian Henry Bateman
Terjemahan: Tim Nyanyian GKI 1990
Lagu: Tradisional Spanyol

Hai Kristen, nyanyilah – Haleluya! A_min!
Rajamu pujilah – Haleluya! A_min!
Padukan suaramu di dapan Tuhanmu,
nyanyikanlah merdu – Haleluya! A_min!

Hatimu angkatlah – Haleluya! A_min!
Mari bersoraklah – Haleluya! A_min!
Tuhan Sahabatmu tinggal bersamamu,
kasihNya pun teguh – Haleluya! A_min!

Sanjung Mukhalismu – Haleluya! A_min!
Walau bah menyerbu – Haleluya! A_min!
Di sorga yang baka kita menyembahNya,
bernyanyi s’lamanya – Haleluya! A_min!NKB 2 HAI MARI SEMBAH

Syair: O Worship the King; William Kethe
Disesuaikan: Robert Grant
Terjemahan: YAMUGER 1979/84
Berdasarkan: Mazmur 104
Lagu: Daud Kosasih

Hai mari sembah Yang Maha besar,
nyanyikan syukur dengan bergemar.
Perisai umatNya Yang Maha Esa,
mulia namaNya, takh_taNya megah!

Hai masyhurkanlah keagunganNya;
cahaya terang itu jubahNya
Gemuruh suaraNya di awan kelam;
berjalanlah Dia di badai kencang.

Buana penuh mujizat ajaib,
ya Khalik, Engkau membuatnya baik.
Engkau memisahkan daratan dan laut
dengan kuasa firman: be_sarlah Engkau!

PengasuhanMu betapa megah;
udara dan t’rang menyatakannya,
embun bertetesan dan hujan sejuk,
lembah maupun bukit cer_min kasihMu!

UmatMu lemah dan dari debu,
tetap memegang janjiMu teguh.
Kasih setiaMu berlimpah terus,
ya Khalik, Pembela dan Kawan kudus!

Ya Mahabesar, kekal kasihMu;
malaikat memb’ri pujian merdu,
pun kami makhlukMu kecil dan lemah,
mengangkat pujian ser_ta menyembah.

NKB 3 TERPUJILAH ALLAH

Syair: To God Be the Glory; Fanny J. Crosby
Terjemahan: E.L. Pohan
Lagu: William H. Doane

Terpujilah Allah, hikmatNya besar,
begitu kasihNya ‘tuk dunia cemar,
sehingga dib’rilah PutraNya Kudus
mengangkat manusia serta menebus.

Refrein :
Pujilah, pujilah! Buatlah dunia bergemar,
bergemar mendengar suaraNya.
Dapatkanlah Allah demi PutraNya,
b’ri puji padaNya sebab hikmatNya.

Dan darah AnakNyalah yang menebus
mereka yang yakin ‘kan janji kudus;
dosanya betapapun juga keji,
dihapus olehNya, dibasuh bersih.

Tiada terukur besar hikmatNya;
penuhlah hatiku sebab AnakNya.
Dan amatlah k’lak hati kita senang,
melihat Sang Kristus di sorga cerlang.

NKB 4 NYANYIKANLAH DENGAN SYUKUR

Syair: Tim Nyanyian GKI 1990
Berdasarkan: Mazmur 95:1-7
Lagu: Naga Boriputt

Nyanyikan_lah dengan syukur,
angkat lagu yang merdu
serta bersoraksorailah bagi Tuhan, Allahmu,
Sang Raja semesta.

Masyhurkan_lah t’rus,
agungkanlah Tuhan Allah yang besar.
Seluruh alam raya pun
adalah ciptaanNya dan milikNya tetap.

Mari se_g’ra bersujudlah
di hadapan tahtaNya.
Dialah Sang Gembala baik
yang menuntun umatNya sampai selamanya.

NKB 5 SELURUH DUNIA, HAI, NYANYIKANLAH

Syair: Let All the World; Geroge Herbert
Terjemahan: Tim Nyanyian GKI 1990
Lagu: John Porter
Hak Cipta: Abingdon Press.

Seluruh dunia, hai nyayikanlah: ‘Kau Allahku!
Setinggi langitlah pujian bergema;
pun bumi tak lelah menaikkan sembah.
Seluruh dunia, hai nyayikanlah: ‘Kau Allahku!

Seluruh dunia, hai nyayikanlah: ‘Kau Rajaku!
Gereja bermazmur penuh dengan syukur,
khususnya hatimu memuji tak jemu.
Seluruh dunia, hai nyayikanlah: ‘Kau Rajaku!

NKB 6 PATUT SEGENAP YANG ADA

Syair: Let All Mortal Flesh Keep Silence; Gerard Moultrie
Terjemahan: H.A. Pandopo
Lagu: Tradisional Perancis

Patut segenap yang ada diam dan sujud sem_bah,
mengosongkan pikir_annya dari barang duni_a,
kar’na Tuhan sungguh ha___dir, patut dipermuli_a.

Maharaja alam raya lahir dari Mari_a,
Tuhan yang telah men_jadi serendah manusi_a,
bagai roti yang sorga___wi memberikan diriNya.

Malak mengiringi Dia, Putra Allah Yang E_sa,
Cahya dari Cahya murni hadir dalam duni_a.
Kuasa Iblis harus mun___dur kegelapan pun enyah.

Serafim menutup wajah, Kerubim sujud sem_bah
sungkem di hadapan Dia dan menyanyi tak le_lah:
Haleluya, Halelu___ya, Tuhan Mahamulia!

NKB 7 NYANYIKANLAH NYANYIAN BARU

Syair: T. Lubis
Berdasarkan: Mazmur 148
Lagu: Tradisional Batak Toba

Nyanyikanlah nyanyian baru bagi Allah,
Pencipta cakrawala.
Se_gala Serafim, Kerubim, pujilah Dia
besarkanlah namaNya.

Refrein :
Bersoraksorai bagi Rajamu!
Bersoraksorai bagi Rajamu!

Puji Dia, wahai mentari, wahai bulan,
sembahlah Dia terus.
Dan wahai bintang-bintang terang yang gemerlapan,
muliakan Penciptamu.

Wahai langit yang mengatasi s’gala langit,
mazmurkanlah Tuhanmu.
Hai air di atas langit, turut memuji Tuhan,
muliakanlah Penciptamu.

Biar bergemuruh samud’ra dan isinya
serta isi dunia.
Dan biar sungai, gunung, bukit, lembah
bertepuk tangan bersama-sama.

Wahai raja-raja dan pembesar di bumi
yang mem’rintah dunia.
Te_runa, anak dara, yang tua dan yang muda,
ucap syukur padaNya.

Nyanyikanlah nyanyian baru bagi Allah,
semua ciptaanNya.
Se_mesta alam, pujilah Tuhan yang di sorga,
nyanyikan: Haleluya!

NKB 8 ABADI, TAK NAMPAK

Syair: Immortal, Invisible; Walter Chalmers Smith
Terjemahan: H.A. Pandopo
Lagu: Tradisional Wales

Abadi, tak nampak, Yang Maha Esa,
yang tak terhampiri terang tahtaNya
yang dalam PutraNya telah dikenal,
bagiNyalah hormat dan kuasa kekal.

Ibarat cahaya berkarya terang,
wibawa rajawi kekal ‘Kau pegang.
Teguh bagai gunung keadilanMu
dan awanMu sarat dengan kasihMu.

Engkaulah Yang Hidup kekal s’lamanya;
segala yang hidup, Engkau Dasarnya.
Terbataslah hidup bagaikan kembang;
Engkau Surya Hidup yang tak terbenam.
Ya Bapa, Pencipta segala terang,
dipuji malaikat di sorga cerlang;
pun kami memuji, pun kami sembah
Engkau yang bertahta di cah’ya baka.

NKB No. 9 ENGKAU SABAR MENANTI

Syair: O Jesus, Thou Art Standing; W.W. How
Terjemahan: E.L. Pohan
Lagu: Edward Husband & Justin H. Knecht

Engkau sa_bar menanti, sedikit tak jemu
menunggu ‘ku bukakan bagiMu pintuku.
Tuhanku ‘ku akui: ‘Ku pakai nama_Mu,
tetapi ‘ku bi_arkan di luar Raja_ku.

Engkau ke_tuk pintuku, ‘ku lihat_lah jelas.
bekas lu_ka di tangan dan muka yang welas.
Sebab dosaku jua terkancing pintu_ku;
dan ‘Kau sa_bar me_nunggu ‘ku buka hati_ku.

Engkau me_nyapa daku dengan le_mah-lembut:
“Untukmu t’lah ‘Ku tahan derita kemelut.
Beginikah caramu menyambut Tuhan_mu?”
O Yesus, b’rilah ampun! Masuki hati_ku.

NKB No. 10 DARI KUKUNGAN MALAM GELAP

Syair: Out of My Bondage, Sorrow and Night / Jesus, I Come; William T. Sleeper
Terjemahan: Tim Nyanyian GKI 1990
Lagu: George C. Stebbins

Dari kungkungan malam gelap, Yesus, Tuhan, ‘ku datanglah;
masuk ke dalam t’rangMu tetap; Yesus, ‘ku datanglah.
Dari sengsara, sakit dan aib, masuk dalam kasih ajaib.
Dan kurindukan dosaku raib, Yesus, ‘ku datanglah.

Dari hidupku yang bercela, Yesus, Tuhan, ‘ku datanglah;
masuk ke dalam t’rang mulia, Yesus, ‘ku datanglah.
Dari gelombang bah menderu, masuk ke dalam kasih teduh
dan ‘ku tinggalkan susah, keluh, Yesus, ‘ku datanglah.

Dari gelisah, angkuh, sesat, Yesus, Tuhan, ‘ku datanglah;
masuk ke dalam naungan berkat, Yesus, ‘ku datanglah.
Dari kecewa, hati sendu, masuk ke dalam t’rang kasihMu
dan sukacita pun milikku, Yesus, ‘ku datanglah.

Dari derita ‘kan maut seram, Yesus, Tuhan, ‘ku datanglah;
masuk ke dalam rumah senang, Yesus, ‘ku datanglah.
Dari gelora yang menerjang, masuk ke dalam damai tenang
dan wajahMu terus kujelang, Yesus, ‘ku datanglah.

NKB No. 11 YA YESUS, TEBUSLAH SEG’NAP DOSAKU

Syair: Whiter Than Snow; James Nicholson
Terjemahan: F. Suleeman
Lagu: William G. Fischer

Ya Yesus, tebuslah seg’nap dosaku.
‘Ku rindu ‘Kau tinggal t’rus di hatiku.
Enyahkan berha_la dan musuh keji
dan basuhlah daku menjadi bersih.

Refrein
Hatiku ‘kan bak salju persih,
kar’na darahMu membasuhku bersih.

Ya Yesus, sekarang tolong diriku,
supaya berpaut tetap padaMu.
Dosaku membu_at hatiku pedih,
oh, basuhlah daku menjadi bersih.

Ya Yesus, dengarlah permohonanku,
‘ku nantikan Dikau pada salibMu
Demi kes’lama_tan, darahMu ‘Kau b’ri,
oh, basuhlah daku menjadi bersih.

Ya Yesus, ‘Kau lihat ‘ku menantiMu,
seg’ra datanglah dan tebus hidupku.
KasihMu besar, indah dan abadi,
oh, basuhlah daku menjadi bersih.

NKB No. 12 O TUHANKU, ‘KAU DATANG KE DUNIA

Syair: O Lam van God; Johan de Heer
Terjemahan: F. Suleeman
Lagu: ?

O Tuhanku, ‘Kau datang ke dunia,
untuk menghapus dosa umatMu.
Bagai seekor rusa yang dahaga,
padaMu Tuhanku, merindu hatiku

Refrein
Aku berserah, ya Tuhan, padaMu,
‘ku b’rikan bagiMu seluruh hidupku.

‘Ku bersedih kar’na tekanan dosa
dan jiwaku terkungkung dalam g’lap.
Kini berikan damai dan sentosa,
tahirkan diriku dan dosa pun lenyap.

O Roh Kudus, berikanlah karunia,
hancurkan kuasa setan dalamku.
Jadilah pandu dan terang s’lamanya
dan bagi Tuhanku siapkan hatiku.

Bila kelak berakhirlah dunia,
di sisiMu ‘ku akan berteduh.
Dan kini bak peronda yang berjaga,
begitu jiwaku menanti datangMu.

NKB No. 13 O ALLAHKU, JENGUKLAH DIRIKU

Syair: Search Me, O God; Edwin Orr
Terjemahan: Tim Nyanyian GKI 1990
Lagu: Tradisional Inggris

O Allahku, jenguklah diriku,
ujilah hati dan pikiranku.
Aku telah berdosa dan cemar,
sucikan dan jadikan ‘ku benar.

Pujianku tetaplah bagiMu,
kar’na ‘Kau hapus dosa-dosaku.
Nyatakanlah firmanMu yang kudus,
agar ‘ku junjung namaMu terus.

Ya Tuhanku, hidupku t’rimalah;
kasih yang murni, o curahkanlah.
Taklukkanlah dendam dan nafsuku,
tinggallah ‘Kau tetap di hatiku.

O Roh Kudus, bangkitkan jiwaku;
mari berkarya dalam hidupku.
FirmanMulah tumpuan yang teguh,
dan ‘ku dambakan rahmatMu penuh.

NKB No. 14 JADILAH TUHAN, KEHENDAKMU

Syair: Have Thine Own Way, Lord!; Adelaide A. Pollard
Terjemahan: tim suplemen (bait 1 & 3); Tim Nyanyian GKI 1990 (bait 2 & 4)
Lagu: George C. Stebbins

Jadilah, Tuhan kehendakMu!
‘Kaulah Penjunan, ‘ku tanahnya.
Bentuklah aku sesukaMu,
‘kan ‘ku nantikan dan berserah.

Jadilah, Tuhan kehendakMu!
Tiliklah aku dan ujilah.
Sucikan hati, pikiranku
dan di depanMu, ‘ku menyembah.

Jadilah, Tuhan kehendakMu!
Tolong, ya Tuhan, ‘ku yang lemah!
Segala kuasa di tanganMu;
jamahlah aku, sembuhkanlah!

Jadilah, Tuhan kehendakMu!
S’luruh hidupku kuasailah.
Berilah RohMu kepadaku,
agar t’rang Kristus pun nyatalah.

NKB No. 15 HIDUP YANG PENUH BERBEBAN

Syair dan lagu: Burdens Are Lifted at Calvary / Days Are Filled with Sorrow and Care; John M. Moore
Terjemahan: YAMUGER 1988
Hak Cipta: Singspiration, Inc.

Hidup yang penuh berbeban dan terasa berat,
ringan semua di Kalvari, karn’a Yesus dekat.

Refrein
Ringan semua di Kalvari, Kalvari, Kalvari;
Ringan semua di Kalvari, karn’a Yesus dekat.

Segenap kekuatiranmu s’rahkan kepadaNya,
ringan semua di Kalvari, karn’a Yesus dekat.

Air mata pahit pedih, Yesus tahu benar,
ringan semua di Kalvari, karn’a Yesus dekat.

NKB No. 16 ‘KU AMAT HAUS DI GURUN DOSA

Syair dan lagu: Springs of Living Water; John W. Peterson
Terjemahan: Tim Nyanyian GKI 1990
Hak Cipta: Singspiration, Inc.

‘Ku amat haus di gurun dosa dan cela,
tak ‘ku dapatkan air yang segar.
Tetapi ‘ku hampiri salib Golgota,
‘ku dapat air hidup yang benar.

Refrein
Minum pada sumber air hidup,
puas jiwaku, bersuka hatiku;
Minum pada sumber air yang hidup,
o ajaib dan berlimpah bagiku!

Segarlah air hidup dari Allahku,
membuat hatiku t’rus bergemar;
Anug’rah dan kemuliaan pun milikku,
tetap ‘ku puji Allah yang besar.

Pendosa, tak inginkah ‘kau ke Kalvari?
Di sana air t’lah berbual t’rus.
Bagimu air itu bebas diberi;
jiwamu puas oleh Penebus.

NKB No. 16 ‘KU AMAT HAUS DI GURUN DOSA

Syair dan lagu: Springs of Living Water; John W. Peterson
Terjemahan: Tim Nyanyian GKI 1990
Hak Cipta: Singspiration, Inc.

‘Ku amat haus di gurun dosa dan cela,
tak ‘ku dapatkan air yang segar.
Tetapi ‘ku hampiri salib Golgota,
‘ku dapat air hidup yang benar.

Refrein
Minum pada sumber air hidup,
puas jiwaku, bersuka hatiku;
Minum pada sumber air yang hidup,
o ajaib dan berlimpah bagiku!

Segarlah air hidup dari Allahku,
membuat hatiku t’rus bergemar;
Anug’rah dan kemuliaan pun milikku,
tetap ‘ku puji Allah yang besar.

Pendosa, tak inginkah ‘kau ke Kalvari?
Di sana air t’lah berbual t’rus.
Bagimu air itu bebas diberi;
jiwamu puas oleh Penebus.

NKB No. 17 AGUNGLAH KASIH ALLAHKU

Syair dan lagu: The Love of God; F. M. Lehman
Terjemahan: Tim Nyanyian GKI 1990

Agunglah kasih Allahku, tiada yang setaranya;
Neraka dapat direngkuh, kartikapun tergapailah.
Kar’na kasihNya agunglah, Sang Putra men_jelma,
Dia mencari yang sesat dan diampun_iNya.

Refrein
O kasih Allah agunglah! Tiada ban_dingnya!
Kekal teguh dan mulia! Dijunjung u_matNya.

‘Pabila zaman berhenti dan tahta dunia pun lebur,
meskipun orang yang keji telah menjauh dan takabur,
namun kasihNya tetaplah, teguh dan mu_lia.
Anug’rah bagi manusia, dijunjung u_matNya.

Andaikan laut tintanya dan langit jadi kertasnya,
andaikan ranting kalamnya dan insan pun pujangganya,
takkan genap mengungkapkan hal kasih mu_lia
dan langit pun takkan lengkap memuat ki_sahnya.

NKB No. 18 PINTU GERBANG TERBUKALAH

Syair: The Gate Ajar for Me; L. Baxter
Terjemahan: Tim Nyanyian GKI 1990
Lagu: Silas J. Vail

Pintu gerbang terbukalah sehingga tampak cahya,
yang dari salib asalnya, besarlah kasih Allah.

Refrein
Betapa dalam kasihNya, pintu gerbang terbukalah!
Ya bagiku, terbuka bagiku!

Pintu gerbang terbukalah mengundang yang berdosa,
baik kaya, miskin masuklah, pun s’gala suku bangsa.

Berjalanlah tetap teguh meski set’ru menghadang,
terus pikullah salibmu dan raihlah jejamang.

K’lak salib kita campakkan di dalam k’rajaanNya.
Mahkota kita dapatkan berkat pengorbananNya.

NKB No. 19 DALAM LAUTAN YANG KELAM

Syair: I Was Sinking Deep in Sin / Love Lifted Me; James Rowe
Terjemahan: B. Maruta (bait 1); YAMUGER 1983 (bait 2 & 3)
Lagu: Howard E. Smith
Hak Cipta: Singspiration, Inc.

Dalam lautan yang kelam, terancam jiwaku,
dalam dosa tenggelam, hilang harapanku.
Tapi Tuhan berkenan dengar seruanku,
lalu ‘ku dis’lamatkan Mukhalisku.

Refrein
Kasih kudus! Kasih kudus!
Yang t’lah mengangkatku: Kasih kudus!
Kasih kudus! Kasih kudus!
Yang t’lah mengangkatku: Kasih kudus!

KasihNya kudus, besar, patut ‘ku balaslah;
kar’na itu ‘ku gemar agungkan namaNya.
‘Ku serahkan hidupku bulat kepadaNya,
melayani Tuhanku selamanya!

‘Kau yang hampir tenggelam pandanglah padaNya!
Tuhan Yesus t’lah menang: ‘kau ‘kan diangkatNya!
Laut yang mengamuk pun dibuatNya reda.
Yesus mau menolongmu: percayalah!

NKB No. 20 BATU KARANG YANG TEGUH

Syair: Rock of Ages; A. M. Toplady
Terjemahan: YAMUGER 1985
Lagu: Richard Redhead

Batu Karang yang teguh, ‘Kau tempatku berteduh,
Kar’na dosaku berat dan kuasanya menyesak.
Oh, bersihkan diriku, oleh darah lambungMu.

Walau aku berjerih dan menangis tak henti,
apapun usahaku tak menghapus dosaku.
Hanya oleh korbanMu, ‘Kau s’lamatkan diriku.

Tiada lain ‘ku pegang, hanya salib dan iman;
dalam kehampaanku, ‘ku dambakan rahmatMu
Tanpa Dikau, Tuhanku, tak ‘kan hidup jiwaku.

Bila tiba saatnya ‘ku tinggalkan dunia
dan ‘Kau panggil diriku ke hadapan tahtaMu.
Batu Karang yang teguh, ‘Kau tempatku berteduh.

NKB No. 21 ‘KU DIBERIKAN KIDUNG BARU

Syair dan lagu: I Have a Song That Jesus Gave Me; Elton M. Roth
Terjemahan: YAMUGER; P.H. Pouw (refrein)
Hak Cipta: Hope Publishing Co.

‘Ku diberikan kidung baru oleh Yesus Tuhanku:
irama lagu paling mulia, kidung kasih yang merdu

Refrein
Hatiku bersukacitalah, bersukacitalah, bersukacitalah.
Hatiku bersukacitalah di dalam Yesus, Tuhanku.

‘Ku mengasihi Tuhan Yesus yang tersalib bagiku;
segala dosaku dihapusNya, hingga baru kidungku.

Kumuliakan kasih Yesus dalam lagu yang merdu;
kelak malaikat dalam sorga mengiringi kidungku.

NKB No. 22 WALAU DOSAMU MERAH

Syair: Though Your Sins Be as Scarlet; Fanny J. Crosby
Terjemahan: Tim Nyanyian GKI
Lagu: William H. Doane

Walau dosa_mu merah akan putih dan bersih;
Walau dosa_mu merah akan putih dan bersih.
Walaupun merah bak kirmizi, ‘kan putih bersih.
Walau dosa_mu merah, walau dosa_mu merah;
akan putih dan bersih, akan putih dan bersih.

Dengar suara menghimbau: “Hai, kembali padaKu”;
Dengar suara menghimbau: “Hai, kembali padaKu”;
Sangat besar kasih-sayangNya, agung dan ajaib
Dengar suara menghimbau, dengar suara menghimbau:
“Hai, kembali padaKu; Hai, kembali padaKu”.

Tuhan mau meng_ampuni, melupakan dosamu;
Tuhan mau meng_ampuni, melupakan dosamu;
“Pandanglah Aku, wa_hai umat!”, sabda Tuhanmu.
Tuhan mau mengampuni, Tuhan mau mengampuni,
melupakan dosamu, melupakan dosamu.

NKB No. 23 DI DALAM KASIH YANG TEGUH

Syair dan lagu: He Lifted Me; Charles H. Gabriel
Terjemahan: Tim Nyanyian GKI

Di dalam kasih yang teguh t’lah datang Yesus, Tuhanku,
menghapus aib dan dosaku, Dia mengangkatku.

Refrein
Dari lembah ‘ku direngkuh dengan tanganNya yang lembut,
gelap lenyap terbitlah t’rang, o syukur, ‘ku diangkatNya

SuaraNya t’lah ‘ku dengar memanggil aku yang cemar;
meskipun dosaku besar, Dia mengangkatku.

Duri menusuk dahiNya, nyeri terpaku tanganNya,
semua kar’na kasihNya; Dia mengangkatku.

Semakin tinggi ‘ku tempuh, semakin damai hatiku,
sebab kasihNya yang penuh; Dia mengangkatku.

NKB No. 24 TUHAN, KASIHANILAH KAMI

Syair: Nkosi, Nkosi; GM Kolisi
Lagu: Tradisional Afrika Selatan

Tuhan, kasihanilah ka_mi.
Tuhan, kasihanilah ka_mi.
Kristus, ka___sihanilah ka_mi.
Kristus, ka___sihanilah ka_mi.

NKB No. 25 TUHAN, KASIHANI KAMI

Syair: Kyrie eleison
Lagu: Tradisional Korea

Tuhan, ka_sihani ka_mi,
Tuhan, ka_sihani ka_mi,

Tuhan, ka_sihani ka_mi,
Tuhan, ka_sihani ka_mi,

NKB No. 26 TUHAN, AMPUNI KAMI

Syair: Kyrie eleison
Lagu: Tradisional Minahasa

Tuhan, ampuni kami, Kristus ampuni kami!
Tuhan, ampuni kami, Kristus ampuni kami!

NKB No. 27 TUHAN, AMPUNILAH

Lagu: Melodi Saisiat; I-to Loh
Hak Cipta: Asian Institute for Liturgy and Music

Tuhan, ampunilah,
Kristus ampunilah,
Tuhan, ampunilah!

