Mazmur 13:6 – Berterimakasih pada Tuhan

Tetapi aku, kepada kasih setiaMu aku percaya, hatiku bersorak-sorak karena penyelamatanMu. Aku mau menyanyi untuk TUHAN, karena Ia telah berbuat baik kepadaku.

Sudahkah Anda berterimakasih pada Tuhan hari ini?

Ehem… Semoga Anda tidak merasa pertanyaan itu aneh. Anda tentu sering mengucapkan terimakasih kepada orang lain –  apalagi kepada Tuhan, bukan? Malah sebaiknya, kita mesti lebih banyak berterimakasih kepada Tuhan daripada manusia.

Omong-omong, banyak orang bilang ucapan terimakasih lebih berharga dari balas jasa. Saya rasa itu betul. Apalagi jika ucapan itu disampaikan kepada Tuhan. Sebab, balas jasa apakah yang dapat kita berikan kepada Tuhan? Bisakah kita memberikan bantuan kepada Tuhan? Atau, bisakah kita mengirimkan parsel/hadiah kepadaNya sebagai ungkapan terimakasih?

Berterimakasih kepada Tuhan lewat doa adalah bagian dari ciri orang Kristen yang sejati. Tetapi, bagaimanakah cara agar dapat mengucapkan terimakasih kepada Tuhan? Apa yang kita butuhkan untuk bisa mengatakan terimakasih pada Allah?

Melihat pemazmur, saya merasa bahwa Anda dan saya harus  memiliki: ‘kepercayaan yang membangkitkan kesadaran’. Bagaimanakah maksudnya?

Kepercayaan jenis itu adalah kepercayaan yang menggerakkan hati, jiwa dan bahkan hidup Anda.  Kepercayaan yang harus Anda miliki itu adalah kepercayaan yang membuat Anda bergairah dan bersorak-sorai. Bukan kepercayaan yang membuat Anda sekedar ‘manggut-manggut’.

Kepercayaan seperti itu akan membuat Anda mengenal cara pandang dan sifat Allah. Seperti pemazmur, kepercayaannya yang membuat ia melihat kasih dan setia Allah. Kepercayaan seperti itu juga akan membuat Anda mengenal tindakan Allah dalam hidup Anda. Seperti pemazmur yang mengenal penyelamatan dan perbuatan baik Allah.

“Kepercayaan itu seperti kedua bola mata Anda. Melaluinya Anda melihat karya Allah dalam hidup Anda. Dan karenanya pulalah Anda akhirnya berterimakasih lewat mulut, kaki dan tangan Anda”, itu kata saya.

Nah, akhirnya asahlah terus kepercayaan Anda. Jangan biarkan memudar. Dan… Selamat berterimakasih Tuhan.

Doa: Allah Bapa, aku mau berterimakasih kepadaMu hari ini, dan di setiap hari yang Kau berikan kepadaku. Asahlah kepercayaanku kepadaMu untuk dapat melihat karyaMu dalam hidupku. Juga agar aku semakin sering mengucap syukur kepadaMu. Amin.

About the author

Pdt. Reinhard PP Lumbantobing Pdt. Reinhard PP Lumbantobing, S.Th adalah pendeta Gereja HKBP yang sekarang tinggal dan melayani jemaat di Pos Pelayanan Pagardin, HKBP Pamor Ganda, Bengkulu Utara. Anak dari Pdt. Robert Lumbantobing, SMTh yang sekarang melayani di HKBP Petojo Jakarta Barat. Peran utamanya di situs ini adalah sebagai editor dan penulis tetap. Tulisannya yang Anda baca kebanyakan adalah Khotbah Minggu, Renungan Harian, dan sejumlah artikel lain.

Komentar terbaik Anda:

XHTML: Anda dapat menggunakan kode-kode ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Eastertide