Ompu I Ephorus HKBP Pdt. Dr. Bonar Napitupulu dalam Album Gohi Au Tuhan

15 May 2009447 pembaca |

Tulisan ini adalah prolog yang disampaikan oleh Ompu I Ephorus HKBP Pdt. Dr. Bonar Napitupulu dalam Album Gohi Au Tuhan:

Ompu I Ephorus HKBP Pdt. Dr. Bonar Napitupulu dalam Album Gohi Au Tuhan  featured  Ephorus HKBP Bonar Napitupulu

Menyambut dan menuju Jubileum 150 Tahun HKBP pada tahun 2011, kami merumuskan gol HKBP, yaitu mengembalikan dan mengembangkan jati diri HKBP yang terumus dalam empat hal:
HKBP adalah HKBP, artinya HKBP tidak mau menjadi pengikut manusia, tetapi hendak mengembangkan diri sebagai pengikut Kristus yang setia sesuai dengan pemahamannya akan Alkitab; gereja yang tidak merindukan kenikmatan sesaat; gereja yang tidak menekankan tata ibadah yang tidak tertib. Tetapi, gereja yang merindukan firman Tuhan; merindukan kehidupan dan keselamatan dari Yesus Kristus dengan tata ibadah yang tertib, teratur dan sopan sesuai dengan 1 Korintus 14:33-40.
HKBP ingin menjadi gereja yang melakukan pelayanan yang holistik; Mengembangkan kehidupan manusia secara utuh, rohani dan jasmani, yang mencakup kehidupan ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan lain-lain.
HKBP ingin menjadi gereja yang mempunyai tangan yang cukup panjang melayani seluruh anggota jemaatnya, dan mempunyai kaki yang cukup panjang untuk menjangkau banyak tempat untuk memberitakan injil menawarkan keselamatan yang dari Yesus Kristus, sehingga makin banyak orang yang terselamatkan.
HKBP akan dibangun menjadi gereja yang kaya sebagai institusi, karena ia kaya sebagai gereja. Dengan menumbuhkan sense of belonging and sense of responsibility di dalam seluruh kehidupan jemaat HKBP.
Untuk itulah dirumuskan pengembangan pelayanan di HKBP dengan menetapkan tahun 2008 sebagai tahun marturia yang menekankan pengembangan Pekabaran Injil dan ibadah yang baik, yang di dalamnya juga kualitas menyanyi.
Kualitas menyanyi sangat penting bagi HKBP karena: Pertama, Firman Tuhan berkata dalam 1 Korintus 14:14-15, “Kalau aku berdoa dengan bahasa roh, berarti rohlah yang berdoa. Tetapi akal budiku tidak turut berdoa. Jadi apakah yang harus kubuat, aku akan berdoa dengan rohku tetapi aku juga akan berdoa dengan akal budiku. Aku akan menyanyi dan memuji dengan rohku, tetapi aku akan menyanyi dan memuji juga dengan akal budiku. Menyanyi dan memuji dengan akal budi berarti menyanyi dan memuji Tuhan dengan baik dan benar; Kedua, HKBP terkenal sebagai ‘the singing church’ (gereja yang menyanyi). Jati diri itu harus dipertahankan dan membina semua anggota jemaat menyanyi dengan baik dan benar.
Kita harapkan dengan adanya rekaman ini, bisa mencapai tercapainya tujuan tersebut. Nyanyikanlah nyanyian baru bagi Tuhan! Adalah baik untuk menyanyikan syukur kepada Tuhan dan untuk menyanyikan Mazmur bagi namaMu, ya Yang Maha Tinggi. Amin.

Anda membaca "Ompu I Ephorus HKBP Pdt. Dr. Bonar Napitupulu dalam Album Gohi Au Tuhan". Jika Anda menyalinnya, harap cantumkan link url berikut:

Tags: Bonar Napitupulu, Ephorus HKBP

Silahkan memberikan tanggapan di sini!