NKB No. 28 YA TUHANKU, KASIHANILAH DAKU

Syair: Sutarno
Lagu: Tradisional Jawa

Ya Tuhanku, kasihanilah daku;
Ya Tuhanku, kasihanilah daku.

NKB No. 29 YA TUHANKU, YA TUHANKU

Syair dan lagu: Calvin Chelliah
Hak Cipta: Asian Institute for Liturgy and Music

Ya Tuhanku, ya Tuhanku, kasihani da_ku;
Ya Tuhanku, ya Tuhanku, kasihani da_ku;
Ya Tuhanku, ya Tuhanku, ka_sih_an_i da___ku.

NKB No. 30 HORMAT BAGI SANG BAPA

Syair: Gloria Patri
Terjemahan: Tim Nyanyian GKI
Lagu: Henry W. Greatorex (versi a.); Charles Meineke (versi b.)

Hormat bagi Sang Bapa, dan bagi AnakNya dan Roh Kudus,
Yang sejak mulanya ada,
sekarang dan s’lamanya, akan tetap.
A_min, a_min.

NKB No. 31 KAMI NAIKKAN PUJI DAN SYUKUR

Syair dan lagu: Rendons Gloire; Alain Burnand
Terjemahan: F. Suleeman
Hak Cipta: A. Burnand

Kami naikkan puji dan syukur
bagi Allah Maha Esa:
Bapa, Anak dan Roh Penghibur,
kini, tetap selamanya.

Sukacita, damai ilahi
jangan ‘Kau biarkan pergi,
namun b’rikanlah dalam hati
membuat hidup berseri.

NKB No. 32 ATAS BUMI NAN PERMAI
Syair: For the Beauty of the Earth; Folliett S. Pierpoint
Terjemahan: Tim Nyanyian GKI
Lagu: Conrad Kocher (versi a.); Tradisional Tiongkok (Mo Li Hua)
Hak Cipta: Asian Institute for Liturgy and Music & CCA

Atas bumi nan permai, atas langit nan cerah,
atas kasih tersemai dalam hidup semesta:
Kristus, kami naikkanlah syukur, puji dan sembah.

Atas tiap kurnia pada pagi dan petang,
atas bukit dan lembah, surya, bintang yang terang:
Kristus, kami naikkanlah syukur, puji dan sembah.

Atas kasih yang mesra di antara manusia,
atas sanak saudara dalam sorga dan dunia:
Kristus, kami naikkanlah syukur, puji dan sembah.

Atas g’reja yang betah dalam doa dan kerja,
atas korban baktinya bagi Raja semesta:
Kristus, kami naikkanlah syukur, puji dan sembah.

NKB No. 33 AGUNG KASIHMU, ALLAH BAPA
Syair: Great Are Thy Mercies; T.C. Chao / Frank W. Price
Terjemahan: F. Suleeman
Lagu: Tradisional Hu
Hak Cipta: Asian Institute for Liturgy and Music & CCA

Agung kasihMu, Allah Bapa,
sandang pangan cukup ‘Kau beri.
Aku mau memujiMu s’lama-lamanya.
‘Kau bak angin yang se_gar; berhem_buslah!

Jangan cemas, hai umat Allah!
Tuhan tetap mencukupimu.
Kasih_Nya amat besar dinyatakanNya.
Bunga dihiasi_Nya; beta_pa ‘kau?

Salomo tiada mengimbangi
keindahan bakung di lembah
yang ti_dak menghasilkan jubah sehelai.
Janganlah engkau gen_tar. Allah setia!

NKB No. 34 SETIAMU, TUHANKU, TIADA BERTARA
Syair: Great Is Thy Faithfulness; T.O. Chisholm
Terjemahan: E.L. Pohan
Lagu: William M. Runyan
Hak Cipta: Hope Publishing Co.

SetiaMu, Tuhanku, tiada bertara
di kala suka, di saat gelap.
KasihMu, Allahku, tidak berubah,
‘Kaulah Pelindung abadi tetap.

Refrein
SetiaMu Tuhanku, mengharu hatiku,
setiap pagi bertambah jelas.
Yang ‘ku perlukan tetap ‘Kau berikan,
sehingga akupun puas lelas.

Musim yang panas, penghujan, tuaian,
surya, rembulan di langit cerah,
bersama alam memuji, bersaksi
akan setiaMu yang tak bersela.

DamaiMu ‘Kau beri, dan pengampunan
dan rasa kuatir pun hilang lenyap,
kar’na ‘ku tahu pada masa mendatang:
Tuhan temanku di t’rang dan gelap.

NKB No. 35 SELURUH ALAM TAK HENTI
Syair: All Nature’s Works His Praise Declare; Henry Ware Jr.
Terjemahan: B. Maruta / Tim Nyanyian GKI
Lagu: Gottfried W. Fink

Seluruh alam tak henti memuliakanMu;
Mentari, bintang berseri bernyanyilah merdu.
Samud’ra raya, hujan pun mengiringnya serta
memuji riang bertekun Sang Khalik semesta.

Penghuni laut semesta dan unggas yang terbang,
memuji Tuhan, Khaliknya, bersyukur bersenang
Dan kita pun sepatutnya meniru contohnya:
memuji Allah yang esa dengan lagu megah.

‘Ku b’rikan s’luruh hidupku padaMu, Tuhanku;
baik jiwa maupun ragaku menjadi milikMu.
B’ri kasihMu di hatiku tetap berkuasalah
sehingga seg’nap hidupku menjunjung Dikaulah.

NKB No. 36 TERANG MENTARI MEREKAH
Syair: Morning Hymn; Louis F. Benson
Terjemahan: Tim Nyanyian GKI
Lagu: Lawrence Curry

Terang menta_ri merekah, g’lap pun enyah.
BagiMu, Al_lah Yang Esa dan mulia,
pujian syukur kami t’rus naikkanlah

KasihMu ba_gai bintang t’rang di malam g’lap.
Setiap pa_gi rahmatMu ‘Kau b’ri tetap.
BerkatMu pada kami pun takkan lenyap.

Tak kami me_ma_hami hal yang di depan,
berkat kasih_Mu hati pun teguh, tenang.
Dan kami melayaniMu dengan senang.

NKB No. 37 TERBITLAH KINI SANG MENTARI
Syair dan lagu: Mangapul P. Simanjuntak

Terbitlah kini sang matahari
sebagai tanda hari yang baru.
Seluruh alam di terangi
dan kegelapan sudah berlalu.

Refrein
Lebih dahulu kita lakukan:
Mengucap syukur kepada Tuhan,
karena Dia yang menjadikan
malam gelap dan siang terang

Seluruh satwa riang bernyanyi
menyambut pagi dengan ceria
Kita pun patut bert’rima kasih
kepada Allah Maha Pencipta.

Apapun juga kita lakukan
di dalam tugas dan tutur kata,
kita lakukan di dalam Tuhan
sambil bersyukur kepada Allah.

NKB No. 38 T’LAH LEWAT MALAM YANG GELAP
Syair dan lagu: De nacht vlood heen; Celestine Oliphan Schoch
Terjemahan: Tim Nyanyian GKI

T’lah lewat malam yan gelap, datang hari yang cerah!
Dan rasa takut pun lenyap, jiwaku bersukalah!

Refrein
Sungguh nyata damai sorga membuatku bergemar.
Kasih Mukhalis bagiku jadi harta yang besar.

DihapusNya air-mataku dan hatiku pun senang;
Mulailah kembaraku yang menuju sorga t’rang.

Pernah ‘ku dilingkupi g’lap, namun Allah b’ri terang.
Dan damai milikku tetap kar’na sorga ‘ku jelang.

Kuasa Yesus, Tuhanku, membuatku jayalah;
Bernyanyi riang hatiku: ‘ku dibasuh darahNya.

Meski berliku jalanku dan bahaya kutempuh,
tetaplah sukacita karn’a Yesus panduku.

NKB No. 39 DIKAU, ALLAH, ‘KU SEMBAH
Syair dan lagu: Qing Chen Zao Qi Zan Mei Shen; Wang Da Wei
Terjemahan Inggris: God Be Praised
Terjemahan: F. Suleeman
Hak Cipta: China Christian Council

Dikau, Allah, ‘ku sem_bah pada pagi yang cerah,
syukur_ku kepada_Mu atas tiap kurni_a.

‘Kau te_lah menja_ga_ku pada malam yang gelap,
pada hari ini pun bimbing langkahku te_tap.

Sinar_Mu bercah_ya_lah di se_luruh du_nia,
juga dalam hati_ku kasih_Mu pun nyata_lah.

Oleh kuasa Roh Ku_dus basuh dosaku cemar,
baha_rui hidup_ku agar jiwaku ge_mar.

NKB No. 40 MATAHARI BERSINAR
Syair dan lagu: Gembala Setia; Pusat Musik Liturgi

Matahari bersinar di pagi ha_ri.
Hari terang, semua hidup kemba_li.
Bunga mekar, alam segar
memujiMu Allah nan besar.

NKB No. 41 FAJAR MEREKAH
Syair: Golden Break the Dawn; T. C. Chao
Terjemahan Inggris: Frank W. Price (bait 1); D.T. Niles (bait 2-4)
Terjemahan: Tim Nyanyian GKI
Lagu: Hu-Te-ngai

Fajar merekah, surya benderang,
danau dan lembah tampak cemerlang.
Unggas pun terbang, kusuma me_kar,
kasih terbentang di a_lam segar.

Bapa mulia, agung namaMu,
kuasa yang megah ada padaMu.
Hanya Dikaulah patut disem_bah,
Pemb’ri kurnia bagi manusia.

Oh, am_punilah kami yang sesat,
dan ja_uhkanlah dari penjerat.
KasihMu besar bagi duni_a,
kami bergemar sujud menyembah.

Nyata kasihNya pada manusia,
Allah Yang Esa layak disembah.
Kristus datanglah agung dan me_gah,
malam pun enyah, fajar merekah.

NKB No. 42 FAJAR MENYINGSING
Syair: Morning Has Broken; Eleanor Farjeon
Terjemahan: Lembaga Literatur Babtis
Lagu: Tradisional Gaelik
Hak Cipta: David Higham Associates

Fajar menyingsing indah bagaikan
t’rang yang mengiring sabda Tuhan.
Puji Khalikmu atas ciptaan;
tiap pagi baru kurnia Tuhan!

Indahnya hujan dan matahari;
ciptaan Tuhan s’lalu segar.
Puji Khalikmu kar’na di bumi
pohon bertumbuh, bunga mekar!

Siang dan malam, t’rang serta hujan,
indahnya alam karya Tuhan.
Puji Khalikmu yang menciptakan
hari yang lalu, hari depan!

NKB No. 43 SINAR MATAHARI PAGI
Syair: With the Morn in Radiance Breaking; Karpinski
Terjemahan Inggris; W.J. Rose
Terjemahan: Tim Nyanyian GKI
Lagu: Piesn Poranna

Sinar matahari pagi menerangi muka bumi
menjemput seg’nap ciptaan memuliakan nama Tuhan.

Manusia ‘Kau ciptakan dengan s’gala kemuliaan,
acapkali tak bersyukur bahkan sikapnya takabur.

Saat ‘ku terjaga lagi, lalu ‘ku ucapkan janji,
kepadaMu, Sang Pencipta atas s’luruh alam raya.

Syukur kami pun panjatkan atas hidup yang ‘Kau b’rikan,
hari baru kini datang, pimpin kami t’rus berjuang.

NKB No. 44 YA TUHAN, HARI T’LAH BERAKHIR
Syair: The Day Thou Gavest; John Ellerton
Terjemahan: YAMUGER
Lagu: Louis Bourgeois

Ya Tuhan, hari t’lah berakhir,
‘Kau ganti malam yang teduh;
pujian pagi kami ganti
pujian malam bagiMu.

Syukur! GerejaMu berjaga
menurut jam gilirannya,
tetap umatMu beribadah
seputar bola dunia.

Berurut pulau dan benua
menyambut fajar yang cerah,
tak putus umatMu semua
bersilih ganti menyembah.

Di sini hari sudah lalu,
di sana pagi merekah;
selalu oleh suara baru
karyaMu dimuliakanlah!

Sedangkan kuasa dunia goncang,
kekal, ya Tuhan, tahtaMu;
akhirnya bangsa-bangsa datang
menyambut kerajaanMu.

NKB No. 45 PUJIAN MALAM YANG TENANG
Syair: Glory to Thee, My God, This Night; Thomas Ken
Terjemahan: H.A. Pandopo
Lagu: Thomas Tallis

Pujian malam yang tenang padaMu, Allah, Sumber t’rang.
Berilah aku berteduh di bawah sayap rahmatMu.

Ampuni dosa-dosaku yang ‘ku perbuat padaMu,
agar berdamai hatiku denganMu dan sesamaku.

Buatlah jiwaku tent’ram lelap tidur dengan tenang,
hingga di pagi yang cerah, bagiMu aku bekerja.

Jika gelisah tidurku, berikanlah sentosaMu.
Jauhkan mimpi yang seram, agar tidurku pun tent’ram.

Nanti pun malam ‘kan lenyap diganti siang yang tetap,
puji-pujian dariku, tak putus-putus bagiMu!

Pujilah Khalik semesta, Sumber segala kurnia,
sorga dan bumi puji t’rus, Sang Bapa, Putra, Roh Kudus.

NKB No. 46 NYANYIAN MALAM YANG TEDUH
Syair dan lagu: G. Soumokil

Nyanyian malam yang teduh
mengalun syahdu dan merdu
memuji namaMu.

Lembah yang hijau dan tenang
gugusan bukit terbentang,
betapa indahnya.

Bulan dan bintang berseri,
menghias alam yang sepi,
Engkau Penciptanya.

Meskipun malam yang gelap,
cahaya Tuhanku tetap
bersinar bagiku.

Syukur, ya Tuhan, t’rimalah
atas berkat karunia
‘Kau b’rikan padaku.

Sekarang tubuhku lelah,
padaMu aku berserah,
ya Tuhan, jagalah.

NKB No. 47 T’LAH DATANGLAH TAHUN BARU!
Syair: Another Year Is Dawning!; Frances Ridley Havergal
Terjemahan: Tim Nyanyian GKI
Lagu: Tradisional Wales (versi a.); Samuel S. Wesley (versi b.)

T’lah datang tahun baru! Inilah doaku:
Ya Bapa, selamanya anakMu bimbinglah.
Semoga ‘ku alami sejahtera penuh.
Dan ajarku selalu padaMu berserah.

Suatu tahun rahmat kembali datanglah,
terpancar sukacita di dalam wajahMu.
Berhasil dalam karya berkat anugerah,
menyatakan hadirMu di dalam hidupku.

Di dalam tahun baru hatiku rindulah,
melayani ‘Kau, Tuhan, dan jadi saksiMu.
T’lah datang tahun baru! Pintaku inilah:
di bumi dan di sorga ‘Kau, Tuhan, sertaku.

NKB No. 48 HANYA DIALAH YANG TAHU
Syair: Known Only to Him; Stuart Hamblem
Terjemahan: K.P. Nugroho

Bila nampak olehku berjuta bintang di angkasa,
‘ku tak faham yang dilukiskannya.
Namun Tuhan Allahku yang menabur bintang itu,
berencana di tiap karyaNya.

Refrein
Hanya Dialah yang tahu ‘kan segala rahasia,
tiada ‘ku takut ‘kan kuasa gelap.
Masa yang datang tak jelas, tapi ini t’rang bagiku:
Tangan Tuhan yang atur seg’nap

Dalam dunia yang kejam ‘ku bertelut serta bertanya:
“O, mengapakah salibku berat?”
Sabda Tuhan padaku: “Oleh kar’na ‘kau setiawan”,
dikuatkanNya, ‘ku tak penat.

NKB No. 49 TUHAN YANG PEGANG
Syair: I Know Who Holds Tomorrow; Ira F. Stanphill
Terjemahan: K.P. Nugroho
Hak Cipta: Singspiration, Inc.

Tak ‘ku tahu ‘kan hari esok, namun langkahku tegap.
Bukan surya ‘ku harapkan, kar’na surya ‘kan lenyap.
O tiada ‘ku gelisah akan masa menjelang;
‘ku berjalan serta Yesus, maka hatiku tenang.

Refrein
Banyak hal taku ‘ku fahami dalam masa menjelang.
Tapi t’rang bagiku ini: Tangan Tuhan yang pegang.

Makin t’ranglah perjalanan, makin tinggi aku naik.
Dan bebanku makin ringan, makin nampaklah yang baik.
Di sanalah t’rang abadi, tiada tangis dan keluh;
Di neg’ri seb’rang pelangi, kita k’lak ‘kan bertemu.

Tak ‘ku tahu ‘kan hari esok, mungkin langit ‘kan gelap.
tapi Dia yang berkasihan melindungi ‘ku tetap.
meski susah perjalanan, g’lombang dunia menderu.
DipimpinNya ‘ku bertahan sampai akhir langkahku.

NKB No. 50 FAJAR YANG BARU SUDAH REKAH
Syair: Aube nouvelle; M. Scouarnec
Terjemahan: F. Suleeman
Lagu: J. Akepsimas
Hak Cipta: Ed. Musicales Studio SM

Fajar yang baru sudah rekah:
Yesus Kristus datang dalam dunia.
Hari bahagia tinggal tetap:
Siapkan seg’ra jalan bagiNya!
Siapkan seg’ra jalan bagiNya!

Kabar yang baik nyanyikanlah,
Yesus Kristus datang dalam dunia.
Suara yang nyaring pun bergema:
Siapkan seg’ra jalan bagiNya!
Siapkan seg’ra jalan bagiNya!

Bumi yang baru t’lah menjelang,
Yesus Kristus datang dalam dunia.
Damai sejaht’ra tak bersela:
Siapkan seg’ra jalan bagiNya!
Siapkan seg’ra jalan bagiNya!

NKB No. 51 HIBURKANLAH, HIBURKAN UMATKU
Syair: Untung Ongkowijaya
Berdasarkan: Yesaya 40: 1-11
Lagu: Tradisional Batak-Simalungun, “Tading ma ham botou na tading”

Hiburkanlah, hi_burkan umat_Ku,
tenangkan_lah ha_ti Yerusa_lem,
serukanlah, se_rukan pada_nya:
“Perhamba_an te_lah berakhir_lah,
kesalah_annya diampuni
dan hukum_annya diakhiri”.

Terdengarlah su_ara berse_ru:
“Persiap_kanlah jalan TUHAN_mu
di belantara dan di padang pun
luruskan jalan bagi Allah_mu”.
Kemulia_anNya dinyatakan
kepada umat manusia.

Seluruh makhluk hidup di du_nia
bagai kem_bang dan rumput di lem_bah.
mereka akan layu dan ke_ring
bila di_tiup oleh nafas_Nya;
Tetapi firman TUHAN, Allah
tetaplah untuk selamanya.

Nyaringkanlah sua _ramu, hai Si_on!
Di atas gunung-gunung yang ting_gi.
Katakanlah ke_pada Yehu_da:
“Lihat, Di_alah TUHAN, Allah_mu,
bagai Gem_bala yang di padang
membawa pulang yang terbuang”.

NKB No. 52 HAI ORANG YANG BERIMAN
Syair: Rejoice, Rejoice Believers; Laurentius Laurenti
Terjemahan: B. Maruta
Lagu: Henry Thomas Smart

Hai orang yang beriman, tetap waspadalah!
Sebab t’lah larut malam kelam bertambahlah.
Hai jagalah peli_ta dan janganlah cemas,
berjaga dan berdoa, k’lak datang Pelepas.

B’ri lampu t’rus bernyala dan tambah minyaknya.
Janganlah putus asa, tetap bersiaplah.
Pengawal di dewala memandang ke masyrik,
menanti datang fajar yang hilangkan pedih.

‘Kau yang dinanti-nanti, ya Yesus, datanglah.
O Surya Kebenaran, terbit dan naiklah.
Sambil tundukkan diri, jemaat berdoalah:
Penghibur, Jurus’lamat, ya datanglah seg’ra!

NKB No. 53 GAPURAMU TINGGIKANLAH!
Syair: Lift Up Your Heads, Ye Mighty Gates; Georg Weisel / Catherine Winkworth
Tejemahan: B. Maruta / Tim Nyanyian GKI
Lagu: Musikaliches Handbuch Hamburg

Gapuramu tinggikanlah! Hai lihat raja datanglah:
Sang Raja Mahamulia dan Jurus’lamat dunia.

Bukakan pintu hatimu, tempat bertahta Tuhanmu.
serta hiasilah dengan harapan, kasih dan iman.

Ya masuklah, Penebusku! Tebuka lebar hatiku:
Curahkanlah dalam hidupku anugerah dan kasihMu.

NKB No. 54 MULIAKANLAH, HAI JIWAKU
Syair: Magnificant (Kanon)
Berdasarkan: Lukas 1: 46-47
Terjemahan: Rasid Rachman
Lagu: Jacques Berthier, Komunitas Taize

Muliakanlah hai jiwaku,
muliakanlah Tuhan Allah, Jurus’lamatku.
Muliakanlah, muliakanlah,
muliakanlah Tuhan, hai jiwaku!

NKB No. 55 T’LAH TURUN KE DUNIA
Syair: Nggo nusur ku doni; Nyanyian Natal Batak Karo
Terjemahan: E.L. Pohan
Lagu: Tradisional Batak-Karo

T’lah tu_run ke du_nia, tinggalkan tah_ta_Nya,
kemuliaan sor_ga ditanggal se_mes_ta,
tiada bagi_Nya tempat di Bet_le_hem.
O, b’rilah, hai manusia, tem_pat di ha_timu!
Mari sembah, ucap syukur, kar’na be_sar
anug’rah Tuhan_mu yang b’ri Ima_nu_el.

NKB No. 56 SIAPAKAH YANG T’RUS BERJALAN
Syair: Langs de donk’re huizenrijen; Rein Klazes
Terjemahan: B. Maruta
Lagu: J.W. van Setten

Siapakah yang t’rus berjalan
lewat padang dan lembah?
Yakni Yusuf dan Maria
yang pergi ke kotanya.

Perjalanan ke Betlehem
sungguh jauh jaraknya.
Yusuf pun bersusah hati
kar’na Maria lelah.

Tiap rumah didatangi
oleh Yusuf tak jemu.
Sana-sini jawabannya:
“Rumahku sesak penuh”.

Akhirnya mereka dapat
suatu kandang yan gkecil,
lalu di palungan hina
lahirlah Imanuel.

NKB No. 57 BINTANG-BINTANG CEMERLANG
Syair: Dian Qing Fu; Anon
Terjemahan Inggris: Moon and Stars on Christmas Eve; Frank W. Price
Terjemahan: E.L. Pohan
Lagu: Bliss Wiant
Hak Cipta: Christian Conference of Asia

Bintang-bintang cemer_lang pada langit yang ce_rah,
menyinar_i, menghibur_i domba dan gembalanya.
Malam nyaman dan se_nyap, kini berse_ri.
Kidung manis mengge_ma: “Da_mai_lah di duni_a!”

Mari kita berge_gas, menyembah Sang Pene_bus,
Yang t’lah lama dinantikan, janji Tuhan t’lah genap.
Raja Damai nan A_jaib, Bapa Aba_di,
Taruk dari batang Daud, Pe_ne_busmu dari maut.

NKB No. 58 DI LANGIT BERKILAUAN BINTANG
Syair: De sterretjes schenen zo helder; Rein Klazes
Terjemahan: B. Maruta / Tim Nyanyian GKI
Lagu: J.W. van Setten

Di langit berkilauan bintang
dengan cahyanya yang gerlap.
Gembala menjaga di padang,
kawanan ternak yang lelap.

Hai lihatlah langit terbuka,
angkasa menjadi terang.
Seorang malaikat t’lah tiba,
membawa berita senang.

Dan katanya pada gembala,
dengan suaranya yang jelas:
“Di kota Daud Tuhanmu lahir,
ke sanalah ‘kau bergegas!”

Mereka meninggalkan domba,
serta pergi ke Betlehem.
Dicarinya Yesus di sana,
yang sungguhlah Raja Salam.

NKB No. 59 DI MALAM G’LAP, SUNYI SENYAP
Syair: The First Noel; Nyanyian Natal Inggris
Terjemahan: Tim Nyanyian GKI
Lagu: Christmas Carol; Sandy

Di malam g’lap, sunyi senyap nyanyian malak menggegap,
mewartakan hal lahirnya Sang Jurus’lamat dunia.

Refrein
Noel, noel, noel, noel,
lahirlah Raja Israel!

Beritanya t’lah diberi oleh malaikat sorgawi
kepada kaum yang tak lelah menjaga domba-dombanya.

Dan bintang t’rang bersinarlah di langit tinggi yang cerah.
Terang besar di dunia sekarang dan selamanya.

Cahayanya yang gemerlap oleh kaum majus tampaklah;
mereka pun dipandunya mencari Raja Mulia.

Mereka pun bersujudlah, menghormat Bayi yang lemah,
emas dan mur serta menyan t’lah diserahkan padaNya.

Mari teman, nyanyikan t’rus pujian bagi Penebus;
kar’na besar anug’rahNya kepada kita, umatNya.

