Renungan Matius 17:24-27 | Mengajarkan Firman Allah dengan Benar

21 January 2010266 pembaca |

Ada sebuah cerita tentang dua orang tuli, sebut saja namanya si Andi dan si Budi. Di suatu pagi, si Budi hendak pergi di sungai. Ia mengenakan handuk kecil di lehernya (untuk gaya pikirnya). Di perjalanan, ia bertemu dengan si Budi yang juga tuli. Meskipun tidak kenal, dengan ramah Andi menyapanya, “Wah, mau mandi di sungai ya lae?”. Karena Budi tuli, ia tidak mendengar sapaan itu dan malah balas menyapa, “Wah, mau ke sungai ya lae?”.
Takut dikira tuli, Andi merespon, “Oh, kirain mau mandi lae”. Demikian juga dengan Budi, “Oh, kirain lae mau ke sungai”.

Begitulah gambaran pembicaraan orang-orang yang merasa sudah menjadi pendengar yang baik. Isi pembicaraan hanya di duga-duga, sehingga responnya juga tak terduga (alias ngawur).

Renungan Matius 17:24 27 | Mengajarkan Firman Allah dengan Benar  renungan harian  setelah Epiphanias Mengajarkan Firman Allah Matius

Jangan sampai saat mendengar firman Allah terjadi hal seperti itu. Firman Allah tidak boleh diduga-duga dan meresponnya juga tidak bisa asal-asalan.

Firman Allah itu juga jelas dan tidak boleh dipelintir atau diplesetkan. Oleh karena itu, saat mengajarkan firman Allah misalnya kepada anak-anak, tidak boleh menyertainya dengan tamparan atau mencubit si anak. Firman Allah harus diajarkan sesuai dengan isi firman itu. Jika firman Allah mengatakan “Kasihilah Tuhan Allahmu” namun kita memukul si anak karena sedikit kesal, apa jadinya arti pengajaran itu?

Mengajarkan Firman Allah haruslah dengan benar dan sungguh-sungguh. Firman Allah tidak boleh diberitakan dengan cara mengabaikan sendiri pesan dari Firman tersebut. Jika kita sudah mampu demikian, maka Firman tersebut akan sejalan dengan maksud dengan tujuannya semula. Amin.

Anda suka? Yuk bagikan artikel ini ke teman-teman!

Anda membaca "Renungan Matius 17:24-27 | Mengajarkan Firman Allah dengan Benar". Jika Anda menyalinnya, harap cantumkan link url berikut:

Tags: , ,

Silahkan memberikan tanggapan di sini!

Ayat Emas Hari Ini

Mazmur 74:16

Punya-Mulah siang, punya-Mulah juga malam. Engkaulah yang menaruh benda penerang dan matahari.
Maleakhi 1:1-14
Wahyu 20:1-15
BE 40:1

×