Gaya Hidup

Inspirasi, Gaya Hidup, Hubungan, Pekerjaan, Sikap Hidup, Prinsip Hidup, Motivasi Kristen, Parenting, Pacaran, Buku Rohani

Tahukah Anda?

Rugi kalau tidak baca! Tahukah Anda berisi fakta-fakta unik, lucu, aneh yang berkaitan dengan gereja, Alkitab dan kehidupan Kristen.

Tips & Trik

Panduan dan kiat-kita praktis untuk melakukan apa pun yang berguna untuk mendukung kehidupan Anda.

Makalah

Studi tentang gereja, pelayanan, sejarah, dsb. Bagi kamu yang ingin sedikit “mengernyitkan dahi” saat membacanya.

Resources

Kumpulan Software, Aplikasi Pelayananan Kristen, Alkitab Download, Lagu Rohani, Multimedia, Ebook, Dokumen, dan Materi pelayanan di gereja.

Turunkan Ephorus HKBP Kampungan Itu!

| 5 August 2009701 pembaca
Turunkan Ephorus HKBP Kampungan Itu!  featured  GMKI Ephorus HKBP Demonstrasi

Baru saja ada kejadian menarik yang terjadi di Rapat Pendeta HKBP di Sipoholon hari ini. Sekumpulan demonstran yang mengaku sebagai perwakilan GMKI Tarutung mendatangi lokasi rapat di Seminarium Sipoholon, tepatnya di wilayah Sekolah Tinggi Guru Huria HKBP. Tidak jelas maksud dan latar belakang kedatangan mereka, tapi dari pamflet dan slogan-slogan yang dibawa mereka, yang paling menarik adalah tuntutan agar Ephorus HKBP turun dari jabatannya.

Ada tiga alasan mengapa Ephorus HKBP Pdt. Dr. Bonar Napitupulu harus turun:

  1. Ephorus HKBP fe******
  2. Ephorus HKBP ot*******
  3. Ephorus HKBP kampungan

Tentang ketiga alasan ini saya cuma bisa senyum-senyum. Ada-ada aja orang ini, pikirku dalam hati. :-)

Tuntutan agar menurunkan seseorang dari jabatannya sebenarnya adalah hal yang wajar. Itu merupakan bagian dari kebebasan berpendapat dan berkehendak. Namun kalau alasannya karena ephorusnya kampungan, tunggu dululah… Masa demonstrasi untuk menurunkan seseorang dari jabatannya hanya karena ia kampungan? Hanya karena ephorus tidak gaulkah maksud mereka? Atau udah habis kata-kata ya?

Secara pribadi, saya merasa Ephorus HKBP (Pdt. Dr. Bonar Napitupulu) itu adalah orang baik-baik. Selain sebagai seorang pendeta HKBP, secara umum kami mengenalnya sebagai orang yang mudah senyum dan punya selera humor yang baik. Itu masih dari satu segi karakter. Dari segi lainnya pun, sangat kental terasa bahwa ia punya spiritualitas yang baik pula. Wajahnya bercahaya bagaikan seorang santo, mengutip istilah yang dipakai teman, “memancarkan sahala ha ephoruson”.

Bagi saya ini adalah profil yang menunjukkan bahwa ephorus HKBP adalah seorang yang modern. Kepemimpinan yang modern adalah kepemimpinan yang terintegrasi dengan Spiritual Quotient. Seorang pemimpin HKBP bukan persoalan ia memiliki gelar Doktor Teologi atau lainnya. Bukan juga karena ia memiliki teman atau simpatisan yang banyak. Seorang ephorus harus memiliki spiritualitas yang baik, agar ia dapat menjadi teladan bagi semua pelayan. Ia adalah simbol dari seluruh pelayan dan jemaat HKBP di seluruh dunia dan karenanya menjadi simbol dari orang Kristen Batak.

Dari hampir seribu lima ratus pendeta HKBP, yang dipilih hanya satu orang yang betul-betul memenuhi syarat. Lalu apakah seluruh pendeta HKBP itu buta makanya milih pemimpin yang kampungan? Lagipula, kalau memang benar ephorus yang terpilih dituduh sebagai orang yang kampungan, berarti menuduh semua pendeta HKBP kampungan dong karena ga tau bedain mana yang kampungan dan yang modern. Kurang ajar bener tuh orang. :( (sesat pikirnya mulai muncul nih..) :-p

Oleh karena itu jika ada yang ingin menuntut agar ephorus HKBP turun dari jabatannya, siapapun ephorusnya, hati-hati dong. Masa seseorang harus turun dari jabatan hanya karena ia kampungan???? Argumentum ad hominem ga bisa dipakai untuk menurunkan ephorus HKBP!!!

Anda sudah membaca "Turunkan Ephorus HKBP Kampungan Itu!" Jika Anda menyalinnya, harap cantumkan link url berikut: http://pargodungan.org/turunkan-ephorus-hkbp-kampungan-itu/

Tags: , ,

Silahkan memberikan tanggapan di sini!

pargodungan.org | khotbah, renungan harian, gaya hidup kristen, spiritualitas, partitur koor, pacaran, pernikahan, karir dan pekerjaan, makalah kristen, gereja, download alkitab, software pelayanan gereja

Anda ingin membaca artikel ini? Gabung Yuk! Pastikan Anda sudah mengklik salah satu tombol di bawah!

×