NKB No. 60 GERANGAN BAYI APAKAH
Syair: What Child Is This?; William C. Dix
Terjemahan: E.L. Pohan
Lagu: Greensleves; Tradisional Inggris

Gerangan ba_yi apakah yang di pangku_an Mar_yam?
kelahiran_Nya didengar gemba_la yang bermalam.

Refrein
Ini_lah Rajamu yang oleh ma_lak dielu.
Mari seg’ra pergi meli_hat Mu_khalismu!

Mengapa Di_a terletak di palung a_mat hi_na?
Sang Kalam su_dah menjelma hendak meno_long kita.

Bawakan mas, mur, dan menyan sebagai per_sembah_an;
akuilah D_ia Rajamu yang b’ri ‘kau ke_lepasan.

NKB No. 61 ADA LAGU SEDAP!
Syair: There’s a Song in the Air; Josiah G. Holland
Terjemahan: B. Maruta / Tim Nyanyian GKI
Lagu: Karl P. Harrington

Ada lagu sedap! Ada bintang terang!
Doa bunda tetap, Bayi tidur tenang.
Bintang gilang-gemilang di malam senyap,
sudah lahir Sang Raja di dunia gelap.

Sukacita besar ada dalam dunia,
ada sorak gemar, lahir Raja mulia.
Bintang gilang-gemilang di malam senyap,
sudah lahir Sang Raja di dunia gelap.

Bintang pun cemerlang atas manusia.
bergemalah tembangn di seluruh dunia.
Tiap hati gembira bernyanyi serta,
kar’na Yesuslah Raja alam semesta.

Kita pun menyembah dengan hati tenang,
beserta malakNya bernyanyilah senang.
Mari kita bersorak di malam kudus,
puji Yesus, Sang Raja dan Sang Penebus.

NKB No. 62 GEMBALA YANG ADA DI PADANG
Syair: De herdertjes lagen bij nachte; Nyanyian Natal Belanda
Terjemahan: YAMUGER
Lagu: Nyanyian Natal Belanda

Gembala yang ada di pa__dang menjaga kawanan ternak;
dombanya terlena dan a__man, jumlahnya terhitung lengkap.
Trus datang malaikat bernyanyi membawa berita besar.
Gembala pergi menjumpa_i di Betlehem T’rang Benar!

Setiba mereka di sa__na melihat Sang Bayi lembut,
terharu mereka bersa__ma berdoa dengan bertelut.
T’rang kudus bersinar di kandang dan hati menjadi cerah,
tatkala mereka meman_dang Penolong manusia.

Ya Anak yang rela terba_ring di kandang yang amat rendah,
supaya padaMu berpa_ling, tobatkanlah kami se’gra.
‘Kau datang menanamkan kasih, pengganti dengki dan perang;
kuasa gelap ‘Kau ata_si, kasihMu kekal menang!

NKB No. 63. MARI, GEMBALA, KE KANDANG
Syair: Kommet, ihr Hirten; Nyanyian Natal Cekoslowakia (Bohemia)
Terjemahan: H.A. Pandopo
Lagu: Tradisional Cekoslowakia (Bohemia)

Mari gem_bala, ke kandang ren_dah.
Mari_lah, lihat_lah Bayi le_mah.
Sungguh bagimu lahir di sini
Juruselamat dunia ini! Perca_ya_lah!

Mari_lah kita ber_sama per_gi
atas pe_tunjuk yang sudah di_b’ri:
masuk memandang Kristus di kandang
dan menyanyikan puji-pujian. Hale_lu_ya!

Sungguh pe_tunjuk ma_laikat be_nar:
Ini_lah Dia, Peng_hibur be_sar!
yang menyampaikan t’rang perdamaian
bagi penghuni seluruh bumi sela_ma_nya!

NKB No. 64 ANGKAT HATIMU, PANDANGLAH
Syair: Jesu! Redemptor omnium; Martin Luther
Terjemahan: Tim Nyanyian GKI
Lagu: Tradisional gerejawi, dari Katholisches Kirchengesangbuch

Angkat hatimu, pandang_lah dalam palungan yang ren_dah
Bayi yang mungil dan ku_dus, NamaNya Kristus Penebus!

Hati bersyukur, berge_mar, madah dan mazmur terde_ngar.
Aku memuji berse_nang, Sang Ba_yi yang tetap tenang.

Hormat dan puji bagi_Nya yang t’lah mengutus Putra_Nya,
para malaikat menem_bang, membuat hati pun senang.

NKB No. 65 BESAR KASIH ALLAH
Syair: The Love of God in Jesus; D. T. Niles
Terjemahan: F. Suleeman
Lagu: Charoen Vijaya
Hak Cipta: Christian Conference of Asia

Besar kasih Allah dalam PutraNya,
yang datang ke dunia demi manusia.

KasihNya mengalir bak sungai deras;
mendamaikan hati, enyahkan cemas.

Dunia dirangkul dengan kasihNya,
dan dosa manusia dihapuskanNya.

Padamu, padaku dilimpahkanNya,
warisan sorgawi besar dan baka.

NKB No. 66 DI DALAM PALUNGAN
Syair: Away in a Manger; William James Kirkpatrick
Terjemahan: YAMUGER
Lagu: James R. Murray

Di dalam palungan tiada yang lain,
terbaringlah Yesus berbalutkan kain.
BintangNya di langit mengkilap terang
dan Yesus tertidur lelap dan tenang.

Ternak bersuara membangunkanNya,
tetapi Sang Bayi tiada resah.
Ya Yesus, sekarang hatiku tent’ram,
Engkaulah Temanku di malam kelam.

Ya Yesus, Tuhanku, dengar doaku:
tetaplah sertaku dengan kasihMu.
Semua anakMu berilah berkat
dan hidup sertaMu di sorga kelak.

NKB No. 67 PADA HARI NATAL
Syair: Noel Nouvelet; Nyanyian Natal Perancis
Terjemahan: H.A. Pandopo
Lagu: Tradisional Perancis

Pada hari Natal, mari, nyanyilah!
Allah Mahatinggi muli_akanlah!
Lahir Mesias, Pembaru dunia!
Pada Hari Natal, mari, nyanyilah!

Kata sang malaikat, “Jangan terkejut!
Cari dalam kandang, bayi yang lembut.
Dia Tuhanmu yang patut ‘Kau sembah.”
Pada Hari Natal, mari, nyanyilah!

Orang Majus ikut bintang cemerlang,
datang dari jauh ke kota Betlehem.
Mur, kemenyan dan emas hadiahnya.
Pada Hari Natal, mari, nyanyilah!

Lihat Jurus’lamat, Yesus Penebus!
Ia mengungkapkan rah’sia kudus,
rela berkurban demi manusia.
Pada Hari Natal, mari, nyanyilah!

NKB No. 68 YESUS BERFIRMAN
Syair: Jesus the Lord Said: I Am the Bread; Dermott Monahan
Terjemahan: F. Suleeman
Lagu: Yisu Ne Kaha; Tradisional Urdu
Hak Cipta: Christian Conference of Asia

Yesus berfirman: “Akulah Roti Hidup bagi manusia,
Roti Hidup bagi manusia, Roti Hidup bagi manusia.”
Yesus berfirman: “Akulah Roti Hidup bagi manusia.”

Yesus berfirman: “Akulah Terang dalam dunia yang gelap,
Terang dalam dunia yang gelap, Terang dalam dunia yang gelap.”
Yesus berfirman: “Akulah Terang dalam dunia yang gelap.”

Yesus berfirman: “Akulah Kebangkitan, Hidup yang kekal,
Kebangkitan, Hidup yang kekal, Kebangkitan, Hidup yang kekal.”
Yesus berfirman: “Akulah Kebangkitan, Hidup yang kekal.”

NKB No. 69 YESUS T’LAH DATANG KE DUNIA CEMAR
Syair: Seeking for Me!; Anon
Terjemahan: Tim Nyanyian GKI
Lagu: c.a E.E. Hasty

Yesus t’lah datang ke dunia cemar,
lahir di kandang yang hina rendah.
NamaNya indah dan ajaib benar! Dia mencariku!
Dia mencariku! Dia mencariku!
NamaNya indah dan ajaib benar! Dia mencariku!

Yesus telah mati di Golgota,
hutang dosaku dilunasiNya.
Sungguh mulia perbuatanNya! Dia membasuhku!
Dia membasuhku! Dia membasuhku!
Sungguh mulia perbuatanNya! Dia membasuhku!

Yesus, Mukhalis, tetap s’lamanya,
di saat ‘ku sesat, jauh dariNya.
Sungguh lembut terdengar suaraNya! Dia memanggilku!
Dia memanggilku! Dia memanggilku!
Sungguh lembut terdengar suaraNya! Dia memanggilku!

Yesus, Mukhalis, kembali kelak,
janjiNya yang indah akan genap.
Nanti ‘ku lihat di langit gerlap: Dia menyambutku!
Dia menyambutku! Dia menyambutku!
Nanti ‘ku lihat di langit gerlap: Dia menyambutku!

NKB No. 70 WAKTU DI SORGA PUJIAN BERTALUN
Syair: One Day When Heaven Was Filled; Charles H. Marsh
Terjemahan: YAMUGER
Lagu: J. Wilbur Chapman
Hak Cipta: C.H. Marsh

Waktu di sorga pujian bertalun,
dosa di dunia pun hitam kelam,
Yesus dilahirkan oleh perawan,
hidup di dunia menjadi terang.

Refrein
Maha pengasih hidup dan mati
untuk menghapus dosaku bersih;
kebangkitanNya dasar imanku,
kedatanganNya berkat abadi.

Ia dibawa ke bukit Kalvari:
Ia dipaku di kayu salib,
Ia menanggung sengsara dan nista;
‘ku ditebus dari dosa keji.

Ia dikubur di taman yang sunyi,
habis disiksa, terbaring tenang.
Yesus yang mati dijaga malaikat:
Ia harapan dunia kelam.

Kubur tak mampu menahan Tuhanku,
maka tergulinglah batu tebal.
Yesus t’lah bangkit menundukkan maut
naik ke sorga, Tuhanku kekal!

Bila kelak terdengar sangkakala,
Tuhanku datang dengan mulia,
kita pun bangkit dan hidup kembali
bersama Dia, Sang Raja Baka.

NKB No. 71 SEBUAH NAMA YANG PERMAI
Syair: O How I Love Jesus; F. Whitfield
Terjemahan: Tim Nyanyian GKI
Lagu: Tradisional Amerika

Sebuah nama yang permai, sedaplah ‘ku dengar;
‘ku rindu menyanyikannya, membuat bergemar.

Refrein
‘Ku mengasihiNya, Yesus Penebusku,
‘ku mengasihiNya, membalas kasihNya!

Terungkap dalam namaNya hal kasih Penebus,
dihapus dosa manusia dengan darah kudus.

Terungkap kasih dan berkat yang dib’ri Bapaku,
meskipun jalanku berat, tetaplah langkahku.

Terungkaplah hal kasihiNya di dalam namaNya,
melipur hati yang resah, tiada bandingannya.

NKB No. 72 NAMA YESUS YANG BERKUMANDANG
Syair: Jesus name nie verklinget; David Welander
Terjemahan: H.A. Pandopo
Lagu: Tradisional Zulu
Hak Cipta: Hanssler-Verlag

Nama Yesus berkumandang di sejarah dunia!
Nama Yesus menyampaikan damai dan bahagia!
Hai, dengarkan panggilanNya dan tinggalkan dosamu:
tiap orang yang percaya pada Dia berteduh.

Refrein
Yesus, ‘Kaulah Surya rahmat, ‘Kau kobarkan hatiku.
Bersyukur di jalan s’lamat, aku puji namaMu!

Nama Yesus bercahaya di segala negeri;
dalam t’rang penghiburanNya, pengharapan berseri!
nama itu mengenyahkan kegelapan dunia;
kuasa dosa dikalahkan oleh nyala kasihNya!

Nama Yesus maha agung dan semaraknya tetap;
diterangiNya jiwaku, biar malam pun gelap.
Langit bumi ‘kan binasa, matahari terbenam,
Nama Yesus berkuasa dan abadi cemerlang!

NKB No. 73 KASIH TUHANKU LEMBUT!
Syair dan lagu: Teed’re Liefde van den Heer!; J. Hovy
Terjemahan: Tim Nyanyian GKI

Kasih Tuhanku lembut! PadaNya ‘ku bertelut
dan ‘ku dambakan penuh: Kasih besar!
Yesus datang di dunia, tanggung dosa manusia;
bagiku pun nyatalah: Kasih besar!

Refrein
Kasih besar! Kasih besar!
Tidak terhingga dan ajaib benar: Kasih besar!

DitolongNya yang penat dan berbeban berat
juga orang yang sesat, Kasih besar!
Walau hatimu cemar, kasihNya lebih besar
dan membuat ‘kau benar, Kasih besar!

Wahai insan, datanglah! Mari sambut kasihNya
ingat akan janjiNya: Kasih besar!
Yesus t’lah memanggilmu, simak suaraNya merdu
dan serahkan hatimu, Kasih besar!

NKB No. 74 HOSANA
Syair dan lagu: Hosanna; Zangbundel – Johan de Heer
Terjemahan: Tim Nyanyian GKI

Hosana, Hosana, Hosana!
Hosana pujilah terus, nyanyikanlah syukur,
kepada Yesus, Penebus, dendangkanlah mazmur!

Refrein
Hosana berkumandanglah, dengarkan suaranya!
Hai putra-putri, nyanyilah bersama malakNya!
Hai putra-putri, nyanyilah, suaramu angkatlah!
Hai putra-putri, nyanyilah bersama malakNya!

Hosana, Hosana, Hosana!
Hosana! Lihat Rajamu berjalan dengan gah
Khalayak ramai berseru: “Ikutlah menyembah!”

Hosana, Hosana, Hosana!
Hosana! Angkatlah terus pujian tak henti,
Naikkan lagu yang kudus, menyambut Al-Masih.

NKB No. 75 KE YERUSALEM, YESUS, DATANGMU
Syair: Draw Nigh to Thy Jerusalem, O Lord; J. Taylor
Terjemahan: B. Maruta / Tim Nyanyian GKI
Lagu: Walter Greatorex

Ke Yerusalem, Yesus, datangMu
disambut sorak-sorai umatMu:
“Mubaraklah! Hosana Anak Daud!”
Kepada Dikau kami pun berpaut.

T’lah siaplah baik lorong dan lebuh
menyongsong dengan rindu datangMu,
serta tekun tanpa berkeluh,
menanti penggenapan janjiMu.

Hosana! Kami sambut datangMu,
terbuka hati kami bagiMu.
Masuklah, Tuhan, tinggallah tetap
sekarang dan selama-lamanya.

NKB No. 76 DENGAN MEGAH ‘KAU MAJU T’RUS!
Syair: Ride On, Ride On in Majesty!; Henry H. Milman
Terjemahan: B. Maruta / Tim Nyanyian GKI
Lagu: John Bacchus Dykes (versi a.); Graham George (versi b.)

Dengan megah ‘Kau maju t’rus!
Dengar khalayak berseru:
“Hosana bagi Anak Daud!”
menyambut kedatanganMu.

Dengan megah ‘Kau maju t’rus!
Terhampar pada jalanMu
daun palma dan pakaian pun,
meski di ambang ajalMu.

NKB No. 77 LIHATLAH ANAK INSAN
Syair dan lagu: M. Karatem

Lihatlah Anak Insan berjubahkan kain ungu.
Di kepalaNya dikenakan mahkota berduri.
Menetes peluh dan darah, mengucur membasah bumi
serasa lutut tak mampu menopang tubuh lagi.

Bertubi cambuk, tombak melayang menghujam tubuh.
Bertaburan ludah hinaan dan tawa ejekan.
Betapa bunda Maria tersungkur menahan duka;
semua kekasih Yesus menangis tersedu.

Dengan megah ‘Kau maju t’rus!
Sekarang Yesus, Anak Daud,
mulailah kemenanganMu
melawan dosa serta maut.

Dengan megah ‘Kau maju t’rus!
Perang terakhir menjelang.
Sang Bapa pada tahtaNya,
menanti ‘Kau akan menang.

Dengan megah ‘Kau maju t’rus!
Tertunduklah kepalaMu.
Di salib, melalui maut,
‘Kau jadi Raja, Tuhanku.

NKB No. 78 HAI JANGAN ‘KAU RATAPI DIA
Syair: Weep Not for Him Who Onward Bears; Thomas B. Pollock
Terjemahan: B. Maruta /Tim Nyanyian GKI
Lagu: Green Book of Psalmody

Hai jangan ‘kau ratapi Dia yang pikul salibNya,
menuju puncak Golgota demi manusia.

Dan bukan kar’na dosaNya Tuhanku didera,
sengsara pun dipikulNya di bukit Golgota.

Pedihlah rasa hatiNya, gelisah dan penat,
sebab semua haruslah ditanggungNya berat.

DilihatNya manusia tertawan dosanya,
dan yang menolak kasihNya, tentu binasalah.

SengsaraMu, ya Tuhanku, ‘kan ‘ku kenang tetap,
sebab cela dan dosaku, hatiku pun gelap.

NKB No. 79 SAMBIL KEPALAMU ENGKAU TUNDUKKAN
Syair: And Now Beloved Lord Thy Soul Resigning; Johann Gottfried Schinkt
Terjemahan: B. Maruta
Lagu: Johann Gottfried Schinkt

Sambil kepalaMu Engkau tundukkan
dan berseru dengan suara besar,
jiwaMu, ya Penebus, ‘Kau serahkan
kepada BapaMu dengan sedar.

Rela ‘Kau, Tuhan, memikul sengsara
pun rela Dikau menghadapi maut.
Di dalam matiMu tampak sejaht’ra
sampai ke akhirnya, ya Anak Daud.

Ya Jurus’lamatku, ‘pabila nanti
‘ku meninggalkan alam yang fana.
B’rilah ‘ku damaiMu di dalam hati
dan pada jalanku t’rangMu baka.

B’ri mataku t’rus memandang salibMu
di kala t’lah menjelang ajalku.
Sambil terus ‘ku dipimpin tanganMu,
b’rilah ‘ku masuk perhentianMu.

NKB No. 80 DI BUKIT GOLGOTA
Syair: Tim Nyanyian GKI
Lagu: Esti W. Kristofera

Di bukit Golgota tersalib Tuhanku,
dan dosa dunia ditanggung olehNya.
Tercurah darahNya bagimu, bagiku,
kasihNya yang besar terus terpancarlah.

Pengawal yang kejam mencambuk tubuhNya,
mencaci, mencela, menghujat, mencerca.
Tetapi dosanya dilupakan seg’ra,
ucapan terdengar: “Bapa, ampunilah!”

Ketika didera, sengsaraNya pedih,
Tuhanku berseru kepada BapaNya:
“Eloi, Eloi, lama sabakhtani?”
Derita pun genap ditanggung olehNya.

NKB No. 81 PANCARAN AIR MILIKNYA
Syair: His Are the Thousand Splarkling Rills; C. F. Alexander
Terjemahan: B. Maruta / Tim Nyanyian GKI
Lagu: Samuel Howard

Pancaran air milikNya, pun sungai, danau, serta laut,
tetapi Yesus berkesah: “Betapa Aku haus.”

Tikaman tombak yang kejam dan aib dosa manusia,
terpadu dalam ratapanNya di salib Golgota.

Meski dahaga dan lelah, namun tak dihiraukanNya,
kar’na manusia bercela t’rus dirindukanNya.

Ya Yesus, Jurus’lamatku, ‘Kau tanggung aib dosaku;
Dahaga dan sengsaraMu patutlah milikku.

NKB No. 82 T’LAH TERDENGAR DI GOLGOTA
Syair: From Calvary a Cry Was Heard; Cunningham
Terjemahan: F. Suleeman
Lagu: Henry K. Oliver

T’lah terdengar di Golgota rintihan lirih dan pedih.
Yesus disalib, didera, menanggung siksa yang keji.

Awan gelap pun turunlah di atas Yesus, Penebus.
Dan musuh-musuh mencerca, mengejek Putra yang kudus.

Cambuk dan tajuk yang kejam harus ditanggung olehNya.
Namun derita terseram saat ditinggal BapaNya.

Wahai dunia, soraklah! Angkat lagumu yang megah!
Yesus t’lah mati disesah, menghapus dosa manusia.

NKB No. 83 NUN DI BUKIT YANG JAUH
Syair dan lagu: On a Hill Far Away / The Old Rugged Cross; George Bennard
Terjemahan: YAMUGER
Hak Cipta: Rodeheaver Co.
Hak Cipta: George Bennard

Nun di bukit yang jauh, tampak kayu salib;
lambang kutuk nestapa, cela.
Salib itu tempat Tuhan Mahakudus
menebus umat manusia.

Refrein
Salib itu ‘ku junjung penuh,
hingga tiba saat ajalku.
Salib itu ‘ku rangkul teguh
dan mahkota kelak milikku.

Meski salib itu dicela, dicerca,
bagiku tiada taranya.
Anak Domba kudus masuk dunia gelap,
disalib kar’na dosa dunia.

Indahlah bagiku salib hinia keji,
berlumuran darahNya kudus;
hilanglah dosaku, sucilah hatiku
berkat korban Yesus Penebus.

‘Ku setia tetap ikut jalan salib,
meski diriku pun dicela.
Satu saat kelak ‘ku dibawa pergi
ke tempat kemuliaanNya.

NKB No. 84 ‘KU B’RIKAN BAGIMU TUBUHKU, DARAHKU
Syair: I Gave My Live for Thee; Frances Ridley Havergal
Terjemahan: Tim Nyanyian GKI
Lagu: Philip P. Bliss

‘Ku b’rikan bagimu tubuhKu, darahKu,
engkau pun ‘Ku tebus, selamat jiwamu.
Bagimu ‘Ku b’ri hidupKu; apakah ba_lasmu?
Bagimu ‘Ku b’ri hidupKu; apakah ba_lasmu?

TahtaKu mulia; dan rumah yang gelap,
telah ‘Ku tinggalkan, demi dunia gelap.
‘Ku tinggalkan semuanya; apakah ba_lasmu?
‘Ku tinggalkan semuanya; apakah ba_lasmu?

‘Ku sudah disesah, tersiksa dan pedih,
supaya hilanglah dosamu yang keji.
‘Ku pikul sa_lib bagimu; apakah ba_lasmu?
‘Ku pikul sa_lib bagimu; apakah ba_lasmu?

Dan dari rumahKu, ‘Ku bawa bagimu
kes’lamatan penuh, ampunan, kasihKu.
Bagimu ‘Ku b’ri kurnia; apakah ba_lasmu?
Bagimu ‘Ku b’ri kurnia; apakah ba_lasmu?

NKB No. 85 KAR’NA KASIHNYA
Syair dan lagu: It Was Love; E.G. Heidelberg
Terjemahan: K.P. Nugroho

Mengapa Yesus turun dari sorga, masuk dunia g’lap penuh cela;
berdoa dan bergumul dalam taman, cawan pahit pun dit’rimaNya?
Mengapa Yesus menderita, didera, dan mahkota duri pun dipakaiNya?
Mengapa Yesus mati bagi saya?

KasihNya, ya kar’na kasihNya.

Mengapa Yesus mau pegang tanganku, bila ‘ku di jalan tersesat?
Mengapa Yesus b’ri ‘ku kekuatan, bila jiwaku mulai penat?
Mengapa Yesus mau menanggung dosaku, b’ri ‘ku damai serta sukacitaNya?
Mengapa Dia mau melindungiku?

KasihNya, ya kar’na kasihNya.

NKB No. 86 WAKTU HARI MASIH G’LAP
Syair: ‘s Morgens in de stille hof; Jo Kalmijn-Spierenburg
Terjemahan: B. Maruta
Lagu: Nelly Poortier

Waktu hari masih g’lap, alam masih sunyi,
ada burung bangunlah dan seg’ra bernyanyi.

Lihat, ada t’rang cerlang bagai matahari.
Laskar yang melihatnya takut, lalu lari.

Seorang malak turunlah lalu menggulingkan
batu bundar dan besar, batu kubur Tuhan.

Dan keluar Penebus dari kubur itu,
Ia masuk t’rang fajar dan hari baru.

Burung-burung di kebun nyanyi bergembira:
“Sungguh Yesus hiduplah, Amin, Haleluya!”

NKB No. 88 HAI, MARI NYANYI BERSENANG
Syair: Daar het nu feest van Pasen is; Nyanyian Paskah Belanda
Terjemahan: B. Maruta
Lagu: Ootmarsum; Tradisional Belanda

Hai, mari nyanyi bersenang, Haleluya!
Memuji Yesus yang menang,
Haleluya, haleluya, haleluya!

Mukhalis sudah bangkitlah, Haleluya!
Dan sungguh kosong kuburNya,
Haleluya, haleluya, haleluya!

Betapa juga jalanku, Haleluya!
Jiwaku nyanyi tak jemu,
Haleluya, haleluya, haleluya!

NKB No. 89 ‘KU TAHU MUKHALISKU HIDUP
Syair: I Know That My Redeemer Liveth; Jessie Brown Pound
Terjemahan: E.L. Pohan
Lagu: James H. Fillmore

‘Ku tahu: Mukhalisku hidup dan k’lak berdiri di dunia.
Dan Tuhan b’ri hidup abadi, rahmat dan kasih milikNya.

Refrein:
‘Ku tahu: Yesus itu hidup kelak berdiri di dunia.
Hidup abadi diberiNya, rahmat dan kasih milikNya.

‘Ku tahu bahwa janji Tuhan tetap tepat, bukan semu.
Kendati tubuh ini hancur, k’lak kami akan bertemu.

‘Ku tahu disediakanNya tempat tinggalku abadi.
Dan aku k’lak ‘kan dijemputNya: kasihNya tidak terperi.

NKB No. 90 YESUS, ENGKAULAH RAJAKU
Syair: King of My Life / Lead Me to Calvary; Jennie Evelyn Hussye
Terjemahan: F. Suleeman
Lagu: William J. Kirkpatrick

Yesus, Engkaulah Rajaku – Junjungan mulia;
‘Kan ‘ku kenang sengsaraMu di bukit Golgota.

Refrein
‘Kan ‘ku kenang Getsemani, ‘kan ‘ku kenang sesah keji.
Oh, sungguh ajaib kasihMu, pimpinlah hidupku.

Tuhan, tunjukkan kuburMu yang sunyi dan gelap.
malak sorgawi yang teguh berjaga tak lelap.

‘Ku ingin bagai Maria yang mengasihiMu,
hatiku rindu s’lamanya mengikut langkahMu.

Biar ‘ku pikul salibku, ikut perintahMu
dan menghayati susahMu; ‘Kau mati gantiku.

NKB No. 91 MULIA, MANIS, DAN LEMBUT
Syair: Majestic Sweetness Sits Enthroned; Samuel Stennett
Terjemahan B. Maruta / Tim Nyanyian GKI
Lagu: Thomas Hastings

Mulia, manis, dan lembut raut muka Penebus,
pun tutur kataNya penuh anugerah kudus,
anugerah kudus.

Besar kuasa Tuhanku, tiada bandingnya,
di sorga dan di bumi pun teguh wibawaNya;
teguh wibawaNya

Tatkala aku terbenam seg’ra ditolongNya.
Dan ringan segenap beban sebab ditanggungNya;
sebab ditanggungNya.

Semua harta hidupku dib’rikan olehNya;
kuasa maut telah lebur, ‘ku dis’lamatkanNya;
‘ku dis’lamatkanNya.

Ke sorga, rumah yang terang, ‘ku dihantarNya,
‘ku lihat cahya yang cerlang, jiwaku bahagia;
jiwaku bahagia.

Anug’rah kasih yang penuh dib’rikan padaku.
Ya Yesus, jiwa-ragaku kub’rikan padaMu;
kub’rikan padaMu.

NKB No. 92 TEGAK TERUS MEGAH
Syair: The Cross It Standeth Fast / Hallelujah for the Cross!; Horatius Bonar
Terjemahan: E.L. Pohan (bait 1-2); Tim Nyanyian GKI (bait 3)
Lagu: James McGranahan

Tegak terus megah, Haleluya, haleluya,
dan tidak ‘kan rebah! Haleluya, haleluya!
Neraka menggeram dan jagad pun kelam,
salib tak ‘kan redam, ‘kan berdiri dengan gah!

Refrein
Haleluya, haleluya, angkat tinggi panjimu.
Haleluya, haleluya, maju untuk Rajamu!

Kibarkan panjimu! Haleluya, haleluya,
melawan seteru! Haleluya, haleluya!
Tetakkan pedangmu, kenakan zirahmu!
Imanmu perteguh, ‘tuk membela Rajamu!

Pendosa ditebus! Haleluya, haleluya,
dengan darah kudus! Haleluya, haleluya!
Marilah menyembah di bawah salibNya,
dengan lagu megah – Rajamu agunglah!

NKB No. 93 SEGALA PUJI NAMANYA
Syair: Blessed Be the Name / All Praise to Him Who Reigns Above; W. H. Clark (tanpa refrein); Ralph E. Hudson (refrein)
Terjemahan:Tim Nyanyian GKI
Lagu: Ralph E. Hudson

Segala puji bagiNya di tahta mulia,
yang sudah memb’ri PutraNya kepada dunia.

Refrein
Puji namaNya, puji namaNya, mari pujilah namaNya!
Puji namaNya, puji namaNya, mari pujilah namaNya!

O Nama Yesus mulia di alam semesta;
Malaikat t’rus memujiNya di sorga yang baka.

Mukhalis, Sobat yang benar, disiksa, didera;
Rencana Allah t’lah genap demi manusia.

Dialah Raja yang besar, tiada bandingnya;
SabdaNya adil dan benar selama-lamanya.

NKB No. 94 YESUS, TERPUJI ENGKAU
Syair: Jesus, to Thee Glory Be; D. T. Niles
Terjemahan: H.A. Pandopo
Lagu: Tradisional India-Tamil
Hak Cipta: Christian Conference of Asia

Refrein
Yesus, terpuji Engkau, Yesus, terpuji, Yesus, terpuji Engkau! Amin.
Yesus, terpuji Engkau, Yesus, terpuji, Yesus, terpuji Engkau!

Firman Illahi, Pencipta semua,
bagai manusia ‘Kau sudah datang,
agar manusia Engkau selamatkan.

Firman kekal dalam rupa insani,
yang bagai hamba telah melayani,
kini dalam sorga ‘Kau Raja abadi.

Imam besar yang mendoakan kami,
‘Kau akan datang kelak bagai Hakim
untuk memberikan sentosa sorgawi.

NKB No. 95 DI SORGA YANG TERANG
Syair: Above the Clear Blue Sky; John Chandler
Terjemahan: B. Maruta
Lagu: Edward J. Hopkins

Di sorga yang terang, di rumah yang baka,
Malaikat bersenang memuji Allahnya: Haleluya!
Tak habisnya pujiannya: Halleluya!

Di dalam dunia jemaat Tuhan Hu
menaikkan bagiNya pujian yang merdu: Haleluya!
Tak habisnya pujiannya: Haleluya!

B’ri, Tuhan, kasihMu kudus dan mulia
mengalas hidupku selama-lamanya: Haleluya!
Pekik gemar k’lak terdengar: Haleluya!

B’ri FirmanMu tetap di bumi terdengar
dan orang yang sesat dijadikan benar: Haleluya!
Semuanya bernyanyilah: Haleluya!

NKB No. 96 DATANG, YA ROH KUDUS
Syair dan lagu: G. Soumokil

Datang, ya Roh Kudus, masuki hidupku,
b’ri apiMu, b’ri sinarMu.
Datang, o datang dan bertahta di hatiku.
Datang, ya Roh Kudus, dalam hidupku.

‘Kaulah Penolongku, ‘Kaulah Penghiburku,
Perisaiku, Pembimbingku,
Roh Yesus Kristus dari tahta yang mulia.
Datang, ya Roh Kudus, dalam hidupku.

Ya Surya hidupku, Harapan umatMu,
penuhilah ciptaanMu
dengan anugerah dan kasih setiaMu.
Datang, ya Roh Kudus, dalam hidupku.

NKB No. 97 ROH KUDUS, YA, TURUNLAH
Syair: Veni, Sancte Spiritus / Daal oop ons, o Heil’ge Geest; menurut Stephen Langton
Terjemahan: B. Maruta
Lagu: Tradisional Gereja Katolik kuno

Roh Kudus, ya, turunlah dalam hati yang lemah;
Tolonglah yang miskin papa, yang celaka dan nestapa;
Juga kami yang lelah. Roh Kudus, ya, turunlah.

Ya Penghibur yang benar dalam susah yang besar.
Dalam hidup, dalam mati, ‘Kau Penolong yang sejati.
‘Kau menghilangkan gentar, ya Penghibur yang benar.

Kar’na nyala apiMu dan kuasa tanganMu,
kami tak gentar dan tahan penyerangan si pelawan.
Iman kami t’rus teguh kar’na nyala apiMu.

Roh Kudus, ya turunlah dalam hati yang lemah;
curahkanlah atas kami pemberianMu yang suci,
dan sembuhkan dunia. Roh Kudus, ya, turunlah.

NKB No. 98 ROH KUDUS, ILHAMI KAMI
(Kanon 2 suara)
Syair: Holy Spirit, Hear Us; William Henry Parker
Terjemahan: H.A. Pandopo
Lagu: Kenneth George Finlay

Roh Kudus, ilhami kami umatMu;
datang dan kuduskan kidung yang merdu.

Roh Kudus, arahkan doa umatMu;
ajar kami ucap apa yang perlu.

Roh Kudus, terangi hati umatMu,
agar memahami Kitab yang kudus.

Roh Kudus, jadikan kami, umatMu,
meneladan Yesus yang lemah lembut.

Roh Kudus, tolonglah kami s’lamanya,
menentang yang jahat oleh yang benar.

NKB No. 99 O ALLAH, BAPA KAMI
Syair: O Dieu, pour te connaitre; Klimen Bosak / Francis House
Terjemahan: F. Suleeman / Untung Ongkowidjaja
Lagu: Tradisional Husit-Cekoslowakia

O Allah, Bapa kami, ‘Kau patut dimuliakan;
PadaMu kami mohon: Roh KudusMu curahkan.
Serta ajarlah kami setia dalam iman,
Lepaskan kami pula dari seg’nap cobaan.

O Kristus, Tuhan kami, Engkaulah citra Allah,
RohMu t’lah ‘Kau janjikan kepada yang percaya.
Dan kinilah saatnya janjiMu ‘Kau genapi;
KepadaMu, ya Tuhan, inilah doa kami.

O Roh Kudus, Engkaulah Pembimbing yang setia,
Penghibur yang sejati, Penolong manusia.
Sekarang b’rilah kami kurniaMu abadi,
serta damai sejaht’ra tinggallah dalam hati.

NKB No. 100 RINDUKAH ENGKAU MENDAPAT BERKAT TUHAN
Syair dan lagu: Bring Your Vessels, Not a few; C. H. Morris
Terjemahan: Tim Nyanyian GKI

Rindukah engkau mendapat berkat Tuhan yang penuh
di seluruh hidupmu?
Mintalah kepada Bapamu yang janjiNya teguh:
menyertai langkahmu.

Refrein
Roh Kudus terus meluap di hatimu,
kar’na Tuhan berpesan: “Bawalah bejanamu”.
Roh Kudus terus meluap di hatimu,
pun dengan kuasaNya.

Bawalah bejanamu yang kosong pada Penebus,
wahai kawan yang lesu.
Dengan hati yang rendah tetap nantikan Roh Kudus,
masuk dalam hatimu.

O anugerah ilahi pun mengalirlah terus,
tak berubah kasihNya.
Bejanamu ‘kan terisi oleh kuasa Roh Kudus;
ya dan amin janjiNya.

NKB No. 101 PADA HARI PENTAKOSTA
Syair: Holy Spirit, Giv’n to Us; John, Ji-giok Tim / Kathleen Moody
Terjemahan: F. Suleeman
Lagu: Raymond Adams

Pa_da hari Pentakos_ta Roh Ku_dus tercu_rah_lah
a_tas murid-murid Ye_sus; g’re_ja pun berdi_ri_lah.

Refrein
O Roh Al_lah, tolong ka_mi menge_nal wiba_wa_Mu;
dan bebaskan dari si ja_hat o_leh kuasaMu te_guh

Ra_sa takut t’lah digan_ti de_ngan hati tak gen_tar;
Pa_ra murid pun bersak_si: ‘Ye_sus Kristus, Tu_han_lah.”

Roh Ku_dus telah memim_pin u_mat Allah di du_nia;
pa_ra rasul pun diu_tus men_ye_barkan In_jil_Nya.

Roh Ku_dus pimpinlah ka_mi, jauh_kan dari yang ce_mar.
Kris_tus_lah harapan ka_mi, sum_ber kasih yang be_sar.

NKB No. 102 SEBARKAN WARTANYA
Syair: The Comforter Has Come; Frank Bottome
Terjemahan: F. Suleeman
Lagu: William J. Kirkpatrick

Sebarkan wartaNya kepada manusia
yang hidup berkesah di dunia resah.
Maklumkan segera berita mulia:
Penghibur tibalah!

Refrein
Penghibur tibalah! Penghibur tibalah!
Roh Allah yang kudus berlimpahlah terus.
Sebarkan wartanya kepada manusia:
Penghibur tibalah!

T’lah lewat malam g’lap, diganti t’rang tetap,
derita yang berat telah hilang lenyap.
Dan tiba harinya, janjiNya pun genap:
Penghibur tibalah!

Hai, sambut segera Sang raja yang besar,
mencari manusia, berdosa dan cemar.
Mereka ditebus, soraknya terdengar:
Penghibur tibalah!

Besarlah kasihNya! ‘Ku masyhurkan lekas,
kepada dunia yang bimbang dan cemas.
Dan citra Tuhanku ‘ku pancarkan jelas:
Penghibur tibalah!

NKB No. 103 MURID-MURID T’LAH BERHIMPUN
Syair: Tim Nyanyian GKI
Lagu: Untung Ongkowidjaja

Murid-murid t’lah berhimpun,
dalam ruang yang senyap.
Sampai Roh Kudus pun turun,
janji Allah t’lah genap.

Refrein
Ya Roh Kudus, turunlah,
Ya Roh Kudus, turunlah,
Ya Roh Kudus, turunlah
di antara umatMu.

Dan suara membahana
bagai angin yang kencang.
Roh Kudus telah tercurah
bagai api yang terang

Sejak hari Pentakosta
kuasa Roh pun nyatalah;
Juga dalam hidup kita,
roh dan jiwa kuatlah.

NKB No. 104 APINYA BERKOBAR DALAM HATIKU
Syair dan lagu: I Can Feel the Fire Aburning; W. Elmo Mercer
Terjemahan: K.P. Nugroho

ApiNya berkobar dalam hatiku,
‘Ku girang kar’na Yesus yang memb’ri.
Dihangatkan jiwaku, tak perlu ‘ku mengeluh,
darahNya membasuh diriku bersih.

Refrein
ApiNya terang, jiwaku senang,
muliakanlah Tuhanku;
Haleluya bergemar, Yesus Raja yang benar,
apiNya berkobar dalam hatiku.

ApiNya berkobar dalam hatiku,
gembira hatiku selamanya.
‘Ku bersaksi berseru: ”Yesus Jurus’lamatku”
kar’na ‘ku berpegang pada janjiNya.

ApiNya berkobar dalam hatiku,
jiwaku s’lamat kar’na kuasaNya.
Nyala kasih dalamku, mengalahkan seteru;
Roh memimpin hidupku seluruhnya.

ApiNya berkobar dalam hatiku,
dinyalakan iman, harapanku.
‘Ku bersaksi bagiNya, muliakan namaNya,
agar nyata kasih Kristus, Tuhanku.

NKB No. 105 ‘KAU T’RIMA KUASA
Syair dan lagu: Mangapul P. Simanjuntak
Berdasarkan: Kisah Para Rasul 1:8

‘Kau t’rima kuasa Roh Kudus yang tu_run ke atasmu
dan kamu jadi saksiKu, pelaku FirmanKu,
saksiKu di Yerusalem, Yudea dan Samaria
dan hingga ujung dunia, ujung dunia.

NKB No. 106 HIDUP DALAM SUKACITA
Syair: Blessed Quietness; Manie Payne Ferguson
Terjemahan: F. Suleeman
Lagu: W.S. Marshal; James M. Kirk (disesuaikan)

Hidup da_lam sukaci_ta limpah ruah dan penuh;
Roh Penghi_bur sudah da_tang, tinggal dalam hatiku.

Refrein
Sungguh indahlah, sungguh ajaiblah, dan hatiku pun lega.
Dalam badai laut damai diberi, nanti ombak ‘kan reda.

Hidup ba_ru , kesenang_an, sudah diberikanNya;
Keragu_an, kesedih_an, pun dihapus olehNya.

Bagai si_nar sang menta_ri, bagai angin yang kencang;
T’lah tercu_rah Roh Ilah_i dari sorga yang cerlang.

Lihat, bu_ah kebena_ran tampak indah berseri;
Sudah ha_dir kehidu_pan dalam gurun yang sepi.

Sungguh a_jaib kes’lama_tan, bertemu Mukhalisku;
dan sempur_na kedia_man dalam rumah Bapaku.

NKB No. 107 BAPA, ANAK DAN ROH
Syair: Father, Son and Spirit; D.T. Niles
Terjemahan: F. Suleeman
Lagu: Tradisional Maori
Hak Cipta: Christian Conference of Asia

Bapa, Anak dan Roh, kami menyembah,
pujian bagiMu, Allah yang esa.

Bapa, Sang Pencipta alam semesta,
‘Kau pun menjaganya untuk s’lamanya.

Yesus, ‘Kau mukhalis, Kawan terdekat,
namaMu terpuji, kini dan tetap.

Roh Kudus diami hati umatMu,
biar hidup kami layak dan teguh.

NKB No. 108 TERPUJI ALLAH BAPA
Syair: Tim Nyanyian GKI
Lagu: Tersius W. Darmohatmodjo

Terpuji Allah Ba_pa, Sang Khalik semesta.
Betapa agung hikmatNya, karyaNya pun megah.

Terpuji Yesus Kristus, Dialah Penebus.
KurbanNya sungguh mulia, sempurna dan besar.

Terpuji Roh’ul Kudus, Penolong yang teguh,
penuntun umat manusia ke rumah yang kekal.

Terpujilah, Tritunggal di atas takhtaNya.
BagiNya madah dan mazmur tetap selamanya.

NKB No. 109 BAPA DI SORGA
Syair: Father in Heaven; D.T. Niles
Terjemahan: H.A. Pandopo
Lagu: Elena G. Maquiso
Hak Cipta: Christian Conference of Asia

Bapa di sorga, sumber anug’rah,
biarlah kami tetap bernyanyi.
Bersatu padu bagai anakMu,
Bapa di sorga, Bapa kekal.

Yesus Mesias, kami mengingat
kematianMu, kebangkitanMu.
Dikau, ya Tuhan, kami agungkan,
Yesus Mesias dan Penebus.

Ya Roh Ilahi, kuasa sorgawi,
‘Kau kekuatan, ‘Kau pertolongan,
bagi yang payah, bagi yang papa.
Ya Roh Ilahi, ya Roh Kudus.

NKB No. 110 AMIN, PUJI BAPA
Syair dan lagu: Amen, Praise the Father; Leng Loh
Terjemahan: Rasid Rachman

Amin, puji Bapa,
Amin, Sang Pencipta,
Amin, amin.
Amin, puji Bapa,
Amin, Sang Pencipta,
Amin, amin.
Amin.

Amin puji Putra,
Amin Jurus’lamat,
Amin, amin
Amin, puji Putra,
Amin, Jurus’lamat,
Amin, amin.
Amin.

Amin, pujilah Roh,
Amin, Sang Pengajar,
Amin, amin.
Amin, pujilah Roh,
Amin, Sang Pengajar,
Amin, amin.
Amin.

NKB No. 111 GEREJA BAGAI BAHTERA
Syair dan lagu: Ein Schiff das man Gemeinde nennt; Martin G. Schneider
Terjemahan: YAMUGER
Hak Cipta: Gustav Bosse Verlag

Gereja bagai bahtera di laut yang seram
mengarahkan haluannya ke pantai seberang.
Mengamuklah samudera dan badai menderu;
gelombang zaman menghempas, yang sulit ditempuh.
Penumpang pun bertanyalah selagi berjerih:
Betapa jauh, dimanakah labuhan abadi?

Refrein
Tuhan, tolonglah! Tu_han, tolonglah!
Tanpa Dikau semua binasa kelak.
Ya Tuhan tolonglah!

Gereja bagai bahtera pun suka berhenti,
tak menempuh samudera, tak ingin berjerih
dan hanya masa jayanya selalu dikenang,
tak ingat akan dunia yang hampir tenggelam!
Gereja yang tak bertekun di dalam tugasnya,
tentunya oleh Tuhan pun tak diberi berkah.

Gereja bagai bahtera diatur awaknya,
setiap orang bekerja menurut tugasnya.
Semua satu padulah, setia bertekun,
demi tujuan tunggalnya yang harus ditempuh.
Roh Allah yang menyatukan, membina, membentuk
di dalam kasih dan iman dan harap yang teguh.

Gereja bagai bahtera muatannya penuh,
beraneka manusia yang suka mengeluh,
yang hanya ikut maunya, mengritik dan sok tahu
sehingga bandar tujuan menjadi makin jauh.
Tetapi bila umatNya sedia mendengar,
tentulah Tuhan memberi petunjuk yang benar.

Gereja bagai bahtera di laut yang seram,
mengarahkan haluannya ke pantai seberang.
Hai ‘kau yang takut dan resah, ‘kau tak sendirian;
teman sejalan banyaklah dan Tuhan di depan!
Bersama-sama majulah, bertahan berteguh;
tujuan akhir adalah labuhan Tuhanmu!

NKB No. 112 KRISTUS YANG MENJADI DASAR
Syair: Angularis Fundamentum; Tradisional Latin
Terjemahan Inggris; John M. Neale
Terjemahan: F. Suleeman
Lagu: Dale Wood
Hak Cipta: Dale Wood

Kristus yang menjadi dasar dan kepala G’rejaNya,
yang terpilih dan mu_lia, menyatukan umatNya,
gunung batu kaum beriman dan tempat naungannya.

Kami datang hari ini dalam bakti dan sembah,
dan hampiri kami pula dalam kasihMu baka.
Doa kami, o dengarlah, berkatMu curahkanlah.

Mari puji Allah Bapa, mari puji PutraNya,
mari puji Roh Peng_hibur, ketiganya yang esa.
Satu dalam kemuliaan, ini dan selamanya.

NKB No. 113 DATANGLAH, YA TUHAN
Syair dan lagu: O So So / Come, Come, the Princes of Peace; Kun-young Lee
Terjemahan: F. Suleeman
Hak Cipta: Majelis Gerejawi Nasional Korea

Datanglah, ya Tuhan, di dalam dunia;
jadikan kami satu tubuh Kristus.

Datanglah, ya Tuhan, di dalam dunia
dan perda_maikan umat pili_hanMu.

Datanglah ya Tuhan, bebaskan kami
dan perda_maikan umat manu_sia.

NKB No. 114 APA KITA ‘KAN BERHIMPUN
Syair dan lagu: Shall We Gather at the River; Robert Lowry
Terjemahan: YAMUGER

Apa kita ‘kan berhimpun ikut umat yang kudus
di tepi aliran sungai dari takhta Penebus?

Refrein
Amin! Kita pun berhimpun bersama orang suci yang di situ,
di tepi aliran sungai hidup dari takhta Penebus

Nanti pada sungai indah hilang duka dan resah
oleh Kristus, Raja kita, yang di takhta mulia.

Sebelum saatnya tiba, buang segenap beban;
Kes’lamatan diberikan dan mahkota pemenang.

‘Kan berakhir jalan kita pada sungai mulia;
Kita nyanyi bergembira lagu damai yang baka.

NKB No. 115 FIRMANMU, TUHAN, ADALAH KEBUN
Syair: Thy Word Is Like a Garden, Lord; Edwin Hodder
Terjemahan: E.L. Pohan
Lagu: William J. Reynolds

FirmanMu, Tu_han, adalah kebun penuh kem_bang,
yang datang, i_ngin memetik, bersuka dan se_nang.
FirmanMu tambang yang penuh permata mulia;
‘tak ‘kan kece_wa siapapun yang mau mengga_li_nya.

FirmanMu, Tu_han, adalah bintangan yang cer_lang,
musafir tia_da ‘kan sesat, jalannya pun te_rang.
Ya Tuhan, buat FirmanMu menjadi tambangku,
menjadi ta_man yang permai dan bintang pan_du_ku.

NKB No. 116 SIAPA YANG BERPEGANG
Syair: Trust and Obey/When We Walk with the Lord; John H. Sammis
Terjemahan: YAMUGER
Lagu: Daniel B. Towner

Siapa yang berpegang pada sabda Tuhan dan setia mematuhinya,
hidupnya mulia dalam cah’ya baka bersekutu dengan Tuhannya.

Refrein
Percayalah dan pegang sabdaNya:
hidupmu dalam Yesus sungguh bahagia!

Bayang-bayang gelap ‘kan dihapus lenyap oleh sinar senyum wajahNya;
rasa takut dan syak ‘kan menghilang cepat dari yang berpegang padaNya

Bila kita sedih, hidup kita pedih, Tuhan mau berperan dalamnya;
Ia s’lalu dekat dan menjamin berkat bagi yang berpegang padaNya

KasihNya yang kekal takkan kita kenal sebelum padaNya berserah.
Hidup bahagia disediakanNya bagi yang berpegang padaNya.

O betapa senang hidup dalam terang beserta Tuhan di jalanNya,
jika mau mendengar serta patuh benar dan tetap berpegang padaNya.

NKB No. 117 BERSABDALAH, TUHANKU
Syair: Tim Nyanyian GKI
Lagu: Esti W. Kristofera

Bersabdalah, Tuhan_ku, tetap di relung hatiku
nyatakanlah maksud_Mu, memandu seg’nap langkahku.

FirmanMu ya Tuhan_ku, setiap saat ‘ku perlu
dan jadilah suluh_ku, sehingga hatiku teguh.

NKB No. 118 SABDA KUDUS MENGGETAR
Syair: Tim Nyanyian GKI
Lagu: H. Abdi Widhyadi

Sabda kudus menggetar, sayup lirih terdengar
dalam hati mengendap, dalam jiwa meresap.

Refrein
Di seluruh dunia hati insan disentuh.
Dan terus berpadulah jadi satu dan teguh.

Sabda kudus menggetar, kasih tulus tersebar,
kurban Kristus kisahnya, bagi umat manusia.

Sabda kudus menggetar bagi insan yang cemar,
yang sedih dihiburkan, yang letih dipulihkan.

NKB No. 119 NYANYIKAN LAGI BAGIKU
Syair dan lagu: Wonderful Words of Life; Philip P. Bliss
Terjemahan: Tim Nyanyian GKI

Nyanyikan lagi bagiku, Firman Kehidupan.
Sungguh mulia dan merdu, Firman Kehidupan.
Firman yang terindah, ajarku setia.

Refrein
Indah benar, ajaib benar, Firman Kehidupan.
Indah benar, ajaib benar, Firman Kehidupan.

Kristus memberi dunia, Firman Kehidupan.
Hai pendosa dengarkanlah, Firman Kehidupan.
Bagimu anug’rah, diberi berlimpah.

Manislah gema InjilNya, Firman Kehidupan.
Damai, ampunan dib’riNya, Firman Kehidupan.
Yesus Jurus’lamat, sumber s’gala rahmat.

NKB No. 120 TIADA LAIN LANDASANKU
Syair: My Hope Is Build on Nothing Less; Edward Mote
Terjemahan: Lembaga Literatur Babtis
Lagu: William B. Bradbury

Tiada lain landasanku, hanyalah pada darahMu;
tiada lain harapanku, ‘ku bersandarkan namaMu.

Refrein
Kristuslah Batu Karangku,
di atas Dia ‘ku teguh;
landasan lain hancur luluh.

Kasih karuniaMu tetap, meskupun jalanku gelap;
kendati taufan menderu, tak akan karam jiwaku.

Perjanjian dan darahMu menjadi dasar hidupku;
walau segalanya rebah, Perlindunganku: Tuhanlah.

Bila nafiri menderu, aku menghadap padaMu;
dahulu kotor dan keji, olehMu ‘ku jadi bersih.

NKB No. 121 YESUS TUHANKU, DIALAH SEGALANYA
Syair: Christ Is All to Me; D. T. Niles (berdasarkan syair Tamil oleh Y. Gnanamani)
Terjemahan: H.A. Pandopo
Lagu: Sangaraparanam; Tradisional India-Tamil
Hak Cipta: Christian Conference of Asia

Refrein
Yesus Tuhanku, Dialah segalanya;
dalam pergumulan dunia, Yesus Tuhanku!

Dialah Sahabatku paling akrab dan teguh;
Dia ‘ku pegang selalu: Yesus Jurus’lamatku.

Dialah Gembalaku yang memimpin langkahku
Kawan seperjalananku di sepanjang hidupku.

Bila badai menderu, Dia perlindunganku;
bila sakit, bila susah, Dia Surya hidupku.

Dia mengajariku maksud Allah bagiku:
ikut mengabdikan diri dalam karya Tuhanku.

Dialah tujuanku dalam perjuanganku;
yang Ia mulai dalamku, digenapkanNya penuh.

NKB No. 122 ‘KU INGIN BERPERANGAI
Syair dan lagu: IIk wens to sijn als Jesus; Joh. de Heer
Terjemahan: YAMUGER

‘Ku ingin berperangai laksana Tuhanku,
lemah lembut dan ramah, dan manis budiku.
Tetapi sungguh sayang, ternyata ‘ku cemar
Ya Tuhan, b’ri ‘ku hati yang suci dan benar.

‘Ku ingin ikut Yesus, mencontoh kasihNya,
menghibur orang susah, menolong yang lemah.
Tetapi sungguh sayang ternyata ‘ku cemar
Ya Tuhan, b’ri ‘ku hati yang suci dan benar.

Ya sungguh, Jurus’lamat, cemarlah hatiku,
dan hanya ‘Kau yang dapat menghapus dosaku,
supaya k’lak di sorga ‘ku pandang wajahMu
dan aku jadi sama laksana diriMu.

NKB No. 123 DALAM BADAI HIDUPKU
Syair: Trusting Jesus / Simply Trusting Every Day; Edgar P. Stites
Terjemahan: F. Suleeman
Lagu: Ira D. Sankey

Dalam badai hidupku Yesus ‘ku pegang teguh.
Walau imanku lemah, ‘ku bersandar padaNya.

Refrein
Yesuslah harapanku tiap saat hidupku;
Apa jua menerpa, ‘ku bersandar padaNya.

Roh Kudus bersinar t’rang, maka hatiku senang.
Aman ‘ku dipimpinNya, ‘ku bersandar padaNya.

‘Ku mengangkat laguku dan berdoa tak jemu.
Walau mara menyesah, ‘ku bersandar padaNya.

Sampai umurku genap, sampai dunia pun lenyap;
Kini dan selamanya, ‘ku bersandar padaNya.

NKB No. 124 YESUS MEMANGGILMU PULANG SEG’RA
Syair: Jesus Is Calling; Fanny J. Crosby
Terjemahan: Tim Nyanyian GKI
Lagu: Geroge C. Stebbins

Yesus memangggilmu pulang seg’ra.
Hari ini mari cepat.
Mau ‘kau sambut kasihNya cerah?
Baiklah engkau mendekat!

Refrein
Hari ini, pulang seg’ra!
Yesus memanggilmu: “Marilah datang seg’ra”.

Yesus memanggilmu, hai yang penat
hari ini baik datanglah.
B’rilah hidupmu, terima berkat;
‘kau takkan ditolakNya.

Yesus menanti ‘kau yang berbeban
hari ini datang seg’ra.
Bawa dosamu, janganlah enggan;
padaNya baik berserah.

Yesus menghimbau, suaraNya merdu;
hari ini baik dengarlah.
Bahagialah yang percaya teguh,
bangkit serta datanglah!

NKB No. 125 ‘KU DENGAR PANGGILAN TUHAN
Syair: Where He Leads Me; E.W. Blandy
Terjemahan: Tim Nyanyian GKI
Lagu: John S. Norris

‘Ku dengar panggilan Tuhan,
‘ku dengar panggilan Tuhan,
‘ku dengar panggilan Tuhan:
“Pikul salib, ikutlah Aku!”

Refrein
Aku mau mengikut Dia,
aku mau mengikut Dia,
aku mau mengikut Dia,
ikut Dia, Yesus, Tuhanku

‘Ku mau ikut walau sukar,
‘ku mau ikut walau sukar,
‘ku mau ikut walau sukar:
‘kan ‘ku ikut Dia s’lamanya.

Meski jalanku mendaki,
meski jalanku mendaki,
meski jalanku mendaki:
‘kan ‘ku ikut Dia s’lamanya.

DilimpahkanNya anug’rah,
dilimpahkanNya anug’rah,
dilimpahkanNya anug’rah:
dan ‘ku ikut Dia s’lamanya.

NKB No. 126 TUHAN MEMANGGILMU
Syair: Our Best; S.C. Kirk
Terjemahan: F. Suleeman
Lagu: Grant Colfax Tullar

Tuhan memanggilmu, hai dengarlah:
“Apa pun yang terbaik, ya b’rikanlah!”
Dan jangan ‘kau kejar hormat semu,
muliakan saja Yesus, Tuhanmu.

Refrein
Tiap karya diberkatiNya,
namun yang terbaik dimintaNya.
Walaupun tak besar talentamu,
b’ri yang terbaik kepada Tuhanmu.

Sanjungan dunia jauhkanlah
dan jangan ‘kau dengar godaannya.
Layani Tuhanmu dalam jerih
dalam hidupmu yang t’lah ‘kau beri.

Hari terakhir pun makin dekat,
mantapkan langkahmu, jangan sesat.
Sungguhlah janjiNya, takkan lenyap,
bahwa mahkota milikmu tetap.

NKB No. 127 YA TUHAN, ‘KAULAH PENEBUS
Syair dan lagu: O God, die mij hebt vrijgekocht; Leger des Heils
Terejmahan: Tim Nyanyian GKI

Ya Tuhan, ‘Kau_lah Penebus yang b’rikan darahMu
menjadi kurban yang kudus, mulia bagiku.
Ken_dati ja_lan hidupku berliku dan berat,
Engkau benarlah panduku dan aku tak sesat.

Refrein
Tanamkan citraMu di dalam diriku,
supaya hati_ku rendah dan mengasihiMu

Meskipun di_ri_ku lemah hatiku tak gentar,
sebab ‘Kau, Tuhan adalah penolong yang benar.
Ku_atkan ji_wa_ku tetap, inilah doaku,
genggamlah tanganku erat sepanjang jalanku.

Dan baharu_i hidupku menurut citraMu,
inilah kerin_duanku di dalam hatiku.
Lim_pahkanlah a_nugerah kepada anakMu,
serta hapuskan dosanya, ya Tuhan, Allahku.

NKB No. 128 ‘KU BERSERAH KEPADA ALLAHKU
Syair: My Heav’nly Father Watches Over Me; W.C. Martin
Terjemahan: Tim Nyanyian GKI
Lagu: Charles H. Gabriel

‘Ku berserah kepada Allahku
di darat pun di laut menderu.
Tiap detik tak berhenti,
Bapa sorgawi t’rus menjagaku.

Refrein
‘Ku tahu benar ‘ku dipegang erat,
di gunung tinggi dan samudera;
di taufan g’lap ‘ku didekap.
Bapa sorgawi t’rus menjagaku

Mawar di taman dihiasiNya,
elang di langit pun dipimpinNya.
Dia tentu besertaku,
Bapa sorgawi t’rus menjagaku.

Kepada Tuhan aku berserah,
di gua singa , saat disesah.
Dalam erang atau senang,
Bapa sorgawi t’rus menjagaku.

Meski berjalan di lembah gelap,
Gembala baik membimbingku tetap.
‘Ku dihentar dan tak gentar,
Bapa sorgawi t’rus menjagaku.

NKB No. 129 INDAH MULIA, BAHAGIA PENUH
Syair: Leaning on the Everlasting Arms; Elisha A. Hofman
Terjemahan: Tim Nyanyian GKI
Lagu: Anthony J. Showalter

Indah mulia, bahagia penuh,
bersandarkan Lengan yang Kekal.
Damai dan berkat sungguh milikku,
bersandarkan Lengan yang Kekal.

Refrein
Aman, aman dari bencana dan sesal,
aman, aman, bersandarkan Lengan yang Kekal.

O indah benar, ikut jalanNya,
bersandarkan Lengan yang Kekal.
Langkahku teguh, jalanku cerah,
bersandarkan Lengan yang Kekal.

Tiada ‘ku cemas, takut pun enyah,
bersandarkan Lengan yang Kekal.
Hatiku tenang, ‘ku dihantarNya,
bersandarkan Lengan yang Kekal.

NKB No. 130 HIDUP YANG JUJUR
Syair: Living for Jesus; T.O. Chisholm
Terjemahan: E.L. Pohan (bait 1); YAMUGER (bait 2-4)
Lagu: C. Harold Lowden
Hak Cipta: Rodeheaver Co.

Hidup yang jujur hendak ‘ku serah
pada Yesusku yang aku sembah.
Persekutuan mesra dan kudus,
ingin ‘ku ikat dengan Penebus.

Refrein
Ya Yesus, ‘Kau kurbankan darahMu bagiku;
‘ku b’ri masa depanku dan hidup bagiMu.
Hatiku ‘ku serahkan menjadi takhtaMu.
Kuminta, kuasailah… seluruh hidupku.

Bagiku Yesus memb’ri nyawaNya
menanggung dosaku di Golgota.
Terdorong kasih begitu mulia,
seluruh hidup ‘ku b’ri padaNya.

Di mana-mana, setiap kerja
‘kan ‘ku lakukan demi namaNya.
Rela menanggung sengsara pedih,
‘ku ikut Yesus, ‘ku pikul salib.

Memuji Yesus dengan hidupku
mau berkenan pada Dia penuh,
ikut mencari yang hilang sesat,
bawa padaNya yang susah penat.

NKB No. 132 BERSUKACITALAH, YANG KHALIS HATINYA
Syair: Rejoice, Ye Pure in Heart; Edward H. Plumptre
Terjemahan: Tim Nyanyian GKI
Lagu: Arthur H. Messiter

Bersuka_citalah, yang kha_lis hatinya;
dan salib Kristus, ra_ja_mu, terus anjungkanlah!

Refrein
Bersukalah, nyanyikan syukurmu!

Kaum muda dan werda, yang ga_gah dan lemah,
sorakkan bagi Al_lah_mu pujian yang megah.

Seumur hidupmu, ke ma_na ‘kau pergi,
sepanjang pagi dan pe_tang, baik suka pun pedih:

Tetap ber_tahanlah, mantap_kan langkahmu
bak laskar berperang te_rus, setia dan teguh.

NKB No. 133 SYUKUR PADAMU, YA ALLAH
Syair: Thanks to God!; August Ludvig Storm
Terjemahan Inggris: Norman Johnson
Terjemahan: Tim Nyanyian GKI
Lagu: John Alfred Hultman

Syukur padaMu, ya Allah, atas s’gala rahmatMu;
Syukur atas kecukupan dari kasihMu penuh.
Syukur atas pekerjaan, walau tubuhpun lemban;
Syukur atas kasih sayang dari sanak dan teman.

Syukur atas bunga mawar, harum, indah tak terp’ri.
Syukur atas awan hitam dan mentari berseri.
Syukur atas suka-duka yang ‘Kau b’ri tiap saat;
Dan FimanMulah pelita agar kami tak sesat

Syukur atas keluarga penuh kasih yang mesra;
Syukur atas perhimpunan yang memb’ri sejahtera.
Syukur atas kekuatan kala duka dan kesah;
Syukur atas pengharapan kini dan selamaNya!

NKB No. 134 T’RIMA KASIH, YA TUHANKU
Syair dan lagu: J.T. Silangit

T’rima kasih ya Tuhanku, atas hari pem_berianMu.
hari baru lim_pah rahmat dan dipenuhi oleh kasihMu
‘Kau curahkan pada umatMu, ‘Kau curahkan pada umatMu

T’rima kasih atas waktu yang Dikau tawar_kan padaku,
agar dalam m_asa muda aku belajar tentang kasihMu,
yang besar dan mulia itu, yang besar dan mulia itu.

‘Kan ‘ku pakai waktu itu melakukan tang_gung jawabku
dan menolong se_sa_maku menurut Firman serta karyaMu,
kar’na itu makna kasihMu, kar’na itu makna kasihMu.

Puji syukur ‘ku ucapkan atas waktu yang ‘Kau ciptakan.
‘Ku taati, ‘ku har_gai di dalam kata dan perbuatanku,
agar nyata hidup beriman, agar nyata hidup beriman.

NKB No. 135 BERNYANYILAH, BIDUAN MUDA-MUDI
Syair: Lobt froh den Herren; Geroger Gessner
Terjemahan: YAMUGER
Lagu: Hans Georg Nageli

Bernya_nyi_lah, biduan muda-mudi,
Pencip_tamu hendaklah kamu puji.
Bernya_nyilah, bernya_nyilah!

Berga_ung_lah paduan suara kami
kepa_daMu, ya Bapa yang sorgawi;
Engkau besar, termu_lia!

Penuh syu_kur ungkapan hati kami;
tembang mazmur selalu harus naik
dengan merdu ke takh_taMu.

Meski le_mah syukur yang kami bawa,
beta_pa pun, Engkau sebagai Bapa
mau men_dengar semu_anya.

Dan a_khir_nya di Hari Kemudian
kepa_daMu syukur serta pujian
sempur_nalah sela_manya!

NKB No. 136 BISIKKANLAH T’RUS DOAMU
Syair: Whisper a Prayer; Charles V. Fairbairn
Terjemahan: Tim Nyanyian GKI
Lagu: John W. Peterson

Bisikkanlah t’rus doamu di pagi dan petang,
di malam pun jangan ragu; hatimu ‘kan tenang.

Allah menjawab doamu di pagi dan petang,
siang dan malam selalu; hatimu ‘kan tenang.

Yesus kelak ‘kan kembali, baik nantikanlah,
di pagi dan malam hari; tekun berdoalah!

NKB No. 137 ADAKAH BERAT BEBAN HIDUPMU
Syair: Tell It to Jesus; J.E. Rankin
Terjemahan: F. Suleeman
Lagu: E.S. Lorenz

Adakah berat beban hidupmu?
Sampaikanlah kepada Tuhanmu;
gundah dan gelisahkah hatimu?
Sampaikan tanpa jemu.

Refrein
Sampaikanlah kepada Tuhanmu,
Dia teman yang benar,
tiada yang sebanding dengan Yesus,
sampaikan, jangan gentar.

Adakah airmata tak tertahan?
Sampaikanlah kepada Tuhanmu;
adakah dosamu t’rus ‘kau simpan?
Sampaikan tanpa jemu.

Adakah cemas melanda kalbu?
Sampaikanlah kepada Tuhanmu;
bimbangkah ‘kau ‘kan hari depanmu?
Sampaikan tanpa jemu.

Risaukah ‘kau akan kematian?
Sampaikanlah kepada Tuhanmu;
kar’na Kristus, banyakkah keluhan?
Sampaikan tanpa jemu.

NKB No. 138 MAKIN SERUPA YESUS, TUHANKU
Syair dan lagu: More Like the Master; Charles H. Gabriel
Terjemahan: B. Maruta / F. Suleeman

Makin serupa Yesus, Tuhanku,
inilah sungguh kerinduanku;
Makin bersabar, lembut dan merendah,
makin setia dan rajin bekerja.

Refrein
Ya Tuhanku, ‘ku b’rikan padaMu
hidup penuh dan hatiku seg’nap.
Hapuskanlah semua dosaku,
jadikanlah ‘ku milikMu tetap.

Makin serupa Yesus, Tuhanku,
setiap hari ini doaku:
Makin bergiat menjadi muridnya,
makin berani menjadi saksinya.

Makin serupa Yesus, Tuhanku,
ini selalu cita-citaku:
Makin bertambah di dalam kasihku,
makin bersungguh menyangkal diriku.

NKB No. 139 O TUHAN, TERANGI HATIKU
Syair dan lagu: M. Karatem

O Tuhan, terangi hatiku,
supaya ‘ku dapat mengerti.
Biarlah semangat kasihMu
kobarkan sukacita memberi.
Kobarkan sukacita memberi.

NKB No. 140 BILA ‘KU BERDOA
Syair: When I Kneel to Pray; H. Buffum
Terjemahan: K.P. Nugroho
Lagu: G.T. Speer

Tuhan sambut jiwaku, bila ‘ku berdoa;
Dia dan ‘ku bertemu, bila ‘ku berdoa.

Refrein
Bila ‘ku berdoa, bila ‘ku berdoa,
Tuhan sambut jiwaku, bila ‘ku berdoa.

Tiada bimbang dan gentar, bila ‘ku berdoa;
hatiku pun bergemar, bila ‘ku berdoa.

Yesus tahu dan mengerti, bila ‘ku berdoa;
pengampunan diberi, bila ‘ku berdoa.

NKB No. 141 KASIHKU PADAMU TAMBAHKANLAH
Syair: More Love to Thee; Elizabeth P. Prentiss
Terjemahan: Tim Nyanyian GKI
Lagu: William H. Doane

Kasihku padaMu tambahkanlah!
Ya Kristus Tuhanku, o, dengarlah!
‘Ku mohon tak henti: Tambahkan kasihku,
makin besar kepadaMu!

Dahulu dunia andalanku,
kini Engkau, Tuhan, harapanku.
Inilah doaku: Tambahkan kasihku,
makin besar kepadaMu!

Walaupun badai k’ras memukulku,
namun penghiburku malak kudus.
Inilah laguku: Tambahkan kasihku,
makin besar kepadaMu!

Sungguh pun ajalku t’lah menjelang
pujian bagiMu tak berselang.
Tak lain doaku: Tambahkan kasihku,
makin besar kepadaMu!

NKB No. 142 AKU RINDU KE RUMAHKU
Syair: Nach der Heimat susser Stille; Rudolf F.H. Magenau
Terjemahan: E.L. Pohan
Lagu: Hans Georg Nageli

Aku rindu ke rumahku, tempat damai yang genap;
dan di sana sukacita dan baha__gia menetap.
Di rumahku ‘kan terobat hati risau dan cemas;
ke sanalah, ke sanalah, aku rindu tak kepalang.

Di rumahku tinggal damai, asing bagi dunia,
yang disanjung para malak dengan pun__cak lagunya.
Ke rumahku yang abadi dan cerlang serta megah;
ke sanalah, ke sanalah, aku rindu tak kepalang.

Aku rindu mendapatkan rumah Bapa yang terang,
agar aku k’lak berjumpa dengan ka__wan yang menang,
yang memujii tak hentinya akan Yesus, Penebus;
ke sanalah, ke sanalah, ‘ku tetap akan merindu.

NKB No. 143 JANJI YANG MANIS
Syair dan lagu: I Will Not Forget Thee; Charles H. Gabriel
Terjemahan: E.L. Pohan

Janji yang manis: ” ‘Kau tak ‘Ku lupakan”,
tak terombang-ambing lagi jiwaku;
walau lembah hidupku penuh awan,
nanti ‘kan cerahlah langit diatasku.

Refrein
” ‘Kau tidak ‘kan Aku lupakan,
Aku memimpinmu, Aku membimbingmu;
‘kau tidak ‘kan Aku lupakan,
Aku penolongmu, yakinlah teguh”.

Yakin ‘kan janji: ” ‘Kau tak ‘Ku lupakan”,
dengan sukacita aku jalan t’rus;
Dunia dan kawan tiada ‘ku harapkan,
satu yang setia: Yesus, Penebus.

Dan bila pintu sorga dibukakan,
selesailah sudah susah dan lelah;
‘Kan ‘ku dengarlah suara mengatakan:
“Hamba yang setiawan, mari masuklah”.

NKB No. 144 AKU RINDU PULANG KE RUMAH KEKAL
Syair: The Way of the Cross Leads Home; Jessie Brown Pounds
Terjemahan: Tim Nyanyian GKI
Lagu: Charles H. Gabriel

Aku rindu pulang ke Rumah Kekal
tempuh jalan salibNya.
Tak ‘kan ‘ku lihat gerbang mulia
kalau tak ikut jalanNya.

Refrein
SalibNya memanduku, sa_libNya memanduku.
Hatiku senang bila ‘ku kenang;
salibNya memanduku.

Yesus, Tuhanku, meninggalkan jejak
bertandakan darahNya.
Bila ‘ku tetap pada jalanNya,
‘ku ‘kan masuk tempat mulia.

Jalan dunia kini ‘ku tinggal seg’ra,
tak lagi ‘kan ‘ku tempuh.
Kar’na Tuhanku telah berseru:
” ‘Kau ‘ku nanti di rumahKu!”

NKB No. 145 HAI DENGAR NYANYIAN SUCI
Syair: Hark! The Sound of Holy Voices; Christopher Wordsworth
Terjemahan: H.A. Pandopo
Lagu: Tradisional Belanda

Hai de_ngar nyanyian suci di pe_sisir laut kris_tal;
Hale_luya, hale_luya, puji_lah Al_lah yang kekal!
Tak ter_bilang yang bernyanyi bagai bintang banyak_nya,
berpa_kaian jubah putih, palma dalam ta_ngan_nya.

Kaum le_luhur, nabi, raja, yang me_nanti Al_ma_sih,
rasul, martir dan peng_injil yang ber_saksi, ber_je_rih,
para pendahulu kita yang ber_doa tak le_lah,
kini mengagungkan Tuhan, bersyu_kur ke_pa_da_Nya.

Waktu usai kesu_sahan diber_sihkan ju_bah_nya
dalam darah Anak Domba, Pene_bus yang mu_li_a;
dari siksa dan penjara, penghi_naan dan pe_dang,
atas iblis pun me_reka dalam Kristus t’lah me_nang.

Berpe_gangkan panji salib laskar jaya dan me_gah
ikut Dikau, Juru_s’lamat, Raja dan Pang_li_ma_nya,
ikut Dikau menderita, riang dan tetap te_guh,
ikut Dikau dalam maut, ikut dalam hi_dup_Mu.

Kini mulia me_reka, kini jalan_nya ce_rah,
kini diberi pa_danya air hidup yang ba_ka;
kasih kurnia abadi, kebe_naran yang te_guh,
dalam sinar Sang Tri_tunggal dinik_mati_nya pe_nuh.

Putra Tunggal Tuhan Allah, Cahya dari T’rang ke_kal,
Pemer_satu kawan_anMu, tubuh_Mu, I_ma_nu_el,
O, cu_rahkan pada kami kepe_nuhanMu te_rus,
hingga kami muli_akan Bapa, Putra, Roh Ku_dus.

NKB No. 146 HAKIM DALAM T’RANG ABADI
Syair: Judge Eternal, Throned in Splendour; Henry Scott Holland
Terjemahan: H.A. Pandopo
Lagu: Tradisional Perancis

Hakim dalam t’rang a_badi, Raja mahamuli_a,
Surya kebenaran kami, bumiMu tahir_lah.
B’ri sejahtera sorga_wi dan sembuhkan duni_a!

Rindulah seluruh makhluk menantikan saat_Mu;
bumi jangan lagi takluk pada kodrat yang se_mu.
B’rilah damai dan berkat_Mu, ganti duka dan ke_luh.

Nyatakan kekua_saanMu; kegelapan halau_lah
dan dengan pedang fir_manMu bawalah sejahte_ra.
Dikuduskanlah nama_Mu di seluruh duni_a!

NKB No. 147 BAGAI RUSA BERTERIAK
Berdasarkan: Mazmur 42:1-5
Terjemahan: E.L. Pohan
Lagu: Tradisional Jerman

Bagai rusa berteriak cari sumber air sejuk,
demikian pun jiwaku menjerit kepadaMu.
Akan Allah abadi hausku tiada terperi.
Bilakah tiba waktuku melihatMu, ya Allahku?

Siang malam air mataku adalah makananku,
kar’na orang menghujatku: Hai, di manakah Allahmu?
Dan teringatlah terang, dengan girang dan senang
aku pimpin ‘kan mereka masuk ke rumah Allahnya.

Apakah sebab ‘kau tunduk dan gelisah, jiwaku?
Janganlah ‘kau putus asa, Tuhanlah harapanmu.
‘Kan ‘ku pujilah terus kuasa Allah yang kudus.
Kar’na itulah hentikan keluhanmu dan rintihan.

NKB No. 148 ‘KU TAHU NEGERI TERANG
Syair: There is a Land of Pure Delight; Isaac Watts
Terjemahan: YAMUGER
Lagu: Tradisional Inggris

‘Ku tahu negeri terang , kudus penduduknya;
ti_ada malam yang kelam, de_rita pun enyah.

Kembang tak layu s’lamanya, harinya pun cerah;
yang bagi kita di dunia sang maut pemisahnya.

Tetapi di tepi Yordan manusia resah
dan takut akan tenggelam, tak mau mengarungnya.

Haruslah ragu dan segan dijauhkan segera:
‘kan nampaklah dengan terang ne_g’ri bahagia

NKB No. 149 ‘KU INI ADALAH MUSAFIR
Syair: The Wayfaring Stranger; Anon
Terjemahan: E.L. Pohan
Lagu: Spiritual Amerika

‘Ku ini adalah musafir yang dibuana berlelah.
Di negeri yang aku tuju tiada duka dan kesah.
Di sana akan ‘ku jumpai taulanku yang dulu pergi.

Refrein
‘Ku seberangilah sungai Yordan, ke neg’riku yang berseri.

Awan gelap menyelubungku, jalan berduri dan terjal.
Namun ‘ku lihat di depanku neg’riku indah dan kekal.
Di sana tiada air mata, tiada orang bersedih.

Akan ‘ku puji nama Yesus yang memanduku di gelap.
Bersama handai menyanyikan puji-pujian menggegap.
‘Kan ‘ku kenakanlah mahkota yang oleh Tuhan diberi.

NKB No. 150 DI SEB’RANG SANA
Syair: Beyond the Sunset; Virgil P. Brock
Terjemahan: Tim Nyanyian GKI
Lagu: Blanche K. Brock

Di seb’rang sana pagi yang ceria,
bersama Tuhan selamanya.
Berakhir sudah kerja di dunia,
di seb’rang sana, neg’ri baka.

Di seb’rang sana azab tiada,
badai dan kabut telah lenyap.
Hari bahagia tidak bertara;
di seb’rang sana damai tetap.

Di seb’rang sana ‘ku dibimbingNya,
kepada Bapa yang ‘ku sembah.
Hadirat Allah yang mahamulia
bahagianku selamanya.

Di seb’rang sana kita berjumpa
dengan kekasihh yang t’lah menang.
Kita bersatu senantiasa;
di seb’rang sana, fajar cerlang.

NKB No. 151 GEMBALA BAIK DAN TUHANKU
Syair: Heinrich von Laufenberg
Terjemahan Inggris: Lord Jesus Christ, Our Lord Most Dear; Catherine Winkworth
Terjemahan: B. Maruta
Lagu: Tradisional Jerman

Gembala baik dan Tuhanku, tak ‘kan berubah kasihMu,
b’ri anak ini yang lemah berkatMu dan anugerah,
Gembala baik dan Tuhanku, tetaplah bimbing anakMu.

Ya Tuhan, Raja mulia, b’ri anak ini yang lemah,
perlindunganMu yang tetap di siang t’rang, di malam g’lap.
Gembala baik dan Tuhanku, tetaplah bimbing anakMu.

Di bawah naunganMu terus b’ri anak ini, Penebus,
menjadi kuat imannya serta bertambah kasihNya.
Gembala baik dan Tuhanku, lindungi, bimbing anakMu.

NKB No. 152 JURUS’LAMAT, ‘KAU MEMBIMBING
Syair: Saviour, Who Thy Flock Art Feeding; William A. Muhlenberg
Terjemahan: B. Maruta
Lagu: Charlotte A. Barnard

Jurus’lamat ‘Kau membimbing umat milikMu seg’nap.
Yang kecil pun ‘kau mendukung dengan kasihMu tetap.

T’rima anak-anak ini yang dibawa padaMu.
B’rilah meterai atasnya yakni tanda milikMu.

Bimbinglah mereka, Tuhan, dengan kasihMu kudus.
B’ri mereka t’rus percaya padaMu, ya Penebus.

B’ri mereka k’lak di sorga perhentian yang baka.
Dan memuji Allah Bapa karena anug’rahNya.

NKB No. 153 HAI LIHATLAH GEMBALA BAIK
Syair: See Israel’ Gentle Shepherd Stand; Philip Doddridge
Terjemahan: B. Maruta / Tim Nyanyian GKI
Lagu: William V. Wallace

Hai lihatlah Gembala baik memimpin dombaNya,
memanggil domba yang kecil serta menggendongnnya.

“Marilah datang, anakKu”, begitu kataNya,
‘dan t’rima dari tanganKu selamat yang baka”.

Ya Tuhan, anak inilah yang kami serahkan,
b’ri tanda suci atasnya yaitu baptisan.

NKB No. 154 SETIALAH, SETIALAH
Syair dan lagu: Untung Ongkowidjaja

Setialah, se_tialah se_lama hidupmu.
Ikuti jalan TuhanMu de_ngan tetap teguh.
Meski penuh de_ri_ta di dalam dunia,
tetapi jangan ‘kau gentar tetap se_tialah.

Setialah, se_tialah me_ngikut Tuhanmu.
Bersaksilah di dunia ten_tang Penebusmu
yang mati disa_lib_kan di bukit Golgota,
tetapi Dia bangkitlah, besar ku_asaNya.

Setialah, se_tialah men_jadi hambaNya.
Meski besar rin_tanganmu, te_tap percayalah.
Selalu ‘kau di_bim_bing ke air yang tenang,
kelak mahkota milikmu di sorga yang terang.

NKB No. 155 JURUS’LAMATKU BERTAKHTA DI SORGA
Syair: I am Praying for You; Samuel O. Clough
Terjemahan: Tim Nyanyian GKI
Lagu: Ira D. Sankey

Jurus’lamatku bertakh_ta di sorga,
penuh kasih sayang dan anugerah.
Dan Dia menjagaku un_tuk s’lamanya,
kiranya engkau pun milikNya baka.

Refrein
Engkau ‘ku doakan, engkau ‘ku doakan
kiranya engkau pun milik_Nya baka.

Bapa di sorga telah memberiku
harapan sejati dan hidup kekal.
Dengan segera Dia ‘kan menjemputku,
hai mari serta, takkan ‘kau menyesal.

Jubah yang putih kemi_lau bercahya,
‘ku lihat jelas di penantianku.
‘Pabila kelak aku me_nerimanya,
hai kawan, maukah itu pun milikmu?

Jikalau Yesus berjum_pa denganmu,
kisahkan kasihNya kepada dunia.
Dan bawa mereka di da_lam doamu,
tentu Dia akan mengabulkannya.

NKB No. 156 ANGKAT HATIMU
Syair: Sursum Corda; Leonard Khan Gyi
Terjemahan Inggris: Lift Your Hearts; D.T. Niles
Terjemahan: YAMUGER
Lagu: Leonard Khan Gyi
Hak Cipta: Christian Conference of Asia

Angkat hatimu, angkat pada Tuhan.
Ucaplah syukur, syukur kepadaNya.
Sungguh pantaslah, Bapa Mahakuasa.
sungguh pantaslah kini dan abadi.
dan di mana pun bersyukur padaNya!

Kami bersyukur atas ciptaanMu,
atas kasihMu dan perjanjianMu,
atas PutraMu, Yesus Jurus’lamat,
atas Roh Kudus dan segala rahmat;
kami bersyukur, bersyukur padaMu.

Kami bersyukur beserta malaikat,
beserta nabi dan umat abdiMu,
beserta rasul dan semua martir,
orang yang kudus di terang sorgawi
dan di dunia: seluruh G’rejaMu.

Kami berseru: Suci, suci, suci
Tuhan yang esa, Pencipta semesta.
Dunia penuh kemuliaanMu.
Diberkatilah Kristus, UtusanMu.
Kami berseru: “Hosana” padaNya.

NKB No. 157 DI SINI, TUHAN ‘KU MEMANDANGMU
Syair: Here, O My Lord, I See Thee Face to Face; Horatius Bonar
Terjemahan: Tim Nyanyian GKI / B. Maruta
Lagu: James Langran

Di sini, Tuhan, ‘ku memandangMu,
ingin ‘ku t’rima sakramen kudus.
Kini peganglah tanganku teguh,
dan jiwaku segarkanlah terus.

Ingin ‘ku makan roti sorgawi,
juga meminum anggur yang kudus,
ingin ‘ku buang nafsu duniawi,
karna dosaku sudah ditebus.

Inilah jam perjamuan kudus,
mejaMu, Tuhan, sudah sedia,
biarlah ‘ku merayakannya t’rus,
di dalam sukacita s’lamanya.

Ibadah ini hampir usailah,
namun ‘Kau, Tuhan, tinggal sertaku.
Roti dan anggur barang yang fana,
‘Kau Surya Hidup dan Perisaiku.

Bantuan lain tiada ‘ku temu,
Dikaulah, Tuhan, Gunung Batuku.
Kuat-kuasa hanya padaMu,
itu cukuplah dalam hidupku

Dosa dan aib itu milikku,
namun Engkau berlimpah anug’rah.
Basuhlah daku oleh darahMu,
o Tuhan, doaku kabukanlah!

Sakramen ini datang dan pergi,
namun menunjuk pesta sorgawi,
memb’ri kecapan nikmat abadi
dan kasih sukacita samawi.

NKB No. 158 HALELUYA BAGI ANAK DOMBA
Syair dan lagu: Dorothy I.Marx

Haleluya, haleluya bagi Anak domba Allah.
Haleluya, haleluya kar’na aku ditebusNya.
Haleluya, haleluya bagi Anak domba Allah.
Haleluya, haleluya muliakan namaNya!

NKB No. 159 B’RILAH, YA TUHAN
Syair: O Perfect Love; Dorothy F. Gurney
Terjemahan: B. Maruta / Tim Nyanyian GKI
Lagu: Joseph Barnby

B’rilah, ya Tuhan, pada keduanya
yang kini tunduk di hadapanMu,
kasih berlimpah tiada taranya,
agar tetap bersatu dalamMu.

B’rikanlah pula iman dan harapan
pada pasangan berbahagia,
agaer mereka dapat t’rus berjalan
di dalam hidup kasih mulia

B’rilah mereka bahagia sejati
yang bercahaya dalam hidupnya.
Curahkanlah pula damai dalam hati
yang akan menghapuskan susahnya.

NKB No. 160 SEGALA PUJI SYUKUR
Syair dan lagu: Our thanks, O God for Fathers; Lois S. Johnson
Terjemahan: Tim Nyanyian GKI
Hak Cipta: Singspiration, Inc.

Segala puji syukur bagiMu Tuhanku,
‘Kau b’rikan ayah-bundaku mengikut jalanMu.

‘Kau b’rikan ayah-bunda menjadi suriku,
di dalam tutur-sikapnya sesuai citraMu.

‘Kau b’rikan ayah-bunda setia padaMu,
pun dalam doa dan kerja mendapat hikmatMu.

Bersuka putra-putri melihat kasihMu
di dalam ayah-bundaku yang beriman teguh.

NKB No. 161 KENDATI LAWAN MENYERBU

Syair: With You Always; Ni Chipi / Frank W. Price
Terjemahan: F. Suleeman
Lagu: Maryette H. Lum
Hak Cipta: Christian Conference of Asia

Kendati lawan menyerbu dan kawanku menjauh,
‘ku ingat janji Tuhanku: ” ‘Ku beserta engkau”.

Meskipun jalanku gelap, membuatku gentar,
tetaplah kemurahanNya dan kasihNya besar.

Meski gelombang menderu tak mau ‘ku menyesal;
Tuhanku menaungiku, setiaNya kekal.

Di tiap waktu dan tempat kuasaNya menang;
dan kasih Tuhanku tetap, membuatku senang.

NKB No. 162 MESKIPUN DI DALAM LEMBAH

Syair: Sobat dari Galilea
Terjemahan: P.H. Pouw / Tim Nyanyian GKI
Lagu: Tradisional Irlandia

Meskipun di dalam lembah dan terasing jiwaku,
umurku makin bertambah, singkatlah jalanku.
Namun kasih yang kudus menaungi aku t’rus.
Itulah anug’rah Tuhan: Sobat dari Galilea.

Di tengah pedih derita dalam malam g’lap sepi,
kawanku serta saudara telah menjauh pergi.
Terdengarlah olehku suara yang lembut merdu,
yakni sabda dari Tuhan: Sobat dari Galilea.

Berperang melawan dosa, o betapa ‘ku lemah,
aku nyaris putus asa, serta maut hampirlah.
Aku pasrah bertelut, dan imanku pun teguh,
berkat kasih sayang Tuhan: Sobat dari Galilea.

Di tengah sakit yang parah, maut nyaris menyentak,
tidurku amat gelisah dan nafas pun sesak.
‘Ku rasakan tanganNya, hingga sakitku enyah,
sungguh itu tangan Tuhan: Sobat dari Galilea.

Sangkakala k’lak bertalun, terdengar di dunia,
jiwaku tent’ram teralun menyambut datangNya
Dengan kagum ‘ku jelang atas awan yang terang,
o benar, itulah Dia!: Sobat dari Galilea.

NKB No. 163 TAK MUDAH JALANKU

Syair dan lagu: It’s Not an Easy Road; John W. Peterson
Terjemahan: K.P. Nugroho

Tak mudah jalanku yang menuju ke sorga
sebab banyaklah duri, jerat;
Tak mudah jalanku tapi Yesus yang pimpin,
sehingga aku pun tak sesat.

Refrein:
Sungguh tak mudah jalanku,
sungguh tak mudah jalanku.
Tetapi Yesus, Tuhan dekatku berjalan,
meringankan beban dunia.

Tak mudah jalanku, banyaklah pencobaan,
bahaya di segala tempat.
Tetapi Tuhanlah yang melindungi aku,
tak lagi ‘ku merasa berat.

Meskipun ‘ku penat dan kakiku terluka,
tetap harapanku padaNya.
Suatu hari k’lak ‘ku mengaso di sana,
di rumah Bapa yang mulia.

NKB No. 164 KIDUNG YANG MERDU DI HATIKU

Syair dan lagu: He keeps me singing / There’s Within My Heart a Melody; Luther Burgess Bridgers
Terjemahan: YAMUGER
Hak Cipta: Word, Inc.

Kidung yang merdu di hatiku, Yesus membisikkannya.
“Jangan takut, ‘Ku bersamamu dalam kancah dunia.”

Refrein:
Yesus nama Yesus indah dan merdu,
memberikan kidung yang mengisi hidupku.

Nada-nada sumbang dan sendu disebabkan dosaku;
Yesus sudah menggantikannya jadi kidung yang merdu.

Riang atas limpah rahmatNya, dalam kasihNya teduh,
sambil t’rus memandang wajahNya ‘ku nyanyikan kidungku.

Bila ‘ku dirundung kemelut, pencobaan yang berat;
hatiku tak takut dan kecut, kar’na Tuhanku dekat.

Nanti Dia ‘kan menyambutku dalam kerajaanNya;
‘ku bersama-sama Tuhanku memerintah s’lamanya.

NKB No. 165 MAUKAH ‘KAU JAYA ATAS SETERU

Syair dan lagu: Keep in Touch with Jesus; C.S. Kauffmann,
Terjemahan: Tim Nyanyian GKI

Maukah ‘kau jaya atas seteru,
atas percobaan dalam hidupmu;
dan melawan dosa yang menggodamu?
Tinggal dalam Yesus yang menjagamu.

Refrein:
Tinggal dalam Yesus, walau jalan g’lap;
biar ‘kau bersama denganNya tetap.
Di setiap waktu janganlah jemu;
tinggal dalam Yesus yang menjagamu.

Hati yang gelisah amat tertekan,
menantikan kabar, ringankan beban.
‘Kau pun dapat brikan damai yang penuh;
tinggal dalam Yesus yang menjagamu.

Maukah ‘kau menjadi penerus berkat
dan kasih sempurna ‘kau pegang erat?
Biar Roh Kudus pimpin langkahmu;
tinggal dalam Yesus yang menjagamu.

Ingin ‘Kau bersatu dengan Tuhanmu,
tinggal besertaNya s’lama hidupmu;
dan tetap berdoa tak kenal jemu?
Tinggal dalam Yesus yang menjagamu.

NKB No. 166 HAI JIWA YANG PENUH SESAL

Syair: Wait, and Murmur Not!; W.H. Bellamy
Terjemahan: Tim Nyanyian GKI
Lagu: William J. Kirkpatrick

Hai jiwa yang penuh sesal,
mengapa engkau berkeluh?
Sebuah rumah yang kekal
telah menanti datangmu.

Refrein:
Tenang dan teguhkan hatimu!
Tenang dan teguhkan hatimu!
Tenang, tenang, teguhkan hati_mu!

Meski berat tanggunganmu,
kendati jalanmu terjal,
arahkanlah pandanganmu
ke rumah Bapa yang kekal.

Meski berduri jalanmu,
baik janganlah ‘kau menyerah.
Ingatlah Yesus, Tuhanmu;
berduri juga tajukNya.

Teruslah giat bekerja,
sekali jangan berkeluh!
Istirah datang segera;
tenang, teguhkan hatimu!

NKB No. 167 TUHAN YESUS SAHABATKU

Syair: I Have Found a Friend in Jesus / The Lily of The Valley; Charles W. Fry
Terjemahan: YAMUGER
Lagu: William S. Hays

Tuhan Yesus sahabatku, tercinta dan erat,
melebihi segalanya bagiku:
Bunga bakung paling indah yang tumbuh di lembah,
mengampuni menyucikan diriku.
Penghibur dalam duka, Penolong yang teguh;
kepadaNya ‘ku serahkan kuatirku.

Refrein:
Bunga bakung paling indah yang tumbuh di lembah,
melebihi segalanya bagiku.

Di setiap pencobaan dan duka batinku
Ia benteng dan perisaiku tetap.
Demi Dia ‘ku tinggalkan berhala hatiku;
oleh Dia ‘ku bertahan dan tegap.
Digoda oleh Iblis, ‘ku takkan menyerah;
Yesus jamin kemenangan imanku.

Ia takkan membiarkan dan meninggalkanku;
aku hidup oleh iman padaNya.
Ia tembok yang berapi di sekelilingku,
Roti Hidup yang membuatku kenyang.
Kelak di kemuliaan ‘ku nampak wajahNya
dan berkat sorgawi melimpahiku.

NKB No. 168 HILANG SUDAH ASAKU KETIKA

Syair dan lagu: He Came and Saved My Soul; P.P. Billhorn
Terjemahan: P.H. Pouw / Tim Nyanyian GKI

Ketika hilang sudah asaku, tenaga pun lenyap,
Tuhan Yesus datang meraih diriku, ditolongNya seg’ra.

Refrein:
Seg’ra ditolongNya, besar kuasaNya.
Bila ‘ku lemah, Yesus datanglah, ditolongNya seg’ra

Ketika aku hampir tenggelam dan maut menyergap,
waktu nyaris hancur oleh kuasa k’lam, ditolongNya seg’ra.

Di kala marabaya menerkam, ‘ku rangkul kasihNya.
Di hadapan maut dan kubur mencekam, ditolongNya seg’ra.

Menghadap takhta Allah yang kudus takutku hilanglah,
oleh kar’na aku sudah ditebus, ditolongNya seg’ra.

NKB No. 169 TENANG DAN SABARLAH

Syair: Be Still, My Soul; Katharina von Schlegel
Terjemahan: E.L. Pohan (bait 1, 2, 4); YAMUGER (bait 3)
Lagu: Jean Sibelius
Hak Cipta: G. Schirmer, Inc.

Tenang dan sabarlah, wahai jiwaku;
tahan derita, jangan mengeluh;
serahkan sajalah pada Tuhanmu
segala duka yang menimpamu.
Allah setia, tak mengecewakan
yang di naunganNya ingin berteduh.

Tenang dan sabarlah, wahai jiwaku;
biarkan Tuhan yang memimpinmu,
sebab di tangan Allah masa lampau,
dikendalikan masa depanmu.
Gelombang dahsyat takkan menerpamu
kar’na di bawah kuasa Tuhanmu.

Tenang dan sabarlah, wahai jiwaku;
bila berpulang sobat terdekat
dan ‘kau dirundung oleh kesedihan,
Tuhan mengangkat duka yang berat.
Kasih karunia akan ‘kau terima
dari Tuhanmu, Sumber Alhayat.

Tenang dan sabarlah, wahai jiwaku;
sebentar lagi saat tibalah
bahwa engkau berjumpa dengan Dia
yang menghiburmu di masa lelah.
Di sanalah engkau ‘kan memujiNya,
menyanyi riang s’lama-lamanya.

NKB No. 170 JALAN HIDUP TAK SELALU

Syair: Love’s Rainbow; Flora Kirkland
Terjemahan: E.L. Pohan
Lagu: I.H. Meredith

Jalan hidup tak selalu tanpa kabut yang pekat,
namun kasih Tuhan nyata pada waktu yang tepat.
Mungkin langit tak terlihat oleh awan yang tebal,
di atasnyalah membusur p’langi kasih yang kekal.

Refrein:
Habis hujan tampak p’langi bagai janji yang teguh,
di balik duka menanti p’langi kasih Tuhanmu.

Jika badai menyerangmu, awan turun menggelap,
carilah di atas awan p’langi kasih yang tetap.
Lihatlah warna-warninya, lambang cinta yang besar,
Tuhan sudah b’ri janjiNya, jangan lagi ‘kau gentar.

Jauhkan takut, putus asa, walau jalanmu gelap,
perteguh kepercayaan dan langkahmu pertegap.
“Tuhan itu ada kasih”, itulah penghiburmu,
di atas duka bercahaya p’langi kasih Tuhanmu.

NKB No. 171 WALAU ‘KU DAKI GUNUNG YANG TINGGI

Syair: Heavenly Sunlight; H.J. Zelley
Terjemahan: Tim Nyanyian GKI
Lagu: G.H. Cook

Walau ‘ku daki gunung yang tinggi
dan ‘ku turuni lembah terjal;
Yesus berkata: ” ‘Kau ‘Ku temani”,
sabda ilahi, janji kekal.

Refrein:
Cahya sorgawi, cahya sorgawi
Jiwa penuh kemuliaanNya.
Ha_leluya, aku bersuka
memuji Yesus ‘ku milikNya.

Kendati bayang g’lap melingkupi,
bagiku Yesus tampak jelas.
Dialah sungguh cahya ilahi,
dan di sisiNya ‘ku tak cemas.

Dalam t’rang cahya tetap bersuka
aku menuju rumah kekal.
Sambil bermadah, ayunkan langkah
dalam kasihNya ‘ku tak sesal.

NKB No. 172 DALAM RUMAH BAPAKU

Syair dan lagu: In My Father’s House Are Many Mansions; Aileene Hanks
Terjemahan: K.P. Nugroho

“Dalam rumah Bapaku banyak tempatnya”,
terdengar suara Yesus yang merdu;
Dia pergi ke Neg’ri t’rang sorga yang baka,
menyediakan tempatmu dan tempatku.

Refrein:
Jangan tolak kasih Tuhanmu setia,
agar ‘kau pun boleh masuk t’rang mulia.
“Dalam rumah BapaKu banyak tempatnya”.
Percayalah tentu ‘kau dit’rimaNya.

Yesus mati atas salibNya yang hina
untuk menebus segala dosamu,
nanti pada suatu hari yang ceria
kita pun berkumpul dalam rumah Hu.

Bila ‘kau ditinggalkan teman-temanmu,
dalam dunia ini yang penuh sesal.
Pandang Yesus, Jurus’lamat dan Tuhanmu,
padaNya persahabatan yang kekal.

NKB No. 173 ‘KU TAK DAPAT MAJU SENDIRI

Syair dan lagu: I Cannot Find the Way Alone; Albert E. Brumley
Terjemahan: K.P. Nugroho

Melewati lembah airmata,
jalanku gelap dan ngeri;
Tuhan, pimpinanMu ‘ku dambakan
‘ku tak dapat maju sendiri.

Refrein:
‘Ku tiada tahu jalannya, Tuhan,
Engkaulah yang mengerti;
te_rangMu halau ketakutan,
‘ku tak dapat maju sen_diri.

Tiada sobat lain yang membantu,
‘ku sangat lemah dan letih;
Tuhan, berjalanlah di dekatku,
‘ku tak dapat maju sen_diri.

Bila badai hidup menerpaku,
mentari pun tak berseri,
Tuhan, biarlah ‘ku pegang tanganMu;
‘ku tak dapat maju sen_diri.

NKB No. 174 LADANG YANG TERHAMPAR SUBUR

Syair: The Call for Reapers; John O. Thoompson
Terjemahan: Tim Nyanyian GKI
Lagu: J.B.O. Clemm

Ladang yang terhampar su_bur tampak indah nan permai.
Padi yang telah dita_bur kini si_ap dituai.

Refrein:
Tuhan, utuslah penu_ai, kami mohon padamu.
Jangan le_wat musim pa_nen utuslah pelayanMu.

Dari fa_jar hingga sen_ja, utuslah penu_aiMu;
dan ‘pabi_la malam ti_ba, kumpulkan_lah hambaMu.

Hai penu_ai yang diu_tus, bawa hasil pa_nenmu,
dan serah_kan pada Kris_tus yang sedang menantimu.

NKB No. 175 SAUDARAKU! SELAMATLAH BERJUANG

Syair: A Little While; Anon
Terjemahan: P.H. Pouw / Tim Nyanyian GKI
Lagu: Tradisional

Saudaraku! Selamatlah berjuang,
dengan teguh layani Tuhanmu.
Segala budimu tetap terbayang,
tak dapat kami balas kasihmu.

Saudaraku! Kiranya Tuhan jua,
memimpin t’rus sepanjang jalanmu.
Kiranya Tuhan curahkan berkatNya,
berlimpahlah di dalam hidupmu.

Saudaraku! Kita tetap bersatu,
di dalam Yesus Kristus, Penebus.
Meski sedih dan hati pun terharu,
bagimu kami berdoa terus.

Saudaraku! Mari berjabat tangan,
yakinlah kita akan bertemu.
Dengan gemar dan dalam kesenangan,
di sini ataupun di rumah Hu.

Saudaraku! Kami kirimkan salam,
bagi saudara di neg’ri seb’rang.
Katakanlah baik siang maupun malam:
“Di dalam Tuhan hidupmu senang.”

NKB No. 176 DI BAWAH SALIB JESUS

Syair: Beneath the Cross of Jesus; Elizabeth Cecelia Douglas Clephane
Terjemahan: E.L. Pohan
Lagu: Frederick C. Macker

Di bawah salib Yesus ‘ku ingin berhenti
yaitu cadas yang teguh , pelindung yang letih.
Tempat musafir berteduh di jalan yang berat;
Naungan itu panas terik bagiku yang penat.

Dan pada salibYesus tampak di mataku.
sesosok tubuh, terpencil tersiksa bagiku.
Hatiku yang remuk, sedih, melihatnya jelas
bahwa aku tiada layaklah dapat kasih dan belas.

Ya salib, ‘ku jadikan naungan rumahku.
Semata cahya wajahNya bagiku yang perlu.
Biar dunia ‘ku lepas, tak ada ruginya.
Yang hilang dosa sajalah dan labaku salibNya.

NKB No. 177 ‘KU CARI SUATU PANJI

Syair dan lagu: A Flag to Follow; John W. Peterson
Terjemahan: Tim Nyanyian GKI
Hak Cipta: Singspiration, Inc.

‘Ku cari suatu pan_ji ‘kan ‘ku iring tetap,
dan pandu yang bera_ni, takutku ‘kan lenyap.
‘Ku cari kesempatan mencoba dayaku,
yang dapat memuas_kan dahaga jiwaku.

Refrein:
Di dalam Yesus Tuhan ‘ku mendapatkannya;
tetaplah ‘ku berjalan t’rus di bawah panjiNya.

‘Ku cari jawab pas_ti, penawar raguku;
dan suluh yang meman_du setiap langkahku.
‘Ku cari tutur hikmat, yang kuasanya besar
supaya makna hi_dup tersingkaplah benar.

‘Ku cari kepua_san yang lama ‘ku perlu;
‘ku cari kebeba_san dan damai yang penuh.
‘Ku cari pengampunan, enyah gelisahku;
‘ku cari penghara_pan ‘kan ‘ku pegang teguh.

NKB No. 178 AMBIL DUNIA, B’RIKU YESUS

Syair: Take the World, But Give Me Jesus; Fanny J. Crosby
Terjemahan: Tim Nyanyian GKI
Lagu: John R. Sweney

Ambil dunia, b’riku Yesus, yang setia janjiNya;
dan kasihNya pun abadi, tak berubah s’lamanya.

Refrein:
O betapa luhur, mulia, luas, lebar kasihNya!
Sungguh purna tebusanNya memberi hidup baka!

Ambil dunia, b’riku Yesus, yang menghibur jiwaku,
‘ku tetap ‘kan memujiNya walau badai menyerbu.

Ambil dunia, b’riku Yesus, ‘ku dambakan senyumNya.
Di sepanjang kembaraku, ‘ku dipimpin terangNya.

Ambil dunia, b’riku Yesus, ‘ku pegang ‘trus salibNya.
Sampai nanti makin nyata ‘ku melihat wajahNya.

NKB No. 179 LAMA ‘KU ENGGAN MENGIKUT JALAN TUHAN

Syair dan lagu: Long My Stubborn Will Kept Saying; Haldor Lillenas
Terjemahan: P.H. Pouw / B. Maruta

Lama ‘ku enggan mengikut jalan Tuhan, hanya turut hawa nafsu diriku.
Serta ‘ku memandang Penebus di salib,
aku berserah kepada Rajaku.

Refrein:
Iring kehendak Mukhalis sungguh indah,
ada damai, hilanglah keluh kesah.
Jiwa dapat berteduh dalam naungan Tuhanku,
dan merasa perhentianNya.

Set’lah tubuhku dan jiwa ‘ku serahkan
pada Tuhan dengan sungguh dan tetap,
‘ku miliki rasa damai serta aman,
meskipun di dalam jurang yang gelap.

Seg’nap waktuku sekarang Tuhan punya,
pun recana hidupku dan hartaku.
Tiap hari aku junjung Firman Allah,
dan mashyurkan nama Yesus, Rajaku.

Iring kehendak Mukhalis sungguh indah,
kenikmatannya tak ada taranya.
Tak ‘kan cukup lidahku memuji Dia,
yang t’lah bagiku membuka sorgaNya.

NKB No. 180 BUKANLAH ‘KU, TETAPI HANYA KRISTUS

Syair: Not I, But Christ; Ada A. Whiddington
Terjemahan: Tim Nyanyian GKI
Lagu: A.B. Simpson

Bukanlah ‘ku, tetapi hanya Kristus
layak benar dipuji, disembah.
Bukanlah ‘ku, tetapi hanya Kristus
patut tetap dimuliakanlah

Refrein:
Tuhan, diriku telah ‘Kau raih, ‘Kau hapus dosaku.
Tiada yang lebih permai, ‘Kau hidup dalamku.

Bukanlah ‘ku, tetapi hanya Kristus
dalam seg’nap p’rilaku hidupku.
Bukanlah ‘ku, tetapi hanya Kristus
dalam seg’nap ucapan, tingkahku.

Bukanlah ‘ku, tetapi hanya Kristus
memb’ri gemar kepada yang sendu.
Bukanlah ‘ku, tetapi hanya Kristus
yang berbelas bagi yang berkeluh.

Bukanlah ‘ku, tetapi hanya Kristus
yang merenggut beban hidup berat.
Bukanlah ‘ku, tetapi hanya Kristus
yang tanganNya terulur tak penat.

Kristus tentu, ya amin, ‘ku percaya,
mau mendengar seruan umatNYa.
Tiada hal terucap sia-sia.
‘ku ‘kan tetap berdoa padaNya.

NKB No. 181 TUHAN, AMBIL HIDUPKU

Syair: Take My Life and Let It Be; Frances Ridley Havergal
Terjemahan: YAMUGER
Lagu: Yarborough (versi a.); W.A. Mozart (versi b.)

Tuhan, ambil hidupku dan kuduskan bagiMu;
pun waktuku pakailah memujiMu s’lamanya.

Refrein:
‘Ku serahkan hidupku agar jadi milikMu;
‘ku serahkan hidupku agar jadi milikMu.

Tanganku gerakkanlah, kasihMu pendorongNya,
dan jadikan langkahku berkenan kepadaMu.

Buatlah suaraku hanya mengagungkanMu,
dan sertakan lidahku jadi saksi InjilMu.

Harta kekayaanku jadi alat bagiMu,
akal budi dan kerja, Tuhan pergunakanlah!

KehendakMu sajalah dalam aku terjelma,
jadikanlah hatiku takhta kebesaranMu.

Limpah ruah kasihku ‘ku serahkan padaMu,
diriku seutuhnya milikMu selamanya.

NKB No. 182 ‘KU RINDU MENGIRINGMU

Syair: O Master, Let Me Walk with Thee; Washington Gladden
Terjemahan: Tim Nyanyian GKI
Lagu: Robert Schumann

‘Ku rindu mengiringiMu, ya Tuhan, dalam hidupku;
Nyatakan maksud hikmatMu, agar ‘ku taat padaMu.

Segarkan hati yang lesu dengan kasihMu yang teguh.
Arahkan tiap langkahku dan pimpinlah ke rumahMu.

Tabahkan hatiku tetap, berpaut padaMu erat.
Setiap saat dan kerja, kiranya iman alasnya.

Dengan harapan yang cerah, bagaikan fajar merekah,
di dalam damai yang penuh, ‘ku rindu hidup sertaMu.

NKB No. 183 DULU ‘KU MENCARI

Syair dan lagu: Himself; A.B. Simpson
Terjemahan: Tim Nyanyian GKI

Dulu ‘ku mencari hanya kurnia,
kini ‘ku beroleh yang memb’rikannya.
Dulu perasaan pandu bagiku,
kini Firman Tuhan yang membimbingku.

Refrein:
Aku puji Yesus tak kenal lelah,
kar’na Dia sungguh Tuhanku adalah.

Dulu susah payah, giat berlelah,
kini pasrah diri aku berserah.
Dulu kematian membayangiku,
kini kes’lamatan milikku penuh.

Dulu ‘ku meraih tangan Tuhanku,
kini bahkan Dia yang menggandengku.
Dulu ombak laut menerpa keras,
kini jangkar kokoh tiada ‘ku lepas.

Dulu rancanganku memb’ri ku senang,
kini hanya doa memb’ri ku tenang.
Dulu ‘ku merasa bimbang tak tentu,
kini ‘ku mendapat benteng yang teguh

Dulu hasrat diri ‘ku ikuti t’rus,
kini ‘ku dibimbing sabda Penebus.
Dulu ‘ku menuntut, tak mau menyerah,
Kini Tuhan saja ingin ‘ku sembah

Dulu ‘ku berkhayal Yesus milikku,
kini ‘ku tak ragu Dia hartaku.
Dulu ‘ku bagaikan suluh yang pendar
kini ‘ku bercahya gilang dan benar.

NKB No. 184 ENGKAU MILIKKU ABADI

Syair: Close to Thee; Fanny J. Crosby
Terjemahan: Tim Nyanyian GKI
Lagu: Silas J. Vail

Engkau milikku abadi, segalanya bagiku;
Di sepanjang ziarahku, inginku bersamaMu
‘Ku dekat padaMu, ‘ku dekat padaMu.
Di sepanjang ziarahku, inginku bersamaMu.

Bukan nikmat duniawi yang menjadi doaku;
‘Ku senang bersusah payah, asal ‘Kau bersamaku.
‘Ku dekat padaMu, ‘ku dekat padaMu.
‘Ku senang bersusah payah, asal ‘Kau bersamaku.

Pimpin daku melewati lembah bayang maut sendu;
Maka pintu hidup baka ‘ku masuki sertaMu.
‘Ku dekat padaMu, ‘ku dekat padaMu.
Maka pintu hidup baka ‘ku masuki sertaMu.

NKB No. 185 BINTANG PANDANGANKU

Syair: Stern auf den ich schaue; Adol Krummacher
Terjemahan: E.L. Pohan
Lagu: Minna Koch

Bintang pandanganku, cadas yang teguh,
pandu yang setiawan, tongkat bagiku.
Roti kehidupan, mata air sejuk.
‘Kaulah pegangan_ku, Yesus, Tuhanku.
‘Kaulah pegangan_ku, Yesus, Tuhanku.

Tanpa aku, Tuhanku, jalanku berat.
Siapakah menghibur aku yang penat?
Hilanglah asaku tanpa ka_sih_Mu.
Iman, harap, ka_sih, Yesus, Tuhanku.
Iman, harap, ka_sih, Yesus, Tuhanku.

Maka kar’na itu aku jalan t’rus,
hingga ‘ku menghadap takhta yang kudus.
K’lak ‘kan ‘ku katakan: tiada har_ta_ku;
Hanya ‘Kaulah sa_ja, Yesus, milikku.
Hanya ‘Kaulah sa_ja, Yesus, milikku.

NKB No. 186 ‘KU CARI TUHAN

Syair: I Sought the Lord; Anon
Terjemahan: F. Suleeman
Lagu: George W. Chadwick

‘Ku cari Tuhan, lalu aku tahu,
Dia menggugahku mencariNya;
Bukanlah aku menemukanNya,
‘ku ditemukanNya.

Tanganku, Tuhan, ‘Kau genggam erat,
‘ku jalan t’rus, dan tidak ‘kan sesat.
Bukanlah aku yang memandangMu,
‘Kaulah memandangku.

‘Ku dapat, ‘ku kasihi Tuhanku,
itulah jawab hatiku penuh.
Lama telah ‘Kau menyertaiku;
‘Kau mengasihiku.

NKB No. 187 NIKMAT DUNIA MENGGODAKU

Syair: I Would Be Like Jesus; James Rowe
Terjemahan: Tim Nyanyian GKI
Lagu: B.D. Ackley

Nikmat dunia menggodaku pasti sia-sia.
‘Ku tak ingin diperbudak oleh harta fana.

Refrein:
Yesuslah teladanku di sepanjang jalanku.
Yesuslah teladanku di setiap waktu.

Yesus sudah menghancurkan tiap rantai dosa,
agar ‘ku menjadi hamba yang tetap setia.

Di sepanjang ziarahku yang menuju sorga,
akan ‘ku kisahkan ihwal kasih dan rahmatNya.

Dia akan menyambutku di tempat mulia
dan berkata kepadaku: ” ‘Kau hamba setia”.

NKB No. 188 TIAP LANGKAHKU

Syair dan lagu: Each Step I Take; Elmo Mercer
Terjemahan: K.P. Nugroho

Tiap langkahku diatur oleh Tuhan
dan tangan kasihNya memimpinku.
Di tengah badai dunia menakutkan,
hatiku tetap tenang teduh.

Refrein:
Tiap langkahku ‘ku tahu yang Tuhan pimpin
ke tempat tinggi ‘ku dihantarnNya,
hingga sekali nanti aku tiba
di rumah Bapa sorga yang baka.

Di waktu imanku mulai goyah
dan bila jalanku hampir sesat,
‘ku pandang Tuhanku, Penebus dosa,
‘ku teguh sebab Dia dekat.

Di dalam Tuhan saja harapanku,
sebab di tanganNya sejahtera;
DibukaNya Yerusalem yang baru,
kota Allah suci mulia.

NKB No. 189 PEGANG TANGANKU

Syair dan lagu: Take Hold of My Hand; W. Elmo Mercer
Terjemahan: K.P. Nugroho

‘Ku ingin selalu dekat padaMu,
ikut ‘Kau Tuhan tiada jemu;
Bila ‘Kau pimpin kehidupanku,
tak ‘kan ‘ku ragu, tetap langkahku.

Refrein:
O Jurus’lamat, pegang tanganku,
BimbinganMu yang aku perlu;
B’ri pertolongan dan kuasaMu,
o Tuhan Yesus, pegang tanganku.

Gelap perjalanan yang aku tempuh,
namun cerah berseri jiwaku;
susah kecewa di dunia fana,
damai menanti di sorga baka.

NKB No. 190 LANGIT BERNYANYI GEMBIRA

Syair dan lagu: El Cielo Canta Alegria; Pablo Sosa
Terjemahan: F. Suleeman
Hak Cipta: Pablo Sosa

Langit bernyanyi gembira: Haleluya!
kar’na kemuliaan Allah kita pancarkan terus.
Haleluya! Haleluya! Haleluya! Haleluya!

Langit bernyanyi gembira: Haleluya!
kar’na hidupmu, hidupku di dalam kasih mesra.
Haleluya! Haleluya! Haleluya! Haleluya!

Langit bernyanyi gembira: Haleluya!
kar’na berita injili kita masyhurkan terus.
Haleluya! Haleluya! Haleluya! Haleluya!

NKB No. 191 DALAM ROH YESUS KRISTUS

Syair dan lagu: They’ll Know We Are Christians by Our Love / We Are One in the Spirit; Peter Scholtes
Terjemahan: H.A. Pandopo
Hak Cipta: F.E.L. Publication

Dalam Roh Yesus Kristus kita satu tetap,
dalam Roh Yesus Kristus kita satu tetap,
mendoakan semua jadi satu kelak.

Refrein:
Biar dunia tahu bahwa kita muridNya
dalam kasih tubuh Kristus yang esa.

Kita jalan bersama bergandengan erat,
kita jalan bersama bergandengan erat,
menyiarkan berita bahwa Tuhan dekat.

Kita bahu-membahu melayani terus,
kita bahu-membahu melayani terus,
kita saling membela dalam kasih kudus.

Puji Bapa sorgawi, Pemberi kurnia!
Puji Bapa sorgawi, Pemberi kurnia!
Puji Roh, Pemersatu dalam kasih baka!

NKB No. 192 DI DALAM KRISTUS BERTEMU

Syair: In Christ There is No East or West; John Oxenham
Terjemahan: YAMUGER
Lagu: I-to Loh (versi a.); Tradisional Amerika / H.T. Burleigh (versi b.); Chrystopher Tye (versi c.)

Di dalam Kristus bertemu seluruh dunia;
terpadu umat Penebus di dalam kasihNya.

Semua hati terlebur di dalam tubuhNya,
berkarya akrab dan tekun di pelayananNya.

Bergandeng tanganlah erat apa pun bangsamu;
pengabdi Bapa yang kudus, tentulah kawanku.

Di dalam Kristus bertemu seluruh dunia;
cerminan kasih penebus umatNya yang esa.

NKB No. 193 AKU HENDAK TETAP BERHATI TULUS

Syair: I Would Be True; Howard A. Walter
Terjemahan: Tim Nyanyian GKI
Lagu: Joseph Y. Peek

Aku hendak tetap berhati tulus
kar’na teman mempercayaiku.
Aku hendak tetap berjalan lurus,
kar’na teman t’lah mengasihiku;
kar’na teman t’lah mengasihiku.

Aku hendak teguh senantiasa,
walau besar tantangan dunia.
Aku hendak tetap tegah perkasa
kar’na ‘ku tahu rintangan ‘kan enyah;
kar’na ‘ku tahu rintangan ‘kan enyah.

Aku hendak tetap menjadi kawan
bagi yang hatinya penat, sendu.
Dan kasihku ingin t’rus ‘ku bagikan,
serta imbalan tiada ‘ku perlu;
serta imbalan tiada ‘ku perlu.

Aku hendak rendah hati selalu,
kar’na ‘ku tahu betapa ‘ku lemah.
Aku hendak menolong sesamaku;
Allah Esa selalu ‘ku sembah;
Allah Esa selalu ‘ku sembah.

NKB No. 194 ‘KAU TETAP TUHANKU, YESUS

Syair: Thou Remainest; D.W. Whittle
Terjemahan: E.L. Pohan
Lagu: James McGranahan

‘Kau tetap Tuhanku, Yesus yang mengisi hidupku;
‘Kau Rajaku selamanya ‘Kau tetap junjunganku.

Refrein:
‘Kau sahabat yang abadi, harapan_ku yang tetap.
Dalam suka maupun duka, Yesus kawan yang akrab.

Dahagaku akan damai, ‘Kau puaskan sepenuh;
aku yang mendua hati ‘Kau b’ri iman yang teguh.

Tiada insan ‘ku harapkan mengasihiku terus;
satu saja ‘ku andalkan: Kasih Yesus, Penebus

NKB No. 195 KENDATI HIDUPKU TENT’RAM

Syair: It Is Well with My Soul; Horatis G. Spafford
Terjemahan: E.L. Pohan
Lagu: Philip P. Bliss

Kendati hidupku tent’ram dan senang,
dan walau derita penuh,
Engkau mengajarku bersaksi tegas:
S’lamatlah, s’lamatlah jiwaku.

Refrein:
S’lamatlah (s’lamatlah) jiwaku (jiwaku),
S’lamatlah, s’lamatlah jiwaku.

Kendatipun susah terus menekan
dan iblis geram menyerbu,
Tuhanku menilik anakNya tetap;
S’lamatlah, s’lamatlah jiwaku.

Yesusku mengangkat di salib kejam
dosaku dan aib sepenuh.
Hutangku dibayar dan aku lepas,
puji Tuhan, wahai jiwaku.

Ya Tuhan, singkapkan embun yang gelap
dapatkan seg’ra umatMu.
‘Pabila serunai berbunyi gelap,
‘ku seru: s’lamatlah jiwaku.

NKB No. 196 ‘KU BEROLEH BERKAT

Syair dan lagu: There’s a Peace in My Heart / Constantly Abiding; Anne S. Murphy
Terjemahan: YAMUGER

‘Ku beroleh berkat yang tak kunjung lenyap,
yang tidak dib’ri dunia;
Di relung hatiku, walau sarat beban,
ada damai sejaht’ra baka.

Refrein:
Yesus yang selalu tinggal serta;
Ia di dalamku, ‘ku dalamNya.
“Aku senantiasa menyertaimu”
Itulah janjiNya kepadaku.

Saat damai penuh masuk di hatiku,
dunia menjadi cerah.
Kesusahan lenyap, g’lap berganti terang:
Yesus Tuhan, agung, mulia!

NKB No. 197 BESARLAH UNTUNGKU

Syair dan lagu: J. Uktolseja / Tim Nyanyian GKI

Besarlah untungku jika Yesus milikku,
bersuka jiwaku kar’na damai yang penuh.
meskipun angin k’ras badai dunia menderu,
tak goyah hatiku kar’na Yesus milikku.

Refrein:
Benar, benar, besarlah untungku.
Benar, benar, besarlah untungku.
Benar, benar, besarlah untungku.
Ketika Yesus sungguhlah tetap milikku.

Kendati tiadalah hartaku di dunia,
hatiku tak resah, tak bersungut, berkesah.
Kar’na ‘ku sungguh tahu jika Yesus milikku,
tak sia-sialah segenap usahaku.

Meski tumpuanku pada Yesus, Tuhanku,
tidaklah aku jauh dari susah dan keluh.
Di dunia yang fana ‘ku ‘kan tahan berperang,
di sorga yang baka dengan Yesus ‘ku menang.

Sekarang hidupku sungguh mulia benar
di dalam kasihNya ‘ku selalu bergemar.
JanjiNya ‘ku dengar kar’na Yesus milikku:
” ‘Ku sambut datangmu dalam rumah BapaKu”

NKB No. 198 SAHABATKU YANG PALING KARIB

Syair: Der beste Freund ist in dem Himme; Benjamin Schmolcke
Terjemahan: H.A. Pandopo
Lagu: Tradisional Perancis

Sahabatku yang pa_ling karib, di sor_ga rumah ting_galNya;
bicaraNya benar dan baik, kerja_Nya jujur s’la_manya,
yaitu Yesus, Tu_hanku, kekal Saha_bat karibku.

Manusia terom_bang-ambing, teta_pi Yesus tak pernah;
di malam ha_ri ‘ku terbaring di da_lam perlindung_anNya.
‘Ku tahu, Yesus, Tu_hanku, kekal Saha_bat karibku.

Di dunia o_rang ju_al kasih menghi_tung laba-ru_ginya,
ketika tia_da untung lagi, tak jarang sirna kasihnya,
tetapi Yesus, Tu_hanku, kekal Saha_bat karibku.

NyawaNya pun di_relakanNya su_paya aku ditebus
dan dosaku diha_puskanNya dengan darahNya yang kudus.
Ya, sungguh, Yesus, Tu_hanku, kekal Saha_bat karibku.

NKB No. 199 SUDAHKAH YANG TERBAIK ‘KU BERIKAN

Syair: Have I Done My Best for Jesus?; Ensign Edwin Young
Terjemahan: Tim Nyanyian GKI
Lagu: Harry E. Storrs

Sudahkah yang terbaik ‘ku berikan
kepada Yesus Tuhanku?
Besar pengurbananNya di Kalvari!
DiharapNya terbaik dariku.

Refrein:
Berapa yang terhilang t’lah ‘ku cari
dan ‘ku lepaskan yang terbelenggu?
Sudahkah yang terbaik ‘ku berikan
kepada Yesus, Tuhanku?

Begitu banyak waktu yang terluang
sedikit ‘ku b’ri bagiNya.
Sebab kurang kasihku pada Yesus;
mungkinkah hancur pula hatinya?

Telah ‘ku perhatikankah sesama,
atau ‘ku biarkan tegar?
‘Ku patut menghantarnya pada Kristus
dan kasih Tuhan harus ‘ku sebar.

‘Ku tak mau lebih lama dalam jurang,
‘ku panjat dindingnya terjal.
Dunia yang ‘kan binasa memerlukan
berita kasih Allah yang kekal.

NKB No. 200 DI JALAN HIDUP YANG LEBAR, SEMPIT

Syair: Out in the Highways and Byways of Life / make Me a Blessing; Ira B. Wilson
Terjemahan: E.L. Pohan
Lagu: George S. Schuler
Hak Cipta: Rodeheaver Co.
Hak Cipta: George S. Schuler

Di jalan hidup yang lebar, sempit,
orang sedih mengerang.
Tolong mereka yang dalam gelap;
bawalah sinar terang!

Refrein:
Pakailah aku, jalan berkatMu,
memancarkan cahayaMu!
Buatlah aku, saluran berkat
bagi siapa yang risau penat.

Wartakan Kristus dengan kasihNya;
pengampunanNya penuh.
Orang ‘kan datang ‘pabila engkau
menjadi saksi teguh.

Seperti Tuhan memb’ri padamu
dan mengasihi dikau,
b’ri bantuanmu di mana perlu,
Yesus mengutus engkau!

NKB No. 201 DI JALAN HIDUPKU

Syair dan lagu: Along the Road; John W. Peterson
Terjemahan: K.P. Nugroho

Di hidupku ‘ku ada sobat yang setia,
yang s’nantiasa berjalan sertaku;
masa gelap dibuatNya terang ceria,
itulah Yesus, Jurus’lamatku.

Refrein:
‘Ku tak cemas ‘kan jalan yang naik turun
lewat lembah dan gunung yang terjal;
sebab Tuhan berjalanlah di sampingku,
memimpinku ke neg’ri yang kekal.

O kasihNya besarlah tiada taranya,
dengan rela Dia mati bagiku;
kepadaNya ‘ku s’rahkan jiwa dan raga,
sejak itu Dia bimbingku s’lalu.

NKB No. 202 GENTA INJIL BERGAUN

Syair dan lagu: The Gospel Bells; S. Wesley Martin
Terjemahan: Tim Nyanyian GKI

Genta Injil bergaung ke seluruh dunia,
membawakan kabar s’lamat bagi umat manusia.
Besarlah kasih Hu, yang mengutus PutraNya,
agar orang yang percaya dapat hidup s’lamanya.

Refrein:
Suaranya bergema dalam dunia yang cemar,
InjilNya memberi sukacita yang besar.

Genta Injil mengundang masuk pesta mulia,
jangan tampik panggilanNya yang penuh anugerah.
” ‘Ku b’rikan tubuhKu, ‘kau yang lapar, makanlah!
walaupun dosamu merah, bagai salju putihlah.”

Genta Injil bergaung, peringatan terdengar:
barang siapa yang menolak, dapat hukuman besar.
Serahkan hidupmu pada Yesus, Tuhanmu,
jika ‘kau tidak terlambat, akan s’lamatlah tentu.

Genta Injil begaung, diwartakannya terus
tentang kasih yang sempurna, ka’na kurban Penebus.
‘Ku b’rikan wartaNya bagi insan di dunia:
“Sudah lahir Kristus, Tuhan, Jurus’lamat manusia.”

NKB No. 203 ADAKAH TEMPAT BAGINYA

Syair: Have You Any Room for Jesus; Anon
Terjemahan: Tim Nyanyian GKI
Lagu: C.C. Williams

Adakah tempat bagiNya, yang menanggung dosamu?
Yesus t’lah ketuk hatimu; sambutlah Penebusmu!

Refrein:
B’rikanlah tempat bagiNya dan dengarkan sabdaNya!
Bukalah pintu hatimu, sambut Dia segera!

Bila hanya nikmat dunia ‘kau kejar selalu t’rus,
k’lak tempat pun tiada lagi bagi Yesus, Penebus.

Adakah tempat bagiNya, yang mencurahkan berkat?
Hari inilah saatnya, hari Tuhan t’lah dekat!

Hari rahmat hampir lalu, baik serahkan hidupmu;
Nanti hatimu tertutup bagi Yesus, Rajamu.

NKB No. 204 DI DUNIA YANG PENUH CEMAR

Syair dan lagu: Let Others See Yesus in You; B. B. McKinney
Terjemahan: Lembaga Literatur Baptis

Di dunia yang penuh cemar; antara sesamamu
hiduplah saleh dan benar. Nyatakan Yesus dalammu.

Refrein:
Nyatakan Yesus dalammu, nyatakan Yesus dalammu;
sampaikan Firman dengan hati teguh, nyatakan Yesus dalammu.

Hidupmu kitab terbuka dibaca sesamamu;
apakah tiap pembacanya melihat Yesus dalammu?

Di sorga ‘kau kelak senang berjumpa sahabatmu,
berkat hidupmu dalam t’rang. Nyatakan Yesus dalammu.

Hiduplah kini bagiNya, berjiwa tetap teguh;
bimbinglah orang tercela melihat Yesus dalammu.

NKB No. 205 DALAM DUNIA YANG GELAP

Syair dan lagu: Go Ye into All the World / Far, Far Away in Heathen Darkness; James McGranahan
Terjemahan: Tim Nyanyian GKI

Dalam dunia yang g’lap karena dosa,
banyak jiwa terancam kuasa maut.
Siapa yang mau menyampaikan berita
hal kes’lamatan dari Anak Daud?

Refrein:
“Kuasa t’lah dib’ri padaKu.
Kuasa t’lah dib’ri padaKu.
Masyhurkanlah Injil ke seluruh dunia,
selalu ‘Ku besertamu.”

Hai lihatlah, terbuka pintu dunia,
laskar Kristus, hai bangkit, masuklah!
Satukanlah tenagamu semua
dan Injil Kristus pun masyhurkanlah!

‘Kau tak perlu binasa kar’na dosa,
Allah telah memb’rikan AnakNya.
Orang benar tiada ‘kan binasa,
maka masyhurkanlah t’rus InjilNya!

Hari Tuhan tak akan lama lagi
kalau semua lidah berseru:
“Haleluya! ‘Kau Allah Mahatinggi!”
Mari, agungkan Dia, Rajamu!

NKB No. 206 MERCUSUAR KASIH BAPA

Syair dan lagu: Let the Lower Lights Be Burning; Philip P.Bliss
Terjemahan: E.L. Pohan

Mercusuar kasih Bapa memancarkan sinarNya.
Namun suluh yang dipantai, kitalah penjaganya.

Refrein:
Pelihara suluh pantai walau hanya k’lip kelap.
Agar tiada orang hilang di lautan yang gelap.

Malam dosa sudah turun, ombak dahsyat menyerang.
Banyaklah pelaut mengharap sinar suluh yang terang.

Peliharalah suluhmu, agar orang yang cemas,
yang mencari pelabuhan, dari mara terlepas.

NKB No. 207 TAAT, SETIA, BERTEKAD YANG BULAT

Syair: True-Hearted, Whole-Hearted; Frances Ridley Havergal
Terjemahan: E.L. Pohan
Lagu: George C. Stebbins

Taat, setia, bertekad yang bulat,
itulah janji Tuhan padamu.
Di bawah panji yang mulia berdaulat,
kami ‘kan angkat perang bagimu.

Refrein:
Angkat semboyan, jangan diamkan!
Tiup serunai dan maju terus!
Angkat semboyan, jangan diamkan!
Kristuslah Raja serta Penebus!

Taat, setia, teguh bersekutu
dengan Engkau, ya Pemimpin besar.
Kar’na penuh kasih sayang padaMu
kami sedikit pun tidak gentar.

Taat, setia, ya Raja abadi,
pimpinlah kami berjuang terus.
Tundukkanlah kehendak hati kami,
buat di sana takhtaMu kudus.

NKB No. 208 TABUR WAKTU PAGI

Syair: Bringing In the Sheaves; Knowles Shaw
Terjemahan: Tim Nyanyian GKI
Lagu: George A. Minor

Tabur waktu pagi, tabur benih kasih,
tabur waktu siang t’rus sampai senja.
Nantikan tuaian pada musim panen,
kita ‘kan bersuka bawa berkasNya.

Refrein:
Bawa berkasNya masuk lumbungNya,
kita ‘kan bersuka bawa berkasNya.
Bawa berkasNya masuk lumbungNya,
kita ‘kan bersuka bawa berkasNya.

Di terik sang surya, di g’lap bayang awan
kita pun menabur, riang bekerja.
Nanti panen tiba, tugas akan usai,
kita ‘kan bersuka bawa berkasNya.

Maju walau sukar, tabur bagi Tuhan,
biar jiwa raga susah dan lelah.
Sampai akhir nanti kita disambutNya,
kita ‘kan bersuka bawa berkasNya.

NKB No. 209 SIMAKLAH, HAI PEMUDA!

Syair: Hear, O Young People, Listen; Danilo Roble / Elena G. Maquiso
Terjemahan: Tim Nyanyian GKI
Lagu: Danilo Roble

Simaklah hai pemuda! Dunia menantang engkau.
Jangan lesu, cepat seg’ra! Mari berjuang terus!

Refrein:
Tiada penghalang, tiada perintang, kita berjuang pasti menang.
Mari pemuda, ikut seg’ra, raih kejayaanmu!

Tidakkah ‘kau menyimak tangis, jerit yang pedih,
dari derita dan cela? Mari berjuang terus!

Lihatlah yang mengancam rakyat kecil dan lemah;
pun kejahatan merebak. Mari berjuang terus!

Lawan dan yang tersisih rindu ‘kan dimengerti;
yang lemah ingin dibela. Mari berjuang terus!

Apa pun kita buat, Yesus teladan benar
dalam kebaikan, kasih pun. Mari berjuang terus!

NKB No. 210 ‘KU UTUS ‘KAU

Syair: So Send I You;E. Margaret Clarkson
Terjemahan: Tim Nyanyian GKI
Lagu: John W. Peterson
Hak Cipta: Singspiration, Inc.

‘Ku utus ‘kau mengabdi tanpa pamrih,
berkarya t’rus dengan hati teguh,
meski dihina dan menanggung duka;
‘Ku utus ‘kau mengabdi bagiKu.

‘Ku utus ‘kau membalut yang terluka,
menolong jiwa sarat berkeluh,
menanggung susah dan derita dunia.
‘Ku utus ‘kau berkurban bagiKu.

‘Ku utus ‘kau kepada yang tersisih,
yang hatinya diliputi sendu,
sebatang kara, tanpa handai taulan.
‘Ku utus ‘kau membagi kasihKu.

‘Ku utus ‘kau, tinggalkan ambisimu,
padamkanlah segala nafsumu,
namun berkaryalah dengan sesama.
‘Ku utus ‘kau bersatulah teguh.

‘Ku utus ‘kau mencari sesamamu
yang hatinya tegar terbelenggu,
‘tuk menyelami karya di Kalvari.
‘Ku utus ‘kau mengiring langkahKu.
Coda:
Kar’na Bapa mengutusku, ‘Ku utus ‘kau

NKB No. 211 PAKAILAH WAKTU ANUG’RAH TUHANMU

Syair dan lagu: Grijp toch de kansen; Ira D. Sankey
Terjemahan: Tim Nyanyian GKI

Pakailah waktu anug’rah Tuhanmu,
hidupmu singkat bagaikan kembang.
Mana benda yang kekal di hidupmu?
Hanyalah kasih tak akan lekang.

Refrein:
Tiada yang baka di dalam dunia,
s’gala yang indahpun akan lenyap.
Namun kasihmu demi Tuhan Yesus
sungguh bernilai dan tinggal tetap.

Janganlah sia-siakan waktumu,
hibur dan tolonglah yang berkeluh.
Biarlah lampumu t’rus bercahaya,
muliakanlah Tuhan di hidupmu.

Karya jerihmu demi Tuhan Yesus,
‘kan dihargai benar olehNya.
Kasih yang sudah ‘kau tabur di dunia,
nanti ‘kau tuai di sorga mulia.

NKB No. 212 SUNGGUH INGINKAH ENGKAU LAKUKAN

Syair: Brighten the Corner Where You Are; Ina Duley Ogdon
Terjemahan: B. Maruta / Tim Nyanyian GKI
Lagu: Charles H. Gabriel

Sungguh inginkah engkau lakukan hal besar?
Jangan tunggu tiba saatnya.
Kini tugasmu kerjakan dengan baik benar.
Jadilah suluh dunia!

Refrein:
Jadilah suluh dunia!
Jadilah suluh dunia!
Mungkin ada yang terhibur kar’na sinarnya.
Jadilah suluh dunia!

‘Kau pun dapat mengenyahkan awan yang gelap
bagi hati susah dan resah.
‘Kan dirasakannya penghiburan yang sedap.
Jadilah suluh dunia!

Tiap talentamu pasti ada artinya
bila mencerminkan kasihNya.
Barang yang kecil pun sungguh ada gunanya.
Jadilah suluh dunia!

NKB No. 213 KITA SUDAH DITEBUS OLEHNYA

Syair dan lagu: Saved to Serve; Lida Shivers Leech
Terjemahan: Tim Nyanyian GKI

Kita sudah ditebus olehNya,
kini layanilah Mukhalismu.
Maju t’rus dan kibarkan panjiNya,
sanjung Rajamu!

Refrein:
Mari bawa padaNya segenap talentamu
serta hidup mengikuti firmanNya!
Taat dan setialah walau sukar jalanmu,
hidup kudus agar kasihNya pun nyatalah!

Waktu suka atau waktu duka,
walau badai datang melandamu;
Janganlah jemu melayaniNya,
sanjung Rajamu!

Dan layanilah dengan setia,
jangan dosa sampai menghalangmu.
Junjunglah terus kebenaranNya,
sanjung Rajamu!

NKB No. 214 TUHAN, ‘KAU TELAH KURNIAKAN KAMI

Syair dan lagu: M. Karatem

Tuhan, ‘Kau telah kurniakan kami alam ini dan seisinya
untuk kehidupan yang serasi, timbal balik saling memberi

Oleh ulah yang tak terkendali, dan serakah yang memalukan;
alam dikeruk, terkuras habis, tak peduli hari esoknya.

Alam tidak lagi bersahabat, bangkitlah amarah, mendera.
O, gempa dan banjir mahadahsyat, disebarnya maut dan resah.

Alam raya, ‘Kaulah Penciptanya, ‘Kau menata indah berseri.
Tuhan, bangkitkan semangat kami; cinta Dikau, cinta karyaMu.

NKB No. 215 NYANYIKANLAH KIDUNG BARU

Syair: A Song of Cosmic Praise; James McAuley
Terjemahan: F. Suleeman
Lagu: Richard Connoly
Hak Cipta: Curtis & Brown
(Catatan: Seorang ‘cantor’ atau kelompok kecil dapat menyanyikan mula-mula refreinnya, kemudian setiap bait. Jemaat menjawab dan menyanyikan refreinnya.)

Refrein:
Nyanyikanlah kidung baru serta nantikan janji Tuhanmu.
Nyanyikanlah kidung baru serta nantikan janji Tuhanmu.

Hai s’luruh makhluk angkat suaramu!
Bersuka dan pujilah Tuhanmu
setiap saat dan di mana pun.
Masyhurkanlah keagunganNya!

Lembah, gunung, dataran yang rendah,
binatang liar, unggas, dan ternak,
halimun, badai, hujan, dan petir
memancarkan kekayaanNya.

Samud’ra, danau, sungai yang deras,
telaga, mata air yang jernih,
segala ikan juga isi laut
memancarkan keluhuranNya.

Segala pohon dalam musimnya,
kenanga, mawar, bakung, dahlia,
sedap malam, cempaka, dan melur
memancarkan keagunganNya.

Telinga, mata, tangan, dan benak
dengan bahasa, angka, dan simbol
di dalam karya, doa, dan jeda
memancarkan kebijakanNya

Dan kasih antar pria wanita,
segala hikmat, akal yang cerdas,
keadilan dan kebenaran pun
memancarkan kemuliaanNya.

NKB No. 216 TUHAN, ENGKAULAH HADIR

Syair: En Medio de la Vida; Mortimer Arias
Terjemahan: H.A. Pandopo
Lagu: Antonio Auza
Hak Cipta: Instituto Superior

Tuhan Engkaulah hadir di dalam hidupku;
sama dengan udara ‘ku hirup kasihMu.
Dalam denyut jantungku kuasaMu bekerja;
tubuh dan panca indra, ‘Kau menggerakkannya.

Refrein:
Dikau yang ‘ku kasihi dalam sesamaku
Dikau yang aku puji dalam ciptaanMu!

Juga di pekerjaan, ‘Kau, Tuhan, beserta,
juga Engkau dengarkan lagu keluh-kesah;
lagu mesin dan martil bising dan menderu,
lagu peras keringat naik kepadaMu.

Di dalam suka-duka ‘Kau ingin beserta,
turut memperjuangkan damai sejahtera.
‘Kau datang dalam Kristus, dosa dihapusNya.
Dalam kerajaanMu ‘Kau ubah dunia.

NKB No. 217 SEMUA YANG TERCIPTA

Syair: M. Karatem / H.A. Pandopo
Lagu: M. Karatem

Semua yang tercipta, hai alam semesta,
agungkan nama Tuhan dan puji kasihNya.
Matahari, bulan, bintang, burung-burung, ikan-ikan,
seluruh margasatwa di gunung dan lembah.

Semua manusia, hai ikutlah serta
memuji kasih Tuhan yang agung mulia.
Dalam Yesus, puteraNya, kita s’lamat selamanya;
segala sesuatu dibaharuiNya.

Sekarang menderita seisi dunia
dan dosa manusia mengakibatkannya.
Tapi Yesus pun sengsara bagi kita yang bersalah,
terhapus dosa kita di salib Golgota.

Ya Yesus, Tuhan kami, ‘Kau bangkit mulia;
pun kami ‘Kau bangkitkan, baptisan tandanya,
agar kami menerima hidup baru tak terkira
dan kami jadi saksi di alam semesta.

Semua yang tercipta, hai alam semesta
agungkan nama Tuhan dan puji kasihNya.
Oleh Yesus disampaikan pengampunan, pendamaian.,
kelak di bumi baru genap semuanya.

NKB No. 218 INDONESIA, TANAH AIRKU

Syair: Untung Ongkowidjaja / F. Suleeman
Lagu: Untung Ongkowidjaja

Indonesia, tanah airku indah dan megah;
sawah ladang pun lautnya ka_ya dan permai.
Jaya makmur dan sentosa s’luruh rakyatnya.

Refrein:
Pada Dikau ya Tuhanku, ‘ku panjatkan syukur,
atas rahmat dan anug’rah bagi bangsaku.
O, berkati_lah neg’riku Indo_ne_sia.

Jasamu, pah_lawan bangsa, ‘ku ke_nang terus,
kar’na ‘kau telah memb’rikan jiwa-ragamu,
agar bangsa dan neg’riku aman dan tent’ram.

NKB No. 219 SATU TANAH AIR

Syair dan lagu: J.T. Silangit

Satu tanah air, satu bangsa, dan satu dalam bahasa.
Indonesia kebanggaanku, engkaulah tanah airku.
Alam indah mempeso_na, suku bangsa berane_ka,
budayanya sungguh ka_ya, karya agung Sang Pencipta.
Mari kita semua_nya menghayati makna_nya,
satu tanah air kita, satu bangsa dan bahasa.

NKB No. 220 UTUS DAKU, TUHAN YESUS

Syair: Thuma Mina; Anon
Terjemahan Inggris: Send Me Jesus
Terjemahan: F. Suleeman
Lagu: Tradisional Afrika Selatan
Hak Cipta: Utryck Publishing, Swedia

Utus daku, Tuhan Yesus,
utus daku, utuslah.

Bimbing daku, Tuhan Yesus,
bimbing daku, bimbinglah.

Ubah daku, Tuhan Yesus,
ubah daku, ubahlah.

NKB No. 221 KIRANYA ANUG’RAH KRISTUS

Syair: May the Grace of Christ Our Saviour; John Newton
Berdasarkan: I Korintus 13:13 (bait 1)
Terjemahan: Terjemahan: Tim Nyanyian GKI (bait 2)
Lagu: Gotha / H.J. Gauntlett (versi a.); Ludwig van Beethoven (versi b.)

Kiranya anug’rah Kristus, kasih Allah abadi,
dan karunia Roh Kudus atas umat diberi.

Ketiganya jadi satu, Dia Allah yang esa,
umatNya pun bersekutu, indah tiada bandingnya.

NKB No. 222 HALELUYA

Lagu: Tradisional

Haleluya, haleluya, haleluya.

NKB No. 223 HALELUYA

Lagu: Abraham Maraire (versi a.); Tradisional Eropa (versi b.)

Haleluya, haleluya, haleluya, haleluya!

NKB No. 224 HALELUYA, HALELUYA, AMIN

(Kanon)

Haleluya, haleluya, amin, amin.

NKB No. 225 HALELUYA! AMIN!

Lagu: Tradisional

Haleluya, haleluya, haleluya, haleluya, haleluya!
Amin, amin, amin!

NKB No. 226 AMIN, HALELUYA!

Syair: Sutarno
Lagu: Tradisional Jawa

Amin, haleluya! Amin, haleluya!
Terpuji namaMu! Amin, haleluya!

NKB No. 227 AMIN

Lagu: Tradisional Tiongkok

Amin, amin, amin,
amin, amin, amin.

NKB No. 228 AMIN

Amin, amin, amin.

NKB No. 229 AMIN

Amin.

NKB No. 230 BERDERAPLAH SATU – HIMNE GKI

Syair dan lagu: H. Abdi Widhyadi

Berderaplah satu, pertegap langkahmu!
Junjunglah panggilanNya, perjuangkan kasihNya!
Bergandengan erat, rintanganmu berat,
‘tuk masyhurkan beritakan perdamaian kekal.
Kristus adalah Kepala G’rejaNya,
RohNya pun tetap membimbing umatNya.
Berbarislah utuh, bersatulah teguh,
hai seluruh Gereja Kristen Indonesia!

Majulah serentak dengan langkah tegap
dan berdoa, berkarya dalam hidup semesta!
Dengan iman teguh, kerahkan dayamu,
kebenaran wujudkan demi sesamamu!
Kristus adalah Kepala G’rejaNya,
RohNya pun tetap membimbing umatNya.
Berbarislah utuh, bersatulah teguh,
hai seluruh Gereja Kristen Indonesia!

Share this Story
Zovan (m_bot) Kristianto

Jovan Kristianto dijuluki dengan nama "m_bot". Ia Bergabung dengan pargodungan sejak akhir tahun 2011 yang lalu untuk bagian IT. Selain itu, ia juga mengurus semua hal-hal teknis, desain dan maintenance blog.

Add a Comment on "Lirik Lagu Nyanyian Kidung Baru (NKB)"

Follow us

Humor Kristen

Seorang pendeta menyiapkan diri untuk memberkati suatu pernikahan sesaat sebelum ibadah minggu dimulai. Setelah doa ucapan syukur, ia berencana memanggil pasangan yang akan menikah ke altar untuk diberkati secara singkat di depan jemaat. Namun, ia sama sekali tidak ingat nama pasangan yang akan diberkatinya. Akhirnya .... "Yang akan menikah, saya persilakan maju ke altar?" pintanya. Segera, 9 wanita single, 3 janda, 4 duda, dan 6 pria single maju ke depan. | Klik LIKE jika Anda suka!